28 Mei 2024

Penyebab dan Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah hingga Tuntas

Bibir pecah-pecah tak melulu akibat dehidrasi, lho!

Memiliki bibir pecah-pecah adalah hal yang cukup mengganggu, terutama bagi wanita.

Pasalnya, kondisi ini bisa mengganggu penampilan dan menyulitkan Moms ketika hendak memakai riasan bibir.

Bibir kering yang terkelupas dan pecah-pecah bisa disebabkan oleh beberapa hal, termasuk dehidrasi, alergi, dan kekurangan vitamin.

Selain itu, ada pula hal lain yang dapat menjadi penyebab bibir pecah-pecah.

Yuk, cari tahu selengkapnya, Moms. Pelajari juga bagaimana cara mengatasi bibir pecah-pecahReview Vaseline Lip Care Rosy Tinted oleh Moms Orami, Cocok untuk Bibir Pecah-pecah lewat ulasan di bawah ini!

Baca Juga: Bibir Kering dan Pecah-Pecah, Atasi Dengan 7 Cara Alami Ini

Penyebab Bibir Pecah-Pecah

Gejala bibir pecah-pecah meliputi, bibir kering, retak, terkelupas, berdarah, kemerahan, terasa terbakar, menyengat atau kesemutan.

Lalu, apa saja yang menjadi penyebab bibir pecah-pecah yang terjadi pada Moms? Simak penjelasan di bawah ini:

1. Dehidrasi

Dehidrasi
Foto: Dehidrasi (Momjunction.com)

Ini adalah penyebab bibir kering dan pecah-pecah yang sudah diketahui banyak orang.

Bibir, mulut, dan mata yang kering adalah tanda-tanda kulit dehidrasi dan kekurangan air.

"Untuk menghindari dehidrasi, minum setidaknya 8 gelas air sehari, dan gunakan pelembap bibir dengan bahan yang melembapkan," kata Dr. Debra Jaliman, seorang dokter kulit berbasis di New York, mengutip Bustle.

Mengutip American Academy of Dermatology Association, bahan-bahan yang direkomendasikan dokter untuk dapat membantu menyembuhkan bibir kering dan pecah-pecah, yaitu:

Gunakan juga bahan untuk tabir surya, seperti titanium oksida atau seng oksida.

2. Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin A

Setiap orang disarankan untuk mendapatkan asupan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan setiap hari.

Tetapi, mengonsumsi terlalu banyak vitamin juga memberikan efek samping, lho, Moms.

Bibir yang pecah-pecah dan kering bisa jadi karena Moms terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin A.

Moms harus berhati-hati karena sebaiknya, sebagian besar vitamin A yang didapat harus berasal dari makanan.

Kelebihan jumlah vitamin A disimpan di hati, dan menumpuk dari waktu ke waktu.

"Ini menyebabkan berbagai gejala, seperti keretakan berlebihan di sudut mulut, kekeringan, dan kulit mengelupas," kata Dr. Michele Green, dokter kulit di New York.

Baca Juga: Alergi Tabir Surya, Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

3. Paparan Sinar Matahari

Alergi Sinar Matahari
Foto: Alergi Sinar Matahari (Everydayhealth.com)

Terlalu lama berada di bawah sinar matahari tanpa perlindungan tidak hanya dapat merusak kulit, tetapi juga menyebabkan bibir menjadi pecah-pecah.

Karena itu, bibir juga perlu dilindungi dari sinar UV.

"Paparan sinar matahari jangka panjang dapat menyebabkan bibir menjadi kering dan kaku, menyebabkan retak atau pecah," kata Dr. Green.

Ia menambahkan, "Jika tidak melindungi bibir dari sinar matahari, maka dapat menyebabkan peradangan juga," tambahnya.

Pastikan Moms menggunakan produk bibir dengan kandungan SPF, ya!

4. Infeksi Ragi

Bibir yang pecah-pecah mungkin merupakan pertanda infeksi jamur.

Salah satu tandanya jika memiliki sisi yang retak di celah sudut mulut.

"Ketika menjilat bibir secara berlebihan, air liur yang hangat dan lembap mendorong pertumbuhan ragi, terutama ketika air liur menumpuk di sudut mulut," jelas Dr. Green.

Ketimbang menjilat bibir kering, Moms dapat minum banyak air putih dan hindari menjilat bibir.

