28 April 2019

Aturan Mengajak Bayi dan Balita Sholat Tarawih

Agar sholat lebih khusyuk

Ramadhan adalah waktu keluarga dan teman-teman berkumpul di masjid untuk makan makanan lezat dan bersama-sama berdoa di malam hari yang diisi dengan berkah. Termasuk saat saat yang menyenangkan di masjid, dan ditunggu-tunggu oleh para orang tua dan anak-anak.

Saat beribadah, tentu setiap orang menginginkan suasana yang khusyuk dan tenang, sayangnya, membawa anak-anak terkadang bisa membuat sedikit kericuhan saat Tarawih di masjid.

Karenanya, ketahui dulu aturan untuk mendorong anak tetap berperilaku baik di masjid, sehingga Moms dapat melakukan sholat Tarawih yang lebih menyenangkan dan bermanfaat selama Ramadhan, dikutip dari Muslim Matters.

1. "Lepaskan" Sementara

Berbicaralah dengan Si Kecil tentang apa yang akan terjadi dan seperti apa jadwal yang akan dilakukan. Beri mereka "jam sosial" untuk bertemu dan menyapa teman-teman mereka sebelum sholat dimulai.

Buat aturan bahwa setelah sholat, mereka harus berada dalam mushola atau masjid. Bawalah beberapa kegiatan tenang seperti buku mewarnai.

Baca Juga: Menurut Data FBI, Ini Zodiak yang Paling Berbahaya

st2
Foto: st2

Foto: japantimes.co.jp

2. Pastikan Si Kecil Kenyang

Jika hendak membawa anak-anak sholat Tarawih, pastikan mereka sudah makan. Anak-anak bisa jadi sangat cemas atau rewel jika mereka belum diberi makan dengan baik.

Pastikan mereka kenyang sehingga tidak mengganggu saat sedang sholat Tarawih. Bawalah camilan kecil yang tidak mudah berantakan.

3. Komunikasikan Apa yang Diharapkan

Terkadang mereka tidak tahu apa yang diharapkan dan ia cenderung mengikuti orang banyak. Jika anak-anak belum pernah berada di dalam masjid sebelumnya, mereka mungkin lupa bagaimana bersikap baik.

Tetap bersabar dan ajari mereka. Pergi ke masjid penting untuk identitas mereka sebagai seorang Muslim, tetapi jangan berharap mereka segera berperilaku dengan tepat di sana.

4. Buat Mereka Bersemangat untuk Beribadah

Bicara tentang tema atau makna dari surat yang akan dibaca sebelum sholat Tarawih. Untuk anak yang lebih muda, bisa juga dengan membuat game untuk anak yang lebih muda agar terlihat lebih menarik.

Hadiahi mereka dengan suguhan kecil jika mereka berperilaku baik. Memberi kekuatan yang positif membuat kenangan positif juga.

5. Tunjukkan Rasa Hormat

Jika Moms mengetahui bahwa anak-anak perlu menggunakan toilet beberapa kali atau ia adalah anak yang cenderung pecicilan, pilih shaf sholat di belakang atau samping.

Dengan begitu, Moms akan mudah keluar shaf dan mengantarkan Si Kecil ke toilet.

Penting bagi orang tua untuk menjadi panutan. Jangan mengobrol ringan selama shalat, di aula, di kamar mandi. Perilaku buruk juga akan diikuti oleh Si Kecil nantinya.

Baca Juga: Sering Dilakukan, Ini 3 Kesalahan Merawat Jeans yang Fatal

st4
Foto: st4

Foto: scmp.com

6. Tetap di Rumah

Moms bisa memutuskan untuk tetap di rumah jika dirasa tidak dapat mengendalikan mereka atau jika pernah terjadi pengalaman yang sangat buruk.

Hal ini lebih baik untuk mengantisipasi kejadian yang bisa mengacaukan suasan sholat Tarawih yang sunyi dan tenang.

7. Jangan Menyerah

Jika Moms bertanggung jawab atau kenal seseorang yang bertanggung jawab, cobalah untuk mengumumkan nama anak-anak yang berperilaku sangat baik setelah setiap sholat Tarawih.

Kompetisi mendapatkan pengakuan yang baik kemungkinan besar dapat memicu Si Kecil untuk berperilaku baik di masjid. Itu mendapat lebih banyak perhatian dari pengumuman untuk orangtua mengendalikan anak-anaknya.

Itulah beberapa hal yang bisa Moms lakukan jika berencana mengajak Si Kecil sholat tarawih. Selamat mencoba!

(AP/AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.