Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
25 Januari 2022

Sering Mengalami Nyeri Otot? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Salah satu penyebab nyeri otot adalah aktivitas berlebihan
Sering Mengalami Nyeri Otot? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Nyeri otot bisa menjadi salah satu kondisi yang dirasakan oleh semua orang. Pasalnya, ini adalah kondisi yang sangat umum terjadi dan bisa dirasakan oleh masyarakat di berbagai macam kelompok.

Aktivitas sehari-hari mungkin saja menyita waktu Moms, seperti pekerjaan rumah tangga, mengurus anak, dan kegiatan lain-lainnya.

Namun, sebaiknya jangan lupa meluangkan waktu untuk berolahraga. Nyatanya, berolahraga bisa menjaga stamina tubuh agar tetap terjaga dengan baik dan terhindar dari gangguan kesehatan. Rutin berolahraga juga membuat berat badan tetap stabil dan lebih bersemangat saat beraktivitas.

Nyeri otot setelah olahraga adalah hal yang wajar terjadi karena otot mengalami sedikit tekanan fisik. Sebenarnya, semua aktivitas fisik yang melibatkan pergerakan otot bisa menyebabkan nyeri ringan pada otot.

Lalu sebenarnya apa sih nyeri otot itu? Dan bagaimana upaya penyembuhannya? Simak selengkapnya di sini ya, Moms!

Baca Juga: 7 Bahaya Mandi Malam Hari, Demam Hingga Nyeri Otot

Apa Itu Nyeri Otot?

Nyeri Otot

Foto: Nyeri Otot

Foto: Orami Photo Stock

Kondisi nyeri pada bagian otot memang kerap dirasakan. Namun sebenarnya, apa sih definisi dari kondisi tersebut?

Myalgia adalah istilah medis untuk rasa nyeri atau sakit yang terjadi pada otot. Nyeri otot merupakan salah satu gejala dari suatu kondisi penyakit.

Nyeri otot dapat terjadi secara akut (jangka pendek) maupun kronis (jangka panjang). Nyeri dapat dirasakan pada sebagian otot saja atau jaringan otot secara menyeluruh.

Dilansir dari Kidney, nyeri otot adalah efek samping dari stres yang dirasakan oleh otot ketika berolahraga. Enggak perlu khawatir, karena kondisi ini sangatlah normal.

Baca Juga: Mengenal Hormon Endorfin, Hormon "Pereda Nyeri" yang Bisa Kurangi Rasa Sakit dan Stres

Nyeri otot yang terjadi akibat olahraga biasanya dimulai dari 6 hingga 8 jam setelah aktivitas baru atau mengganti rutinitas.

Rasa nyeri pada otot sendiri pun bisa bertahan hingga 24 sampai 48 jam.

Ada berbagai jenis olahraga yang bisa Moms lakukan, namun tetap waspada terhadap terjadinya nyeri otot setelah berolahraga.

Ya, bukan hal yang umum lagi kalau sehabis berolahraga biasanya tubuh akan terasa pegal dan mengalami nyeri otot. Sebenarnya, ada alasan di balik kondisi tersebut.

Baca Juga: Mengenal Penyakit CIPA yang Membuat Penderitanya Tidak Merasakan Sakit

Penyebab Nyeri Otot Setelah Olahraga

nyeri otot setelah olahraga

Foto: nyeri otot setelah olahraga (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Kondisi nyeri otot yang dirasakan setelah berolahraga dapat disebut juga delayed onset muscle soreness (DOMS).

Biasanya kondisi ini ditandai dengan rasa nyeri dan tidak nyaman setelah melakukan olahraga dengan intensitas tinggi dan waktu yang intensif.

Mengenai penyebab nyeri otot, dr. Grace Joselini Corlesa, Sp.KO, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga yang berpraktik di RS Pondok Indah – Bintaro Jaya pun memberikan pendapatnya.

Baca Juga: Cari Tahu Ciri Otot Lurik Jantung dan Polos Serta Fungsinya untuk Pengetahuan Si Kecil

Nyeri otot atau myalgia dapat terjadi karena:

  • cedera
  • gerakan atau aktivitas yang dilakukan berlebihan
  • ketegangan otot
  • minum obat-obatan tertentu
  • terkena penyakit tertentu (infeksi dan non infeksi)

Nyeri otot merupakan gejala utama myalgia. Pada saat Anda mengalami myalgia, otot terasa seperti tertarik dan nyeri baik dalam keadaan istirahat maupun bergerak. Pembengkakan pada otot juga mungkin terjadi.

Baca Juga: Macam-Macam Cedera Olahraga yang Sering Terjadi, Hati-hati!