Moms juga dapat menggunakan pelembap dengan kandungan beeswax atau Vaseline untuk menghentikan penumpukan air liur.

Baca Juga: Ini Tanda Tubuh Jika Kekurangan Vitamin dan Mineral

5. Kekurangan Asupan Vitamin B

Vitamin B
Foto: Vitamin B (Orami Photo Stocks)

Journal of Clinical and Diagnostic Research menyebutkan bahwa kekurangan vitamin B kompleks dapat menyebabkan kesehatan mulut menjadi terganggu.

Gejalanya seperti sensasi terbakar di mulut (terutama lidah), bibir pecah-pecah dan merah.

Jika parah, bisa mengakibatkan radang selaput rongga mulut dan lidah, bisul mulut, dan sakit tenggorokan.

"Vitamin B berperan penting dalam fungsi rutin tubuh.

"Ini memberikan energi, membantu sistem kekebalan tubuh melawan penyakit, dan berperan untuk kulit yang sehat," jelas Dr. Green.

Untuk memastikan Moms tidak kekurangan vitamin B dan menghindari bibir pecah-pecah, konsumsi banyak makanan kaya vitamin B seperti telur dan daging tanpa lemak.

6. Iritasi dari Produk Kosmetik

Produk kosmetik untuk bibir, seperti lipstik, lip balm, atau gloss, kadang mengandung bahan kimia yang dapat memicu reaksi alergi atau iritasi pada beberapa orang.

Ini termasuk bahan-bahan seperti pewarna sintetis, parfum, atau bahan pengawet tertentu.

Bagaimana Iritasi Terjadi:

  • Reaksi Alergi

Jika seseorang alergi terhadap salah satu komponen dalam produk bibir, sistem imun mereka dapat bereaksi terhadap bahan tersebut, menyebabkan inflamasi dan iritasi.

  • Dermatitis Kontak Iritan

Ini adalah bentuk iritasi kulit yang disebabkan oleh paparan langsung dengan bahan iritasi, tidak melibatkan reaksi alergi.

Bahan-bahan seperti alkohol atau flavor sintetis dalam produk perawatan bibir dapat mengeringkan bibir, meninggalkan mereka gatal, terbakar, dan pecah-pecah.

Baca Juga: Ingin Bibir Tampak Cerah? Ikuti Cara Merawat Bibir dengan Alami

Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah

Apa saja yang bisa Moms lakukan sebagai cara mengatasi bibir pecah-pecah? Yuk, disimak, Moms.

1. Mengoleskan Lip Balm

Fungsi Lip Balm
Foto: Fungsi Lip Balm (Orami Photo Stocks)

Pertama, yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi bibir pecah-pecah yaitu dengan mengoleskan lip balm.

Ketika Moms memiliki masalah yang satu ini, sebaiknya jangan mengabaikan untuk menggunakan lip balm setiap hari, ya, Moms.

Menurut American Academy of Dermatology Association, sebaiknya hindari penggunaan produk bibir yang mengandung salah satu bahan berikut ini:

  • Kamper
  • Kayu putih
  • Perasa, seperti rasa kayu manis, jeruk, mint, dan peppermint bisa sangat mengiritasi bibir kering dan pecah-pecah
  • Pewangi tambahan
  • Lanolin
  • Menthol
  • Oktinoksat atau oksibenzon
  • Fenol (atau fenil)
  • Propyl gallate
  • Asam salisilat

Pilihlah produk lip balm yang mengandung bahan-bahan untuk membantu menyembuhkan bibir pecah-pecah, yang bebas pewangi dan juga telah teruji hipoalergik.

Selain Moms gunakan pada pagi dan malam hari sebelum tidur, Moms juga perlu mengoleskan lip balm sebelum memakai lipstik.

Hal ini supaya bibir Moms tetap terjaga kelembapannya.

Namun, jika bibir terasa terbakar, perih, atau terasa tidak nyaman saat mengoleskan produk lip balm ke bibir.

Itu tandanya Moms harus menghentikan penggunaan produk karena telah mengiritasi bibir.

Baca Juga: 7+ Cara Mengatasi Bibir Kering Saat Hamil, Agar Lebih Halus

Terkadang, Moms sering menarik kulit bibir yang kering supaya tidak terlihat kasar dan jelek.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.