16 Maret 2018

Anak Takut ke Dokter Gigi? Ini Cara Atasinya!

Yuk ajarkan si kecil ke dokter gigi secara rutin

Menjaga kesehatan anak harus total, tidak boleh setengah-setengah. Sebagai upaya memelihara kondisi prima buah hati pasti banyak hal telah Moms lakukan mulai memerhatikan makanan sehari-hari hingga tambahan multivitamin agar ia punya ketahanan tubuh yang baikuntuk menangkal segala jenis kuman dan virus.

Eits, ada bagian kecil yang juga tidak boleh ketinggalan yaitu kesehatan gigi. Organ pencernaan paling luar ini juga perlu dijaga kesehatannya. Pasalnya jika gigi si kecil keropos atau tidak sehat, nafsu makannya akan terganggu sehingga asupan nutrisinya pun tidak bisa maksimal.

Ajak Anak Ke Dokter Gigi

Menjaga kesehatan gigi anak tidak bisa hanya lewat menu makanan yang ia santap seperti bahan-bahan kaya kalsium dan fosfor. Moms perlu memeriksakan kesehatan giginya ke dokter gigi secara rutin 6 bulan sekali.

Tahukah Moms bahwa Akademi Kedokteran Gigi Anak Amerika menyarankan Moms membawa buah hati ke dokter gigi saat anak berusia 1 tahun? Kesehatan gigi memang harus dijaga dan dipantau sejak kecil supaya kelainan yang mungkin terjadi bisa segera diatasi.

Berapapun usia si kecil saat Moms memeriksakannya giginya, pengalaman pertama ke dokter gigi akan selalu menakutkan. Suasana yang asing dengan orang-orang yang tidak dikenalnya, plus segala macam peralatan dokter yang kelihatan seram.

Acara ke dokter gigi bisa kacau jika Moms tidak mempersiapkan diri si kecil sebelum hari H tiba. Namun, jangan khawatir Moms, karena respons anak yang seperti ini sangat lumrah.

Agar Anak Tidak Takut ke Dokter Gigi

1. Persiapkan diri anak jauh-jauh hari

Mulailah mempersiapkan diri si kecil baik fisik maupun mental beberapa minggu sebelum hari H tiba, karena menurut ahli kesehatan gigi Dr. Steven G. Goldberg, ketakutan akan sesuatu yang belum diketahui merupakan tantangan besar saat membawa anak ke dokter gigi untuk pertama kali.

Ajarkanlah hal-hal yang berkaitan dengan pemeriksaan gigi; bacakan buku cerita tentang dokter gigi, nonton film mengenai berkunjung ke ahli gigi supaya ia terbiasa dengan gambaran suasana yang akan dihadapinya nanti.

2. Buatlah simulasi

Jika memungkinkan, ajaklah buah hati berkunjung ke klinik gigi tanpa melakukan perawatan apapun. Bisa jadi ia akan berinteraksi dengan para perawat atau bahkan sang dokter. Hal ini bertujuan untuk mengenalkannya pada lingkungan baru yang mungkin akan membuatnya takut.

3. Menyikat gigi sambil berbaring

Walaupun kedengarannya aneh, salah satu cara paling ampuh untuk mempersiapkan diri si kecil adalah membaringkannya di lantai sembari Moms menggosok giginya.

Salah satu ketakutan anak saat ke dokter gigi adalah berbaring menengadah dengan seseorang berada di atas kepalanya. Ini penting untuk membiasakannya pada posisi tersebut seperti yang akan ia hadapi saat berada di dokter gigi.

4. Bawalah barang kesukaannya

Saat Moms pergi ke dokter bersama anak, jangan lupa bawa sesuatu untuk mengalihkan perhatiannya atau membuat si kecil terus sibuk, misalnya buku bacaan, mainan atau apapun yang dapat memberikan kesibukan terutama ketika menunggu giliran di lobi.

Selain itu, bisa jadi ia akan menangis atau ketakutan berada di sana, namun tetaplah menjaga wajah ceria dan suara lembut Moms untuk menenangkannya. Yakinkan padanya bahwa wajar jika ia merasa takut karena semua orang juga mengalaminya.

Apakah Moms sudah pernah mengajak si kecil ke dokter gigi? Bagaimana reaksinya? Yuk berbagi cerita di kolom komentar.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.