16 Oktober 2018

Bisa Ditiru, Ini 4 Cara Sandra Dewi Agar Anaknya Mau Makan

Inilah tips dari Sandra saat anaknya mulai MPASI

Setelah melewati tahapan ASI eksklusif dari Si Kecil lahir hingga berusia 6 bulan, Moms harus berjibaku dengan urusan MPASI. Hal serupa juga dialami Sandra Dewi. Perempuan berusia 35 tahun itu mengakui bahwa menyiapkan MPASI bukanlah hal mudah.

Ia mengatakan, ada kalanya anaknya, Raphael Moeis atau Rafa, menolak makan makanan yang dia siapkan. Ada kalanya juga, Rafa terlihat tidak lahap dan membutuhkan waktu lama untuk menghabiskan makanannya.

Jika sudah begitu, Sandra pusing bukan main. Ia pun mencoba berbagai cara agar anaknya tetap mau makan.

Baca Juga : 7 Kelucuan Raphael Moeis, Anak Sandra Dewi yang Bikin Gemas

Nah, cara Sandra ini juga bisa Moms praktikan di rumah, lho. Seperti apa, sih, cara Sandra agar anaknya mau makan? Cari tahu, yuk, Moms!

1. Diajak Ngobrol

36926695 2124419241104947 4977508861431775232 n
Foto: 36926695 2124419241104947 4977508861431775232 n

Sandra mengatakan, Rafa sebetulnya mudah sekali makan kalau menunya daging. Kebetulan, Sandra memang doyan sekali makan daging. Saat hamil, dia juga cukup banyak mengonsumsi daging sehingga Rafa sudah sangat terbiasa dengan menu itu.

Tapi, jika diberi ikan, ekspresi wajah Rafa langsung berubah. Ia juga tidak lagi lahap menyantap makanannya. Sandra pun harus memutar otak untuk membujuk Rafa agar mau makan.

“Saya enggak nyerah. Ikan, kan, bagus sekali untuk tumbuh kembangnya. Jadi saya terus beri ikan,” ungkapnya.

Sandra punya cara agar Rafa mau menyantap menu ikannya itu yaitu dengan mengajak Si Kecil ngobrol. Sandra menjelaskan bahwa ikan punya banyak manfaat untuk tubuh.

“Mungkin ikan amis, tapi ini bikin kamu pintar. Saya terus ajak ngobrol dia seperti itu,” cerita Sandra.

Perlahan, Rafa pun mau lagi membuka mulutnya. Meskipun tidak selahap saat memakan daging, Rafa tetap menghabiskan menu ikannya.

“Bayi memang belum bisa ngomong, tapi dia paham apa yang bicarakan,” kata Sandra.

Baca Juga : 3 Trik Mudah agar Anak Mau Makan Ikan

2. Diberikan Mainan

screenshot 2
Foto: screenshot 2

Jika dengan mengajak ngobrol Rafa belum juga mau makan, Sandra mengeluarkan jurus kedua.

Ia memberikan Rafa beberapa mainan. Satu per satu mainan ditaruh Sandra di atas highchair Rafa untuk dia mainkan.

Menurut Sandra, Rafa adalah anak yang cepat bosan. Pada 2-3 menit pertama saat didudukkan di highchair, Rafa pasti anteng. Tapi, setelah lewat 5 menit, dia mulai bertingkah.

“Saat itulah saya kasih dia 1-2 mainan. Tapi, ternyata dia lebih suka main air. Tapi tidak apa-apa,” kata ia.

Sambil Rafa sibuk main, Sandra dengan sigap memberi Rafa makanan. Sandra tidak memaksa Rafa untuk makan dengan cepat. Sandra tahu bahwa Rafa memang tidak terlalu suka ikan.

“Jadi, ya, saya kasih pengertian tanpa memaksa. Pelan-pelan saja,” tuturnya.

Baca Juga : 7 Cara Mengatasi Anak Susah Makan

3. Digendong

Screenshot 1
Foto: Screenshot 1

Orang tua modern mengharuskan anaknya makan hanya di highchair. Tapi tidak dengan Sandra.

Ia mengaku tidak keberatan menggendong anaknya jika dia bosan makan di highchair.

Menurut Sandra, anaknya itu mungkin butuh suasana baru untuk bisa menikmati makanannya. Jadi, Sandra pun menggendongnya.

Ia mengaku tidak takut kalau jadi 'bau tangan' seperti yang banyak diperingatkan orang.

“Saya senang, kok, menggendong anak. Saya senang menyayangi anak. Ia jadi merasa secure dan nyaman saat digendong,” jelas dia.

Baca Juga : Anak Cuma Mau Makan Ayam, Bagaimana Cara Mengenalkan Variasi Makanan Lain?

4. Ikut Makan

Nah, cara terakhir yang dilakukan Sandra agar Rafa mau makan adalah ikut makan.

Tidak jarang Sandra menemani Rafa makan. Sandra mengambil makanannya sendiri sambil menyuapi Rafa. Melihat Sandra makan akan membuat Rafa termotivasi untuk makan juga.

“Ikut ngemil juga. Ibunya ikut gemuk, deh,” ujar Sandra, lalu tertawa.

Itulah beberapa tips dari Sandra Dewi agar Si Kecil mau makan. Selamat mencoba Moms!

(AND)

Foto: Instagram.com/sandradewi88

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.