Kehamilan

KEHAMILAN
3 Mei 2020

Benarkah BPA Membuat Wanita Infertil?

Ternyata begini penjelasan para ilmuwan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Sejumlah zat kimia yang terdapat pada kemasan plastik memang sudah lama menjadi perhatian para ilmuwan karena dampak negatifnya terhadap kesehatan.

Bahkan banyak yang beranggapan bahwa bisphenol-A atau BPA penyebab wanita infertil. Namun, benarkah dampaknya demikian buruk?

Mengingat BPA banyak terdapat pada berbagai produk yang mungkin saat ini masih banyak Moms gunakan.

Apa Itu Bisphenol-A atau BPA?

Benarkah BPA Membuat Wanita Infertil? 1

Foto: pixabay.com

Dikutip dari Healthline, BPA (bisphenol-A) adalah bahan kimia pertama kali ditemukan pada tahun 1890-an, tetapi pada tahun 1950-an ahli kimia menyadari bahwa bahan kimia ini dapat dicampur dengan senyawa lain untuk menghasilkan produk plastik yang lebih kuat dan tidak mudah rusak.

Dewasa ini BPA banyak digunakan dalam produk berbahan dasar plastik seperti wadah makanan, kemasan produk kebersihan, botol minuman, CD, DVD, perlengkapan elektronik, produk kecantikan, lensa kaca mata, perlengkapan olahraga, dan berbagai barang-barang yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari lainnya.

Bahan kimia ini juga masih banyak digunakan untuk membuat resin epoksi, yang terdapat pada lapisan dalam wadah makanan kaleng untuk melindungi logam dari korosi dan kerusakan.

Baca Juga: Moms Perlu Tahu Apa Itu Bisphenol A (BPA) dan Bahayanya

Mempengaruhi Kuantitas dan Kualitas Sel Telur

Benarkah BPA Membuat Wanita Infertil? 2

Foto: pexels.com

Anggapan bahwa BPA penyebab wanita infertil memang masih menjadi pro dan kontra. Namun, beberapa hasil penelitian sedikit banyak telah membuktikan kaitan antara BPA dengan gangguan organ reproduksi dan kesuburan wanita, termasuk sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction.

Di mana para peneliti yang terlibat dalam penelitian tersebut menemukan bahwa paparan BPA pada wanita dewasa dapat menyebabkan penurunan persentase telur matang yang siap untuk dibuahi. Bahkan ditemukan pula peningkatan persentase telur yang mengalami aktivitas spontan, yakni proses abnormal ketika telur bertindak seolah-olah telah dibuahi meskipun sebenarnya belum.

“Paparan BPA menurunkan persentase telur yang matang dan meningkatkan persentase telur yang mengalami regenerasi,” kata Catherine Racowsky, direktur laboratorium teknologi reproduksi berbantuan di Brigham and Women’s Hospital di London dan pemimpin dari penelitian di atas, seperti dikutip dari WebMD.

Baca Juga: Kenali Tanda Gagal Pembuahan pada Sel Telur

Paparan BPA Berpotensi Tinggi Meningkatkan Risiko PCOS

Benarkah BPA Membuat Wanita Infertil? 3

Foto: medicalnewstoday.com

BPA juga diketahui berkaitan erat terhadap peningkatan risiko sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrom (PCOS), sebagaimana disebutkan dalam sebuah studi yang diterbitkan di The Journal of Clinical Endocinology and Metabolism.

Hasil studi tersebut menemukan bahwa wanita dengan PCOS, khususnya yang memiliki masalah dengan kelebihan berat badan atau obesitas, cenderung memiliki tingkat BPA yang lebih tinggi. Hal ini diduga karena BPA dapat meningkatkan hormon androgen dan resistensi insulin pada wanita berisiko.

Baca Juga: Bahaya PCOS Bagi Wanita yang Sedang Program Hamil

BPA Berkaitan Dengan Kegagalan Implantasi Pada Program IVF

Benarkah BPA Membuat Wanita Infertil? 4

Foto: regardpost.com

Program bayi tabung atau IVF mungkin menjadi pilihan utama ketika seseorang mengalami kesulitan untuk hamil. Namun, ternyata paparan BPA yang tinggi juga dapat mempengaruhi peluang keberhasilan IVF.

Sebagaimana dijelaskan dalam hasil penelitian di Environmental Health Perspective, wanita yang terlalu sering terpapar BPA berisiko tinggi mengalami kegagalan implantasi saat menjalani program IVF. Bahkan risiko tersebut semakin meningkat pada wanita yang sudah berusia lanjut.

Baca Juga: Masih Mempertimbangkan Program Hamil IVF? Simak Penjelasannya di Sini!

Jadi, itulah berbagai dampak paparan BPA pada tubuh wanita. Meskipun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi bahwa BPA penyebab wanita infertil. Mengingat sejumlah ilmuwan justru mengungkapkan hasil penelitian yang berbeda.

Artikel Terkait