Di atas 5 tahun

DI ATAS 5 TAHUN
22 Juli 2018

Berkat Alat Perekam Suara, Ibu Ini Temukan Fakta Anaknya Dibully Guru TK

Bocah malang itu sampai menangis ketakutan karena tak mau pergi ke sekolah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama



Guru seharusnya melindungi anak-anak muridnya dari tindakan perundungan atau bullying. Namun yang dilakukan guru TK ini malah sebaliknya, ia tega membully siswanya yang baru berusia 5 tahun!

Kejadian ini terungkap setelah ibu anak malang tersebut, Kandy Escotto, sengaja memasukkan alat perekam suara ke dalam tas anaknya.

"Dia bersikap sangat aneh. Dia tidak mau masuk sekolah. Aaron akan menangis setiap tahu dia harus pergi ke sekolah," ujar Kandy sebagaimana dikutip dari Foxnews.com.

Bocah malang itu juga pernah mengatakan kepada Kandy bahwa dirinya adalah anak yang nakal. Ketika Kandy bertanya darimana Aaron mendengar hal itu, menurut Si Kecil "Itu yang dikatakan guruku ketika aku tidak mengerjakan tugasku."

Kesal karena anaknya diperlakukan semena-mena, Kandy pun sengaja merekam segala ucapan guru TK tersebut, Rosalba Suarez, ketika sedang mengajar kelas Aaron. Betapa kagetnya Kandy saat mengetahui bahwa guru yang menerima gelar Guru Terbaik di sekolah tersebut tega membully anaknya.

Baca Juga : 5 Jenis Bullying yang Mungkin Dialami Anak

"Aaron, kenapa kamu seorang pecundang?" ujar Rosalba pada Aaron yang tertangkap oleh alat perekam suara.

Dikutip dari miamiherald.com, Rosalba juga terdengar sering mengolok-olok Aaron ketika anak kecil itu tidak mau ikut berpartisipasi di kegiatan kelas TK nya.

"Aku tidak peduli, yasudah tidak usah ikut. Kau pikir aku peduli padamu? Coba beritahu aku apakah ibumu ingin melihat pekerjaan bagus atau pekerjaan seorang pecundang," ujar Rosalba.

Tak hanya membully Aaron, sang guru juga melancarkan serangan kata-kata tidak pantas untuk Kandy di depan bocah tersebut.

"Aaron, kamu masih tidak tahu cara menulis? Saya tidak tahu harus berkata apa kepada ibumu. Dia benar-benar membuatku gila! Kenapa dia membuatku gila? Aku merasa kasihan pada ibumu!" ujar Rosalba.

Sang Guru Tak Mengakui Perbuatannya

Meskipun sudah ada buktinya, namun Rosalba tetap mengelak bahwa dia tidka membully Aaron. Kandy juga telah menemui pihak sekolah setidaknya lima kali, namun Rosalba masih saja belum ditindak tegas.

"Guru TK itu sangat arogan. Dia bilang dia tidak suka dengan sikap Aaron. Saya sendiri tidak mengerti kenapa ia tidak suka dengan Aaron," keluh Kandy.

Kandy belum memutuskan apakah ia akan mengambil tindakan hukum terhadap sekolah Aaron, tapi yang jelas ia ingin agar guru TK yang membully anaknya bisa mendapatkan hukuman disiplin.

"Sangat menyedihkan ketika tahu ada guru yang tega mengatakan hal buruk kepada bocah sekecil itu. Seharusnya hal seburuk itu tidak didengar oleh anak berusia 5 tahun. Itu jelas sangat mempengaruhi anakku," jelas Kandy.

Semenjak insiden tersebut, pihak sekolah telah memindahkan Aaron ke kelas lain. Kandy pun akhirnya menyetujui meskipun ia tidak merasa itu adalah tindakan yang tepat dilakukan oleh sekolah.

"Saya memindahkan Aaron ke kelas lain karena saya tidak ingin ia terus menderita. Ketika Aaron pindah kelas, nilai-nilainya yang dulu F langsung meningkat menjadi sangat baik," ujar Kandy.

(CAR)

Artikel Terkait