Scroll untuk melanjutkan membaca

FASHION & BEAUTY
05 Oktober 2022

Mengenal Filosofi Batik Mega Mendung dan Sejarahnya yang Jadi Kebanggaan Masyarakat Cirebon

Banyak disukai karena motifnya yang indah dan elegan
Mengenal Filosofi Batik Mega Mendung dan Sejarahnya yang Jadi Kebanggaan Masyarakat Cirebon

Salah satu motif batik Indonesia yang sangat dikenal adalah batik mega mendung dari Cirebon.

Corak unik yang terdapat pada motif batik ini menjadikan batik mega mendung sangat terkenal di Indonesia bahkan mancanegara, lho.

Batik mega mendung terdiri dari kata Mega yang berarti langit atau awan, serta Mendung atau langit yang meredup biasanya ada di saat akan turun hujan.

Gradasi yang ada di batik mega mendung tersebut sesuai dengan tujuh lapisan yang ada di langit.

Biasanya batik dengan motif ini memiliki desain yang simple dan warna kalem sehingga sangat seimbang dengan motif utamanya yaitu, awan.

Berikut ini adalah penjelasan seputar sejarah dan filosofi dari batik mega mendung. Yuk disimak!

Baca Juga: 8 Inspirasi Model Baju Batik yang Cantik dan Elegan, Ada Tunik, Dress, hingga Outer

Sejarah Batik Mega Mendung

Motif Batik Mega Mendung

Foto: Motif Batik Mega Mendung (Beta.nurulfikri.ac.id)

Sejarah munculnya motif mega dari kedatangan orang-orang Tionghoa ke wilayah Cirebon.

Hal ini tidak mengherankan karena pelabuhan Muara Jati di Cirebon merupakan tempat persinggahan para pendatang dari dalam dan luar negeri.

Tercatat jelas dalam sejarah, bahwa Sunan Gunung Jati yang menyebarkan agama Islam di wilayah Cirebon pada abad ke-16, menikahi Putri Ong Tien dari Cina.

Beberapa benda seni yang dibawa dari Cina seperti keramik, piring dan kain berhiaskan bentuk awan.

Dalam paham Taoisme, bentuk awan melambangkan dunia atas.

Bentuk awan merupakan gambaran dunia luas, bebas dan mempunyai makna transidental (Ketuhanan).

Konsep mengenai awan juga berpengaruh di dunia kesenirupaan Islam pada abad ke-16, yang digunakan kaum Sufi untuk ungkapan dunia yang besar atau alam bebas.

Pernikahan Sunan Gunung Jati dengan Putri Ong Tien menjadi pintu gerbang masuknya budaya dan tradisi Cina ke keraton Cirebon.

Para pembatik keraton menuangkan budaya dan tradisi Cina ke dalam motif batik yang mereka buat, tetapi dengan sentuhan khas Cirebon, jadi ada perbedaan antara motif mega mendung dari Cina dan yang dari Cirebon.

Misalnya, pada motif mega mendung Cina, ciri-ciri garis awannya berupa bulatan atau lingkaran, sedangkan yang dari Cirebon, garis awan, lancip dan segitiga.

"Pernik-pernk Cina yang dibawa Putri Ong Tien sebagai persembahan kepada Sunan Gunung Jati menjadi inspirasi seniman, termasuk pebatik," ungkap Made Casta, seorang perupa, dilansir dari laman Disbudparpora Kabupaten Cirebon.

Baca Juga: 11 Ragam Motif Batik Solo dan Maknanya, Ada Batik Parang, Kawung, Sidomukti, dan Lainnya

Filosofi Batik Mega Mendung

Batik Mega Mendung, Cirebon

Foto: Batik Mega Mendung, Cirebon (Damniloveindonesia.com)

Motif batik mega mendung memiliki banyak arti. Berikut ini ulasan mengenai filosofi kain batik motif mega mendung asal Cirebon.

1. Memiliki Arti yang Menenangkan

Motif batik Mega Mendung memiliki arti yang unik bagi setiap penggunanya.

Mega merupakan frase dari Awan yang megah dan besar sehingga penggunanya bisa terlihat berwibawa.

Sedangkan untuk Mendung sendiri memiliki arti tenang dan meneduhkan.

