Newborn

26 November 2021

Bingung Puting pada Bayi, Yuk Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Apa saja ya tanda bayi bingung puting?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bingung puting biasanya dialami oleh bayi yang disusui ASI dan juga diberi susu formula. Salah satu penyebabnya adalah karena bentu puting payudara dan dot yang berbeda.

Sebab, bayi memiliki cara yang yang berbeda saat menyusui dari payudara dan jugas saat mengisap susu dari botol. Hal ini akan membuat bayi kesulitan saat harus berganti-ganti menyusu dari payudara dan botol susu.

Baca Juga: Puting Payudara Gatal, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab Bingung Puting

bingung puting hero

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Journal of Perinatology bingung puting kadang-kadang terjadi ketika bayi yang disusui diberi puting buatan seperti puting susu botol dan dot segera setelah lahir.

Bayi belajar mengisap secara berbeda pada berbagai jenis puting. Bentuk dot atau dot botol tidak sama dengan bentuk puting pada payudara. Aliran susu dari botol juga berbeda.

Secara umum jika bayi diberi botol atau dot terlalu dini, ini mungkin berakhir dengan pola mengisap yang salah di payudara.

Meski begitu, ada botol khusus yang dapat membantu bayi yang memiliki masalah mengisap untuk belajar menyusui dengan benar.

Botol susu khusus dengan dot panjang mencapai area di mana langit-langit keras dan lunak bertemu. Ini telah dikenal membantu bayi yang memiliki masalah mengisap untuk beralih ke menyusui ke payudara karena meniru prosesnya.

Menurut Prosiding National Academy of Sciences, ini adalah mekanisme menyusui:

  • Untuk menempelkan payudara dengan benar, bayi membuka mulutnya sangat lebar sehingga puting dan sebagian besar jaringan areolar dapat menjangkau jauh ke dalam.
  • Bayi menggunakan lidah dan rahang bawahnya untuk melakukan dua hal sekaligus: menahan jaringan payudara di langit-langit mulutnya, dan membuat lubang antara puting susu dan areola.
  • Gusi bayi menekan areola dan lidahnya bergerak berirama dari depan ke belakang untuk mengeluarkan ASI.
  • Minum dari botol tidak memerlukan teknik yang sama. ASI akan mengalir begitu saja tidak peduli apa yang dilakukan bayi.

Baca Juga: Review 3+ Merek Nipple Cream Favorit Moms, Ampuh Atasi Puting Lecet!

Tanda Bingung Puting

menyusui.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ketika telah merasakan perbedaan pola dan aliran mengisap, bayi mungkin akan bingung dan mulai kesulitan mengisap payudara. Si Kecil bahkan mungkin akan menolak payudara sama sekali.

Bingung puting tidak terjadi pada semua bayi. Beberapa bayi dapat menggunakan dot dan menyusu dari payudara tanpa masalah, sementara yang lain merasa transisi itu sulit.

Jika memungkinkan, banyak ahli laktasi menyarankan menunggu untuk memperkenalkan puting buatan sampai bayi berusia sekitar 4 minggu dan dapat menyusui dengan baik.

Jika bayi mencoba menyusui dengan cara yang sama seperti mereka menyusu dari botol, bayi bisa saja melakukan hal ini yang bisa menjadi tanda bingung puting:

  • Mendorong lidah ke atas saat mereka mengisap, yang dapat mendorong puting keluar dari mulutnya
  • Tidak bisa untuk membuka mulut cukup lebar selama pelekatan. Hasilnya, bayi tidak bisa mendapatkan banyak ASI, dan puting Moms akan sangat sakit
  • Frustrasi karena ASI tidak langsung tersedia karena dibutuhkan satu atau dua menit saat mengisap karena harus merangsang refleks let-down
  • Ini juga bisa terjadi pada bayi yang lebih tua. Misalnya adalah bayi yang ASI-nya tidak tersedia karena perubahan jadwal seperti kembali bekerja.
  • Peregangan yang lebih lama di antara menyusui dapat mengurangi suplai ASI. Bayi mungkin mulai menunjukkan preferensi untuk kedekatan dan kemudahan penggunaan botol.

