Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | May 29, 2018

Anemia Saat Berpuasa, Simak Cara Mengatasinya

Bagikan


Anemia bisa menyerang kapan saja, termasuk saat puasa. Lalu bagaimana jika anemia saat puasa? Bagaimana cara mengatasinya?

Penanganan anemia saat berpuasa sebenarnya sama saja dengan hari-hari biasa, Moms hanya perlu memperhatikan beberapa hal ini. 

Mengenal Anemia

anemia, anemia saat puasa, wanita terkena anemia

Gejala anemia kerap dikenal dengan istilah 5L: letih, lemah, lesu, lelah, dan lalai.

Tak hanya itu, biasanya anemia akan membuat seseorang mudah sakit kepala, matanya berkunang-kunang dan mudah mengantuk.

Pada kasus yang lebih parah, anemia dapat menyebabkan muka mata bibir, kulit, kuku hingga telapak tangan menjadi pucat.

Karena anemia menyerang otot dan otak, dengan kata lain seorang penderita anemia akan menjadi sosok yang tidak produktif karena tak hanya badannya saja yang lemah tetapi juga kemampuan berpikirnya yang menurun.

Saat bulan puasa, tentunya hal ini menjadi ketakutan yang berlebih bukan? Hal ini dikarenakan Moms tidak dapat mengonsumsi makanan saat siang hari yang mana membuat tubuh akan semakin lemah dan berpikirpun akan menjadi lambat.

Baca Juga : Sering Lemas Saat Puasa? Pastikan Ada Kandungan Ini dalam Makanan yang Dikonsumsi

Mengantisipasi Anemia saat Puasa

mengatasi anemia saat puasa, anemia saat puasa

Sebenarnya anemia saat berpuasa bukanlah sebuah penghalang bagi Moms untuk tak bisa berpuasa, karena nyatanya banyak hal yang dapat dilakukan guna mencegah dan mengatasinya. Diantaranya dengan:

1. Makanan Bergizi

Konsumsilah makanan bergizi saat berbuka dan sahur. Makanan bergizi yang dikonsumsi merupakan makanan yang kaya akan sumber zat besi dari sumber makanan hewani.

Jangan lupa pula konsumsi makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi seperti jeruk dan makanan hewani seperti daging, unggas dan ikan.

2. Pola Makan

Pola makan saat berpuasa harus benar-benar diperhatikan. Tak jarang saat mengonsumsi makanan sehari-hari Moms memilih teh, susu atau kopi sebagai minumannya.

Rupanya hal ini sebaiknya dihindari Moms, karena mengonsumsi makanan bersama teh, kopi maupun susu secara bersamaan akan menurunkan penyerapan zat besi makanan.

3. TTD (Tablet Tambah Darah)

Selain dengan makanan tentunya anemia dapat diatasi dengan mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) yang memang mengandung zat besi dan asam fokat yang sangat dibutuhkan para penderita anemia.

Bagi Moms yang menjalankan ibadah puasa bukan tak mungkin mengonsumsi obat ini, karena umumnya TTD hanya perlu dikonsumsi seminggu sekali.

Tak hanya itu, TTD ini juga dianjurkan untuk dikonsumsi satu jam setelah makan malam dan sebelum tidur. Sehingga aman saja dan tidak mengganggu puasa Moms.

Jadi, tak perlu khawatir lagi akan anemia saat puasa kan Moms?

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.