08 Juni 2019

Menjawab Penasaran, Ini Dia 4 Alasan Bayi Tersenyum saat Tidur

Akhirnya pertanyaan Moms atas senyum manis Si Kecil bisa terjawab juga ya

Memang merupakan hal yang umum melihat Si Kecil tertawa atau tersenyum saat ia bangun tidur. Tapi pernahkan Moms melihat bayi yang tertawa saat ia tertidur? Pasti pernah kan. Lalu akan muncul pertanyaan kok bisa sih?

Mungkin kita pernah melihat buah hati kita ujung bibirnya berkedut, lalu lama-kelamaan membentuk sebuah senyum. Pasti hal ini akan menjadi pemandangan yang spesial saat Si Kecil tersenyum dalam tidurnya. Penasaran apa alasannya? Yuk kita simak penjelasan dari Timothy J. Legg, PhD, PsyD, CRNP, ACRN, CPH, dokter dan psikolog klinis dari Amerika Serikat, berikut ini.

Baca Juga: Ini Manfaat dan Cara Agar Bayi Tidur Nyenyak

Mengapa Bayi Tersenyum saat Tidur?

Orang sering bertanya-tanya, saat bayi tertidur, apakah ia melihat malaikat dalam tidurnya. Agak sulit menjawab pertanyaan ini, karena kita tidak memiliki bukti pasti seperti para peneliti. Tapi berikut ini ada beberapa alasan yang bisa menyebabkan bayi tersenyum dalam tidurnya.

1. Mengembangkan Emosinya

bayi tersenyum saat tidur, bayi tidur, bayi senyum
Foto: bayi tersenyum saat tidur, bayi tidur, bayi senyum (satujam.com)

Foto: Orami Photo Stock

Saat terbangun, bayi akan cenderung mendapatkan dengan suara-suara baru dan pemandangan baru di sekitarnya. Semua hal yang si bayi dapatkan sehari-hari ini akan terekam dalam pengembangan emosinya, lalu diproses ketika mereka tidur.

Perasaan bahagia yang Si Kecil rasakan saat mendapat pengalaman dan pemahaman baru, ditunjukkan lewat senyum atau tawa dalam tidur mereka. Jadi bayi tersenyum saat tidur merupakan bagian dari perkembangan emosi bayi.

2. Mengeluarkan Gas

bayi tersenyum saat tidur, bayi tidur, bayi senyum
Foto: bayi tersenyum saat tidur, bayi tidur, bayi senyum (www.bundoo.com)

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa ahli percaya bahwa bayi mulai menunjukkan senyum begitu mereka menginjak usia 3 atau 4 bulan. Tetapi bayi yang tersenyum di minggu-minggu awal kelahirannya, bisa jadi Si Kecil sedang mengeluarkan gas.

Meskipun tidak ada pernyataan yang pasti dari ahli, faktanya bayi akan merasa lebih baik dan lega saat ia berhasil mengeluarkan gasnya. Oleh karena itulah bayi tersenyum saat tidur.

Baca Juga: Normal atau Bahaya, Apa Penyebab Bayi Mendengkur Saat Tidur?

3. Fase Tidur REM

bayi tersenyum saat tidur, bayi tidur, bayi senyum
Foto: bayi tersenyum saat tidur, bayi tidur, bayi senyum (ucl.ac.uk)

Foto: Orami Photo Stock

Dikutip dari Healthline, Rapid Eye Movement (REM) dapat memicu timbulnya berbagai reflek pada bayi dan salah satunya adalah tersenyum. Dalam fase tidur ini, bayi akan mengalami REM dan mimpi yang aktif.

Jika Moms secara kebetulan melihat Si Kecil tesenyum dalam tidurnya, kemungkinan besar ia sedang mengalami REM saat mengingat beberapa kejadian lucu yang ia alami sebelumnya saat ia terbangun.

4. Penyebab Medis Lainnya

bayi tersenyum saat tidur, bayi tidur, bayi senyum
Foto: bayi tersenyum saat tidur, bayi tidur, bayi senyum (earthporm.com/)

Foto: Orami Photo Stock

Selain hal-hal di atas, kondisi bayi tersenyum saat tidur bisa juga disebabkan karena ia mengalami masalah medis.

Dikutip dari Parenting Firstcry, bila Moms merasa Si Kecil seperti kehilangan berat badan atau susah tidur, sering rewel atau tertawa karena alasan yang tidak jelas, segera konsultasikan dengan dokter. Tawa berlebihan pada bayi saat tidur akan berdampak negatif pada kesehatannya sendiri karena bisa mengganggu tidurnya.

Baca Juga: Bayi Tidur Tanpa Digendong? Bisa!

Nah Moms, itu dia beberapa alasan bayi tersenyum saat tidur. Sebenarnya hal ini merupakan kondisi umum, namun bisa berarti lainnya juga jika terjadi secara berlebihan. Sekarang Moms sudah tidak penasaran lagi kan? Selamat membaca!

Untuk memastikan Si Kecil tumbuh dan berkembang sesuai usianya, Moms bisa pantau tinggi dan berat badannya dengan fitur Growth Tracker di Orami App!

Pada fitur Growth Tracker ini, Moms dapat mengetahui apakah berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala Si Kecil tetap berada dalam batas yang normal, atau justru berisiko dan perlu berkonsultasi ke dokter.

Yuk, coba fiturnya dengan meng-klik gambar di bawah ini, ya!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.