Baca Juga: Cegah Bingung Puting, Berikan ASIP dengan 3 Media ini

Cara Mengatasi Bayi Bingung Puting

bayi tidak bingung puting

Foto: thebirthhour.com

Lalu bagaimana agar bayi tidak bingung puting? Ada beberapa tips yang bisa Moms lakukan agar bayi tetap mendapat asupan susu yang optimal.

1. Tunggu Sampai Bayi Mampu Menyusu dengan Baik

Biasanya disarankan untuk menunggu hingga bayi berusia dua atau tiga minggu, sebelum Moms memberikan ASI atau susu formula melalui botol. “Moms harus menunggu sampai menyusui menjadi lebih mudah bagi Moms dan bayi,” kata Alan Greene, MD, seorang dokter anak di Standford University di Palo Alto, California, seperti dikutip dari situs Parenting.com.

“Pada dua hingga tiga minggu pertama kehidupan, tidak ada bayi yang ingin berhenti menyusu, sebelum fase menangis. Sementara pada usia empat sampai enam minggu, memperkenalkan botol mungkin akan menjadi lebih sulit,” kata dia.

2. Minta Orang Lain untuk Memberikan Botol pada Si Kecil

Menurut Standford Childrens, beberapa bayi cenderung tidak mau minum melalui botol jika yang menawarkannya adalah ibunya sendiri. Maka dari itu, disarankan agar Dads atau anggota keluarga lain di rumah mencoba memberikan ASIP atau susu formula melalui botol pada bayi.

Bukan hanya agar bayi tidak bingung puting, cara ini juga akan membantu bayi untuk menyesuaikan diri dengan orang lain selain Moms yang menyusuinya.

3. Tingkatkan Produksi atau Suplai ASI

Jika Si Kecil lebih sering minum ASIP atau susu formula melalui botol setelah Moms kembali bekerja dan suplai ASI Moms mulai berkurang, ia mungkin menjadi lebih suka minum dari botol karena memiliki aliran susu yang lebih cepat.

Agar bayi tidak bingung puting karena situasi ini, medelabreastfeedingus.com menyarankan agar Moms mencoba meningkatkan suplai ASI dan berfokus untuk sebisa mungkin lebih sering menyusui.

4. Tawarkan Payudara saat Bayi Benar-benar Tenang

Mencoba menyusui saat bayi benar-benar tenang, biasanya di pagi hari atau saat baru bangun tidur siang dapat mencegah bingung puting pada bayi, tulis Dr. Sears melalui askdrsears.com.

Jangan menunggu sampai bayi terlalu lapar karena bisa membuat bayi tidak berminat untuk mencoba sesuatu yang baru atau bahkan menjadi sangat rewel ketika Moms ingin menyusui.

5. Perhatikan Pelekatan saat Bayi Menyusu

Selain memperhatikan waktu menyusui, Dr Sears juga menyarankan agar Moms memperhatikan pelekatan bayi. Pastikan bayi diposisikan dengan benar di lengan Moms. Tunggu sampai mulut bayi terbuka lebar dan lidahnya turun sebelum melekat ke payudara dan mengisap ASI.

6. Cari Alternatif Pemberian Suplemen Makanan

Jika bayi memerlukan asupan suplemen, singaporemotherhood.com menyarankan agar Moms mencari metode pemberian makan alternatif seperti dengan menggunakan cangkir atau sendok makan sebagai pengganti botol.

Ketika mendapati bahwa Si Kecil mulai lebih menyukai minum susu dari botol daripadanya payudara, pastikan untuk segera berkonsultasi dan mencari bantuan dari konsultan laktasi agar bayi tidak bingung puting.

  • https://www.verywellfamily.com/nipple-confusion-431932
  • https://www.healthline.com/health/parenting/nipple-confusion
  • https://www.nature.com/articles/jp201583
  • https://www.pnas.org/content/111/14/5230
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait