Di atas 5 tahun

DI ATAS 5 TAHUN
11 April 2019

Anak Sering Menguap, Normal Atau Harus Diwaspadai?

Periksakan anak ke dokter bila sering menguap saat tidak terlihat lelah atau mengantuk
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Anak menguap sebenarnya adalah hal yang normal terjadi saat tubuhnya sedang lelah atau kurang tidur. Namun, Moms harus waspada bila anak sering menguap setidaknya setiap satu menit sekali.

Selain bisa menjadi tanda kondisi tubuh anak sedang tidak fit, anak sering menguap juga bisa disebabkan oleh kondisi cuaca dan gangguan kesehatan.

Supaya bisa tahu normal atau tidaknya kondisi buah hati, Moms harus tahu beberapa faktor yang bisa membuat anak sering menguap berikut ini:

Udara Dingin

Foto: Eater.com

Data dari hasil eksperimen peneliti Andrew C. Gallup dari Princeton University, menguap sebenarnya adalah reaksi tubuh untuk mendinginkan otak.

Berada dalam cuaca dingin juga ternyata membuat anak lebih sering menguap dibanding saat cuaca sedang panas, persis seperti hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Applied Journal of Basic Medical Research.

Baca Juga: Bayi Tidur Tanpa Digendong? Bisa!

Obesitas

Foto: Handinhandparenting.org

Berat badan dan kadar lemak tubuh berlebih dapat menghambat fungsi pernapasan anak. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen dan anak jadi sering menguap.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan nama obesity hypoventilation syndrome, yang biasaya disertai gejala seperti insomnia, kehilangan fokus, dan depresi.

Reaksi Vasovagal

Foto: Unsplash.com

Dari penelitian yang dirilis oleh jurnal Brain oleh Oxford University Press dikatakan kalau reaksi vasovagal adalah adanya pendarahan di dalam dan sekitar jantung atau aorta. Kondisi ini mengindikasikan terjadinya serangan jantung atau kerusakan aorta.

Anak sering menguap meski tidak lelah atau mengantuk bisa menjadi tanda reaksi vasovagal bila dibarengi dengan gejala pandangan kabur, keringat dingin, pusing, mual, dan kulit pucat.

Baca Juga: Bayi Tidur Siang, Perhatikan 3 Hal yang Dilarang Berikut Ini

Epilepsi

Foto: Jooinn.com

Menurut dokter anak Michael Lam dari Loma Linda University School of Medicine, gangguan otak permanen akibat kejang epilepsi dapat membuat otak mengirimkan sinyal abnormal, yang salah satunya adalah sering menguap.

Tumor Otak

Madeformums.com

Sinyal abnormal yang membuat anak sering menguap juga bisa disebabkan oleh adanya tumor otak atau stroke lho, Moms.

Dalam makalah yang dilansir dalam Journal of Neurology, Neurosurgery, and Psychiatry, disebutkan kalau sering mengantuk adalah salah satu gejala yang umum ditunjukkan oleh pasien yang mengalami luka di batang otak.

Multiple Sclerosis

Maternityandinfant.ie

Bila anak menguap terlalu sering meski tidak terlihat lelah atau kurang tidur, Moms juga harus waspada dengan adanya kondisi multiple sclerosis.

Multiple sclerosis atau sklerosis ganda adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan yang melindungi sel saraf dan menimbulkan masalah komunikasi antara otak dan organ tubuh lain.

Dalam studi yang dilansir oleh Journal of Sleep Medicine, dikatakan kalau penderita multiple sclerosis mengalami kesulitan dalam mengendalikan suhu tubuh sehingga jadi sering menguap.

Baca Juga: Tak Disangka, 5 Hal Ini Bisa Menyabotase Waktu Tidur Balita

Jadi bila anak sering menguap tanpa adanya tanda kelelahan atau kurang tidur, segera bawa ke dokter agar bisa diketahui penyebab pastinya ya, Moms.

Katanya menguap itu menular, apa Moms juga jadi ikut menguap setelah membaca informasi di atas?

(WA)

Artikel Terkait