04 Maret 2019

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Anak Melawan Orangtua?

Jangan langsung balik marah ya, Moms.

Salah satu masalah kedisiplinan yang dihadapi orang tua adalah bagaimana menghadapi anak yang suka melawan perkataan mereka. Masalah ini bisa terjadi pada anak di usia berapa pun dan merupakan hal yang normal dari perkembangan anak.

Melawan perkataan orang tua bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Bisa karena anak ingin mencoba mengendalikan hidupnya sendiri dengan menentukan apa yang dia kenakan, makan dan lakukan. Atau juga bisa karena dia lapar dan lelah. “Namun seringnya, ketika anak melawan perkataan orang tua, itu ketika dia benar-benar tidak bisa menahan rasa marah, frustasi, takut dan sakitnya,” kata Jane Nelsen, pengarang buku Positive Discipline.

Saat anak melawan, sulit untuk tidak marah. Namun, Moms sebaiknya melakukan tindakan yang lebih bijak dan mencari tahu apa alasan Si Kecil bersikap seperti itu. Lalu, setelah itu, ajarkan anak untuk mengekspresikan emosinya dengan cara yang lebih baik. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan saat anak melawan orangtua, Moms.

Baca juga: Menerapkan Kedisiplinan pada Anak Tanpa Menjadi Ibu Kejam

1. Tahan kemarahan

anak melawan (1)
Foto: anak melawan (1)

Hati-hati dengan reaksi Moms saat anak melawan orangtua. Respon Moms yang lunak bisa membuat anak semakin mengkhawatirkan. Namun, jika terlalu keras, anak justru merasa tidak bisa mengekspresikan dirinya dan ia pun menjauh dari Moms.

Anak mungkin sudah merasakan emosi yang sangat besar, dan jika Moms juga tidak bisa menahan amarah, maka akan terjadi “pertarungan kekuatan”.

Membentak, mengancam dan berteriak hanya membuat situasi semakin panas. Sebaiknya, Moms menahan perkataan, tarik napas dalam-dalam, hitung hingga 10 detik, lalu pikirkan kembali apa yang ingin diutarakan pada Si Kecil.

Baca juga: Begini Cara Membiasakan Anak Ucapkan Tolong, Terima Kasih, dan Maaf

2. Cari akar permasalahan

anak melawan (4)
Foto: anak melawan (4)

Akar permasalahan mengapa anak melawan orangtua, terkadang bukan berasal dari rumah. Bisa saja dia memiliki masalah dengan temannya di sekolah, lalu melampiaskannya ke Moms karena dianggap aman untuk jadi target kekesalannya.

Jika ini terjadi, Moms harus tetap tenang. Tanyakan, “Apakah ada sesuatu yang terjadi di sekolah?” atau “Apakah kamu mengatakan hal buruk karena sedang ingin sendiri?” untuk mengetahui alasan sebenarnya. Dengan begitu, Moms dan Si Kecil bisa mencari solusi atas permasalahan tersebut tanpa harus berdebat.

3. Jelaskan mana yang baik dan buruk

anak melawan (3)
Foto: anak melawan (3)

Anak Moms mungkin melihat temannya melawan orangtua atau guru, lalu tanpa sadar mengikutinya. Ia tidak menyadari kalau melawan perkataan bukanlah hal baik untuk dilakukan. “Anak-anak terkadang mendengar temannya membalas perkataan orang yang lebih tua. Tidak heran jika akhirnya anak meniru bahasa temannnya tersebut,” kata Hannah Chow-Johnson, M.D, asisten profesor pediatrik di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine.

Moms sebaiknya menjelaskan kepada Si Kecil, mana perkataan yang baik dan buruk. Paparkan kepadanya, kalau tidak masalah jika dia merasa marah, lelah, dan sedang tidak ingin diganggu. Namun, dia tidak boleh menyampaikannya dengan berteriak atau melawan Moms.

Baca juga: Bagaimana Cara Mendisiplinkan Anak?

4. Beri contoh yang baik

anak melawan (2)
Foto: anak melawan (2)

Sangat penting untuk mencontohkan tingkah laku sesuai dengan yang Moms harapkan pada anak. Gail Gross, Ph.D, psikolog keluarga di AS, mengatakan, anak belajar dengan meniru apa yang dia lihat sehari-hari.

Jika Si Kecil melihat Moms berbicara dengan nada sinis kepada Dads atau orang lain, dia akan berpikir tidak apa melakukan hal serupa kepada orang lain. Jadi, pastikan Moms berbicara dan memperlakukan orang lain dengan sopan agar anak bisa meniru perilaku yang baik.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan jika anak melawan orangtua. Ingat, jangan langsung balik marah ya!

(GLW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.