12 Maret 2018

6 Jenis Bantal Yang Perlu Diketahui Untuk Tidur yang Nyaman

Supaya tidur Moms nyaman, nyenyak dan tidak sakit saat bangun tidur.


Pernahkah saat bangun tidur Moms merasakan hanya dampaknya saja yaitu leher terasa kaku sehingga leher terasa sakit jika digerakkan?

Meskipun belum tentu bantal yang menjadi penyebabnya tetapi setidaknya bantal yang tidak pas dengan tubuh Moms bisa menyebabkan tidur tidak nyaman dan mungkin bisa menyebabkan rasa sakit pada pinggang dan tulang punggung.

Setiap jenis bantal tersebut mempunyai ciri dan pengaruh yang berbeda untuk setiap penggunanya. Penting untuk kita mengenal jenis-jenis bantal dari segi bahan pengisian bantal yang digunakan, yang anda di pasaran supaya tidur anda nyaman, nyenyak dan tidak sakit saat bangun tidur.

1. Bantal Latex

Bahan bantal dari Lateks terbuat dari getah karet. Ada 2 jenis lateks, yaitu lateks natural yang lebih dari 80% terbuat dari getah karet dan lateks sintetis yang lebih dari 80% terbuat dari bahan sintetis.

Permukaan bantal lateks lebih keras dari bantal dakron dan bentuknya rata. Yang menggembirakan bahwa bantal dari bahan lateks ini cocok untuk orang yang bermasalah dengan tulang leher dan tulang belakang. Lateks juga bebas dari tungau sehingga cocok untuk yang biasa menderita alergi.

2. Bantal Bulu Angsa

Dari dulu bahan bantal dari bulu angsa ini telah digunakan oleh Kerajaan di benua Eropa. Ada kelemahan dari bulu angsa yaitu sering menjadi tempat tinggal tungau dan debu sehingga bantal dari bulu angsa ini tidak cocok bagi Moms yang menderita alergi.

Namun dari segi kelembutannya bantal dari bahan bulu angsa lebih lembut. Semakin banyak bulu halus dari angsa yang digunakan, maka akan semakin baik kualitasnya.

Sebaliknya, jika bulu angsa bagian luar yang lebih banyak digunakan, bantal menjadi kurang baik karena terasa kasar. Dan yang cukup penting dari segi harga Bantal bulu angsa dijual dengan harga yang cukup mahal.

3. Bantal Busa

Bahan pengisi bantal busa ini seperti spon dan merupakan bahan sintetis digunakan dikenal sebagai pengisi bantal setelah kapuk.

Salah satu kelemahannya adalah terasa panas saat digunakan, sisi baiknya adalah bantal dari bahan ini lebih bersih daripada dari bahan bulu angsa.

4. Bantal Kapuk

Berasal dari pohon kapuk, berwarna putih dan terasa licin saat dipegang. Kelemahannya yang dikenal hingga saat ini adalah kapuk menjadi tempat favorit bagi tungau dan juga mudah dihinggapi debu, sehingga dapat mengganggu kesehatan.

Untuk mengurangi dampak ini kesehatannya bantal dari bahan apuk harus sering dijemur. Dan yang paling penting bagi penderita asma, kapuk dapat menjadi salah satu pemicu asma, sehingga tidak cocok untuk penderita asma

5. Bantal Memory Foam

Memory foam dibuat dari bahan sejenis busa yang bernama Polyurethane. Bantal dengan bahan pengisi memory foam membutuhkan waktu beberapa lama untuk kembali ke bentuk semula. Material ini menyerap keringat sehingga nyaman saat digunakan.

6. Bantal Dakron

Dakron terbuat dari serat plastik dengan ukuran yang sangat halus. Ketika digunakan sebagai pengisi bantal, dakron diisi dengan 2 cara yaitu dengan cara dilipat atau dengan digumpal.

Bantal yang diisi dengan dakron yang dilipat, permukaan bantal akan terasa halus saat diraba, inilah bantal dengan isi dakron yang berkualitas baik.

Adapun, apabila diisi dengan cara digumpal, permukaannya tidak rata sehingga kualitasnya kurang baik. Semakin berat bantal dakron akan lebih baik karena lama kelamaan bantal dakron akan kempis.

(HEI)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.