Filosofi tersebut banyak dipercaya oleh masyarakat Cirebon bahwa pengguna batik mega mendung akan terlihat megah, berwibawa namun tetap teduh dan kalem.

2. Menahan Amarah

Makna dari batik mega mendung lainnya adalah bahwasannya setiap manusia harus dapat menahan amarah pada dirinya pada saat dalam kondisi terpuruk, sedih dan tertekan.

Selalu bersikap bijaksana dalam kondisi apapun, layaknya awan yang mendung dan menyejukkan suasana.

Sesuai dengan arti namanya yaitu Mega yang berarti Awan, dan Mendung berarti cuaca yang sejuk/adem.

Motif yang ada dalam batik mega mendung ini juga menggambarkan sebuah kesan maskulin, lugas, dinamis, dan terbuka.

Baca Juga: Batik Yogyakarta: Filosofi dan Rekomendasi Grosir Batik Terpopuler

3. Konsep Langit yang Bebas

Konsep awan di batik mega mendung sendiri memiliki makna kebebasan yang tanpa batas.

Biasanya terwujud dalam jarak antar awan yang berjauhan di dalam setiap motif batiknya.

Selain itu, warna biru juga disebut-sebut melambangkan warna langit yang luas, bersahabat dan tenang.

Warna ini juga melambangkan pembawa hujan yang dinanti-nantikan sebagai pembawa kesuburan dan pemberi kehidupan.

Warna biru yang digunakan mulai dari warna biru muda sampai dengan warna biru tua.

Biru muda menggambarkan makin cerahnya kehidupan dan biru tua menggambarkan awan gelap yang mengandung air hujan dan memberi kehidupan.

4. Selalu Memiliki 9 Komposisi Warna

Warna dari batik mega mendung juga memiliki ciri khas yang selalu dipakai dari dulu hingga sekarang sebagai pakem atau patron warna.

Batik tersebut memiliki dua dasar warna yang selalu menjadi pondasi utama, yakni merah dan biru.

Pakemnya warna batik mega mendung selalu di gradasikan dengan tujuh warna tambahan seperti kuning, hijau, hitam, putih, coklat, oranye, dan ungu.

Namun dalam perkembangannya warna batik Mega Mendung pun kian berubah dan menyesuaikan dengan selera.

Baca Juga: 11 Makanan Khas Cirebon yang Nikmat dan Tempat Terbaik untuk Menyantapnya, Mau Coba?

Proses Produksi Batik Motif Mega Mendung

Batik Mega Mendung

Foto: Batik Mega Mendung (Batik-tulis.com)

Proses produksinya yang dahulu dikerjakan secara batik tulis dan batik cap, dengan pertimbangan ekonomis, akhirnya diproduksi secara besar-besaran dengan cara disablon (printing) di pabrik-pabrik.

Walaupun kain bermotif mega mendung yang dihasilkan dengan proses seperti ini sebenarnya tidak bisa disebut dengan batik.

Wujud motif mega mendung pun yang dulunya hanya dikenal dalam wujud kain batik, sekarang bisa ditemui dalam berbagai macam bentuk barang.

Ada yang berupa hiasan dinding lukisan kaca, produk-produk interior seperti ukiran kayu maupun produk-produk peralatan rumah tangga seperti sarung bantal, sprei, taplak meja dan lain-lain.

Baca Juga: Filosofi Batik Dayak Khas Kalimantan dan 5+ Motif Terpopulernya

Itu dia Moms filosofi serta sejarah dari batik kebanggaan masyarakat Cirebon yaitu batik mega mendung.

Dalam perkembangannya, batik mega mendung khas Cirebon mengalami sejumlah perubahan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Seperti motif mega mendung yang dikombinasi dengan motif bunga, hewan atau motif lain.

  • https://www.goodnewsfromindonesia.id/2020/03/19/dibalik-nama-mega-mendung-batik-kebanggaan-kota-cirebon
  • https://www.infobatik.com/en/interesting-facts-about-batik-mega-mendung/
  • https://www.batiqa.com/id/hotels/cirebon/read-article/Batik%20Megamendung,%20Batik%20Kebanggaan%20Khas%20Cirebon
  • https://disbudparporakabcirebon.blogspot.com/2016/01/sejarah-asal-usul-motif-batik-mega.html