27 Desember 2019

Balita Malas Menggosok Gigi Berpotensi Terkena Sakit Jantung?

Jagalah kesehatan gigi dan mulut balita demi kesehatan jantungnya

Anak-anak terutama dalam usia balita kerap malas menggosok gigi. Para orang tua pun harus berupaya ekstra agar anak-anaknya mau menggosok giginya secara rutin.

Menggosok gigi secara rutin sangatlah penting bagi anak-anak usia balita. Hal itu tidak terlepas dari adanya penelitian yang menyebut bahwa balita malas menggosok gigi berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung ketimbang balita yang rajin menggosok giginya.

Penyakit yang Bisa Timbul Jika Balita Malas Menggosok Gigi

Balita Malas Menggosok Gigi Berpotensi Terkena Sakit Jantung 1.jpg
Foto: Balita Malas Menggosok Gigi Berpotensi Terkena Sakit Jantung 1.jpg (homeveda.com)

Seperti diberitakan oleh Daily Mail, sebuah studi untuk menemukan fakta tersebut dilakukan kepada sebanyak 755 anak. Hasilnya, balita yang malas menggosok giginya lebih berisiko mengalami penumpukan plak di arteri atau sering dikenal dengan sebutan atheroclerosis ketika mereka tumbuh dewasa.

Kondisi tersebut membuat si kecil tidak mendapatkan asupan darah kaya oksigen yang cukup ke seluruh tubuh. Terbatasnya distribusi jumlah darah kaya oksigen ke seluruh tubuh itu kemudian mampu meningkatkan terjadinya risiko terkena penyakit jantung, stroke, hingga yang lebih parah kematian dini.

Baca Juga: Cegah Bau Mulut Saat Puasa, Begini Cara Menjaga Kesehatan Gigi yang Benar?

Beragam penyakit yang berbahaya itu terjadi ketika bakteri di dalam plak menginfeksi jaringan gigi si kecil. Bakteri itu yang kemudian memicu munculnya peradangan parah pada jaringan gigi si kecil.

Peradangan yang terjadi secara bertahap itu kemudian akan merusak pembuluh darah dan menyebabkan berbagai macam penyakit mulai dari atheroclerosis hingga serangan jantung.

Riset Tentang Balita Malas Menggosok Gigi dan Penyakit Jantung

Balita Malas Menggosok Gigi Berpotensi Terkena Sakit Jantung 2.jpg
Foto: Balita Malas Menggosok Gigi Berpotensi Terkena Sakit Jantung 2.jpg (parenting.firstcry.com)

Riset tentang bagaimana perilaku balita malas menggosok gigi bisa menyebabkan sakit jantung ini dilakukan oleh Dr Pirko Pussinen yang merupakan peneliti di departemen penyakit mulut dan maksilofasial Universitas Helsinki, Finlandia.

Dalam riset itu, Pussinen masih belum memahami secara baik bagaimana kesehatan mulut pada masa kecil mempengaruhi kehidupan mereka saat dewasa. Satu hal yang pasti, kata Pussinen bahwa sebelumnya tidak ada studi yang kemudian menindaklanjuti tentang bagaimana infeksi oral ketika usia anak-anak mampu meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Ternyata Ini Pentingnya Siwak Untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Meski begitu, dari hasil riset yang dilakukannya, Pussinen meyakini bahwa kesehatan mulut dan gigi balita sangat bisa memengaruhi kondisi kesehatannya ketika sudah beranjak dewasa.

Balita yang malas menggosok giginya sendiri pun memiliki kemungkinan besar untuk terkena penyakit serangan jantung ketika telah dewasa.

Para peneliti dalam riset tersebut kemudian melihat laporan kesehatan gigi pada anak-anak usia 6,9, hingga 12 tahun. Hal itu guna mengungkap adanya hubungan antara kesehatan mulut terhadap risiko terjadinya penyakit kardiovaskular.

Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 68% hingga 82% anak-anak tersebut memiliki gusi dengan kondisi berdarah, gigi yang rusak, dan penuh tambalan. Hal itu pun seolah memperkuat data dari Faculty of Dental Surgery bahwa sepertiga anak dengan usia 5 tahun di Inggris mengalami kerusakan gigi.

Bujuk Balita Malas Menggosok Gigi untuk Mengubah Sikapnya

Balita Malas Menggosok Gigi Berpotensi Terkena Sakit Jantung 3.jpg
Foto: Balita Malas Menggosok Gigi Berpotensi Terkena Sakit Jantung 3.jpg (Babycenter.com)

Di sisi lain, hanya ada 5% anak dalam penelitian itu yang dianggap memiliki kondisi mulut dan gigi yang sehat dan jauh dari segala kerusakan. Dengan demikian, mulai saat ini Moms di rumah harus bisa membujuk si kecil untuk rajin menggosok giginya. Jika si kecil sudah berusia minimal 18 bulan atau 1,5 tahun, maka Moms telah bisa mengenalkannya kepada pasta gigi.

Selain itu, pastikan juga balita menggosok gigi sebanyak dua kali sehari, yakni ketika pagi hari dan menjelang tidur. Hal itu penting untuk menghilangkan segala plak yang bisa menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi lainnya yang bisa berujung pada serangan jantung ketika dewasa.

Baca Juga: Agar Tak Histeris, Bujuk Balita dengan 5 Cara Ini Saat ke Dokter Gigi

Sekarang tahu kan bahayanya balita malas menggosok gigi? Yuk, selalu jaga kesehatan gigi dan mulut buah hati.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.