26 April 2018

Anak Percaya Diri Saat di Rumah Tapi Pemalu di Luar, Kenapa Bisa Terjadi?

Anak Percaya Diri Saat di Rumah Tapi Pemalu di Luar, Kenapa Bisa Terjadi?
Anak Percaya Diri Saat di Rumah Tapi Pemalu di Luar, Kenapa Bisa Terjadi?

Foto: Orami Photo Stock

Tanya:

Bagaimana cara mengtasi anak yang jago kandang? Jadi anakku balita, perempuan usia 4 tahun.

Di rumah pintar sekali menunjukkan keahliannya pada keluarga, terus kadang galak juga suka ngomel. Tapi giliran di luar rumah jadi pemalu, kalau ada teman yang aktif baru dia ikutan. (Elfina Lestari, Jakarta)

Jawab:

Sebelumnya perlu dipahami terlebih dahulu bahwa karakter anak dipengaruhi oleh pola pengasuhan dan temperamen. Temperamen merupakan sifat yang sudah ada sejak lahir alias bawaan lahir dan ini dipengaruhi oleh gen (keturunan) keluarga.

Tentunya tiap anak memiliki temperamen yang berbeda-beda. Ada yang mudah (easy), lambat (slow to warm up) dan sulit (difficult). Anak yang memiliki temperamen yang mudah cenderung lebih cepat dalam beradaptasi dengan lingkungan baru. Sedangkan anak yang memiliki temperamen lambat dan sulit cenderung lebih membutuhkan waktu atau lama dalam beradaptasi dan lebih emosional.

Di samping itu, pola pengasuhan orangtua memiliki pengaruh yang sangat besar dalam pembentukan karakter anak. Kalau dari cerita Moms diatas sepertinya Si Kecil termasuk anak yang memiliki temperamen lambat (slow to warm up). Ia membutuhkan waktu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.

Jangan terlalu dipaksa ya Moms untuk anak langsung bisa terbiasa dengan lingkungan barunya, berikan ia waktu untuk mengamati terlebih dahulu hingga ia merasa nyaman.

Sebenarnya ini sudah cukup bagus lho ketika anak bisa aktif saat ada temannya yang proaktif terlebih dahulu, Moms hanya perlu menerapkan pola asuh yang tepat, konsisten, dan memberikan tanggung jawab kepada anak agar anak bisa mengeksplorasi kemampuan dirinya sehingga menumbuhkan rasa percaya diri anak.

Moms bisa mulai memberikan tanggung jawab dari hal sederhana, seperti ia harus membereskan mainannya sendiri jika sudah selesai bermain. Apabila anak mampu membereskan mainannya, maka Moms jangan lupa memberikan pujian atas perilaku positifnya. Hal ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak, membentuk konsep diri yang positif dan membuat anak merasa berharga.

Anak yang memiliki konsep diri positif dan percaya diri yang tinggi akan lebih mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan sosialnya.

Dijawab oleh Nidya Dwika Puteri, M. Psi

Sumber: Forum Orami - Ask The Expert

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.