Jika terjadi nyeri otot, bukan berarti tidak melakukan olahraga lagi, ya, Moms. Nyeri otot justru menjadi ukuran bahwa otot sedang bersiap untuk melakukan aktivitas fisik yang lebih kuat lagi ke depannya.

Namun, ada baiknya mengistirahatkan tubuh saat nyeri otot terjadi dan tidak memaksa diri untuk tetap melakukan olahraga dengan intensitas yang tinggi.

Nyeri otot setelah berolahraga berbeda dengan cedera otot lho, Moms. Nyeri otot umumnya akan berkurang secara bertahap di hari berikutnya.

Jika rasa nyeri tidak berkurang hingga 5 hari dan bahkan menyebabkan tubuh sakit serta sulit bergerak, maka bisa jadi itu adalah cedera otot. Sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: 8 Gerakan Olahraga Mengecilkan Paha Berikut Ini Bikin Kaki Lebih Kuat dan Jenjang

Gejala Nyeri Otot

Nyeri Otot

Foto: Nyeri Otot

Foto: Oramu Photo Stock

Ternyata, nyeri otot tak hanya dirasakan sakit seluruh badan saja, Moms! Terdapat gejala lain yang juga bisa dikatakan sebagai salah satu efek dari nyeri otot.

Mengetahui gejala ini sangat penting agar Moms tak perlu khawatir dan bisa tetap sigap melakukan penanganannya.

Gejala nyeri otot adalah:

  • nyeri otot di bagian dalam di area lokal (setempat) atau nyeri yang meluas
  • rasa sakit yang tumpul atau tajam
  • nyeri ringan atau berat yang mungkin berlangsung beberapa menit ataupun terus-menerus
  • demam dan menggigil jika disertai infeksi
  • nyeri sendi yang berhubungan dengan nyeri otot
  • kelelahan yang mengganggu aktivitas normal

Menghadapi gejala nyeri otot bukanlah hal yang menyenangkan. Seperti yang sudah dikatakan, nyeri otot juga bisa mengganggu aktivitas kita nih, Moms!

Terlebih, banyak yang memutuskan untuk istirahat sejenak dan tak melakukan banyak aktivitas berat saat terserang kondisi ini.

Lalu sebenarnya, bagaimana sih cara mengatasi nyeri otot? Simak di bawah ya!

Baca Juga: 8 Makanan Pantangan Rematik yang Harus Dihindari untuk Cegah Gejala Kambuh

Atasi Nyeri Otot setelah Olahraga

nyeri otot setelah olahraga

Foto: nyeri otot setelah olahraga

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari National Health Service, rasa nyeri pada bagian otot yang dirasakan setelah melakukan olahraga bisa dapat disebabkan kekakuan otot, kelelahan, hingga cedera otot.

Namun hal yang paling sering terjadi adalah DOMS atau delayed onset muscle soreness.

Kondisi tersebut sendiri bisa terjadi pada saat berolahraga (terutama bila tidak terbiasa berolahraga dan tidak melakukan pemanasan yang baik), risiko untuk mengalami nyeri otot akan tinggi.

Baca Juga: Wasapada Rematik, Penyebab Nyeri Sendi yang Menganggu Aktivitas

Nyeri otot setelah berolahraga akan terasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Meskipun bisa sembuh dengan sendirinya, ada beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk meredakan gejala yang muncul. Kuncinya adalah tetap bergerak.

Tubuh memang butuh beradaptasi, namun tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa latihan ringan seperti berjalan, jogging atau berenang. Hal ini untuk menjaga agar otot tetap bergerak dan tidak terasa kaku.

Adapun cara lainnya yang bisa digunakan untuk meregangkan otot agar tidak terasa nyeri.

Cara mengatasi nyeri otot:

  • latihan fisik (exercise) yang bertujuan untuk terapi. Latihan meliputi gerakan fleksibilitas dan kekuatan otot yang diresepkan sesuai dengan kondisi yang dialami
  • Gunakan obat pereda nyeri seperti parasetamol dan juga ibuprofen
  • mengistirahatkan area yang nyeri
  • merenggangkan otot (stretching)
  • mengompres lokasi nyeri dengan air hangat atau dingin
  • menghindari aktivitas dengan intensitas berat

Baca Juga: 9 Penyebab Sakit Leher Sebelah Kiri, Salah Satunya Terlalu Lama Menatap Layar!

Terpenting adalah tetap bergerak dan lakukan aktivitas sehari-hari namun jangan sampai merasa kelelahan, ya, Moms!.

Nah, itu dia penjelasan mengenai nyeri otot. Jika sedang mengalaminya, semoga Moms cepat pulih kembali, ya!

  • https://www.kidney.org/content/understanding-muscle-soreness-%E2%80%93-how-much-too-much#:~:text=Muscle%20soreness%20is%20a%20side,48%20hours%20after%20the%20exercise.