11 Agustus 2017

6 Cara Untuk Mendeteksi Anak Kidal

Kidal bukan sesuatu yang buruk

Anak kidal sering dianggap sebagai sosok yang unik. Biasanya mereka lebih aktif menggunakan tangan kiri dibanding tangan kanan. Menurut buku Child Development yang ditulis oleh Elizabeth B. Hurlock, anak kidal lebih banyak berjenis kelamin laki-laki daripada perempuan. Di Indonesia sendiri, anak kidal bisa jadi menemukan masalah, karena adanya adat istiadat dan sopan santun yang berhubungan dengan pengguanaan tangan kanan.

Salah satu contoh yang paling sering dialami anak kidal adalah saat mereka harus mengulang ketika bersalaman atau mengambil makanan menggunakan tangan kiri.

Anak kidal biasanya sudah terlihat sejak dini, sejak mereka mulai mengembangkan motoriknya. Saat ini, anak mulai menunjukkan tangan mana yang dominan. Sekitar usia 2 sampai 3 tahun, akan terlihat bila anak kidal, dan semakin jelas ketika usianya mencapai 5 tahun.

Lalu, bagaimana cara Mama mengetahui, apakah si kecil memiliki kecenderungan kidal? Lihat dari beberapa kebiasaan ini:

1. Menggaruk

Coba perhatikan saat si kecil merasa gatal, terutama di bagian punggung. Lihat tangan mana yang digunakan untuk menggaruk. Kalau ia lebih sering memakai tangan kiri, itu salah satu tanda anak Mama seorang kidal.

2. Gerakan jari

Berikutnya, lihat kebiasaan anak saat menyilangkan jari. Perhatikan ibu jari mana yang lebih sering berada di atas.

3. Saat tepuk tangan

Perhatikan ketika ia tepuk tangan, tangan mana yang pertama kali bersuara. Selain itu, lihat pula tangan mana yang lebih sering berada di atas.

4. Jari

Hitung dari satu sampai tiga menggunakan jari. Untuk membantu menghitung, gunakan jari telunjuk atau jempol. Lihat telunjuk mana yang digunakan.

5. Telinga

Bila Mama berbicara pada si kecil, coba perhatikan bagaimana dia menggunakan telinganya untuk mendengar lebih jelas.

6. Melipat tangan

Tentukan salah satu benda kecil di hadapan untuk dilihat, minta si kecil untuk menunjuk. Lipat tangan di dada. Lihat, tangan mana yang lebih sering berada di atas.

Anak kidal bukan berarti tidak bisa berkembang normal seperti teman-teman lainnya lho, Ma. Hanya saja, Mama harus bisa membantunya untuk tidak berbenturan dengan norma sosial di lingkungannya. Misalnya, wajib menggunakan tangan kanan untuk makan, mengambil barang dan makanan, atau bersalaman dengan orang lain. Latih si kecil agar tetap percaya diri meskipun kidal ya, Ma.

<ICA>

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.