Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Oct 14, 2018

Anak Ini Hampir Meninggal Akibat Sepsis karena Mencoba Sepatu di Toko

Bagikan


Saat membeli sepatu, tak jarang seseorang tentu akan mencobanya terlebih dahulu termasuk Si Kecil. Mencoba sepatu adalah hal yang umum, tapi menjadi tak umum ketika seorang anak perempuan terkena sepsis dan hampir meninggal setelah mencoba sebuah sepatu di pusat perbelanjaan.

Mengalami Sakit Parah Setelah Mencoba Sepatu

foto: Athena Picture Agency Ltd

Sienna Rasul, seorang anak berusia 4 tahun asal Inggris ini tiba-tiba mengalami sakit parah sehari setelah mencoba sepatu. Kakinya bengkak dan dokter mendiagnosis bahwa ia terkena sepsis dari bakteri di sepatu yang dipajang di toko-toko yang mereka kunjungi.

Tak main-main, Sienna menghabiskan lima hari dengan infus di rumah sakit. "Saya benar-benar terkejut ketika para dokter mengatakan penyebabnya adalah karena mencoba sepatu baru. Aku sangat khawatir mereka harus melakukan tindakan besar pada kakinya,” ujar sang ibu, Jodie.

Biasanya Sienna memang mengenakan kaus kaki dan sepatu saat bepergian, tapi karena sedang musim panas maka ia memakai sandal dan membuat ia mencoba sepatu tanpa kaus kaki. Dokter melihat infeksi cukup besar bahkan menggunakan pena untuk menggambar garis di sekitar tempat infeksi tersebut.

Pada hari berikutnya, Sienna tak hanya menangis kesakitan tetapi infeksi tersebut juga telah membuat suhu tubuhnya berubah drastis. Tak hanya itu, Sienna juga gemetar dan berkedut sehingga membuat rumah sakit berpikir harus melakukan operasi.

Beruntunglah para dokter telah berhasil mengeluarkan semua nanah dari kakinya dan mengatakan obat antibiotik dapat bekerja dengan baik. Sienna kini diizinkan pulang dari rumah sakit namun tetap harus benar-benar dalam pengawasan dokter.

Jodie pun mengingatkan para orang tua untuk selalu memastikan bahwa anak mereka menggunakan kaus kaki sebelum mencoba sepatu di toko.

Baca Juga: Mengenal Sepsis pada Balita: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Apa Itu Sepsis?

foto: shutterstock.com

Sepsis adalah reaksi terhadap infeksi ketika tubuh menyerang organ dan jaringannya sendiri. Sepsis ini juga dikenal sebagai keracunan darah, yang merupakan kondisi yang berpotensi mematikan namun sebenarnya dapat dengan mudah diobati jika dideteksi cukup dini.

Orang dewasa dan anak-anak sangat mungkin terserang sepsis dengan gejala yang berbeda. Memang tidak ada gejala khusus, karena gejalanya hanya seperti flu atau sesak napas.

Pada orang dewasa yang mengalami sepsis gejala yang mungkin terjadi adalah nyeri menggigil atau kaku otot yang ekstrem, tidak buang air kecil dalam sehari, sesak napas parah hingga kulit belang-belang atau berubah warna.

Baca Juga: Mengenal Sepsis Neonatal Pada Bayi Baru Lahir

Sedangkan pada anak-anak, perhatikanlah jika mereka tiba-tiba demam atau suhu tubuh yang sangat rendah.

Tak hanya itu, mereka juga mungkin mengalami kejang-kejang, terlihat berbintik-bintik, kebiruan atau pucat, memiliki ruam yang tidak memudar ketika ditekan, sangat lesu atau sulit untuk bangun. Terakhir, sepsis juga bisa menyerang bayi dengan gejala muntah berulang kali atau popoknya selama 12 jam.

Berhati-hatilah Moms, belajar dari apa yang dialami Sienna kita dapat melihat bahwa sepsis dapat disebabkan oleh sesuatu yang sepele dan bahkan tak terpikirkan.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.