30 Oktober 2018

Jadi Salah Satu Korban Pesawat Lion Air yang Jatuh, Sebenarnya Usia Berapa Bayi Boleh Naik Pesawat?

Pahami batasan usia dan risikonya

Membawa bayi yang baru berusia kurang dari 3 bulan naik pesawat mungkin menyebabkan kepanikan tersendiri bagi Moms, tetapi bukan berarti itu selalu tidak aman.

Pikirkan penerbangan ini sebagai tantangan pengasuhan besar pertama bagi Moms.

Jika Moms bisa melalui perjalanan pertama bersama Si Kecil ini dengan selamat dan nyaman, Moms juga bisa menangani apa pun. 

Baca Juga: Nyaman Membawa Bayi Naik Pesawat dengan Cara Ini

Usia Bayi yang Aman Diajak Bepergian Naik Pesawat

Dengan asumsi bahwa Si Kecil lahir melalui persalinan normal dan dalam kondisi sehat, ia mungkin secara teknis mampu terbang dalam waktu beberapa hari setelah lahir, jika memang dalam situasi mendesak.

Karena sebenarnya tidak ada patokan pasti mengenai peraturan usia bayi yang diperbolehkan untuk naik pesawat. 

Menurut MayoClinic.com, usia bayi tidak berpengaruh terhadap toleransi perjalanan udara.

Di mana dokter anak mungkin akan membebaskan si kecil untuk segera terbang, tetapi iidealnya Moms harus menunggu sebentar agar sistem kekebalan tubuh bayi kuat. 

Sementara Dr. William Sears melalui Parenting.com, mengatakan bahwa dokter anak biasanya menyarankan bayi yang baru lahir untuk tidak bepergian dalam waktu satu bulan setelah kelahiran.

Jika bayi baru lahir mengalami komplikasi, diperlukan izin dari dokter anak yang menangani Si Kecil. 

Baca Juga : 5 Kesalahan Saat Mengajak Bayi Naik Pesawat

Potensi Resiko Mengajak Bayi Baru Lahir Naik Pesawat

Umumnya, dokter anak menyarankan para ibu untuk tidak bepergian dengan bayi baru lahir selama bulan pertama kehidupan.

Alasan utamanya untuk tindakan pencegahan dan Moms juga perlu beristirahat pasca melahirkan, sedangkan bayi membutuhkan lingkungan yang stabil untuk menyesuaikan hidup setelah kelahiran. 

Berada di dalam pesawat dengan banyak orang artinya kuman bisa menyebar sangat mudah di sekitar bayi. Sementara bayi yang pilek menjadi cepat terjangkit penyakit parah, terutama beberapa bulan pertama kehidupan.

Demam pada bayi baru lahir juga perlu diperhatikan secara serius dan tidak hanya membutuhkan keterlibatan professional kesehatan, tetapi juga kemungkinan tes dan pengobatan. 

Secara umum, menghindari keramaian dan orang-orang sakit khususnya, adalah demi kepentingan terbaik bagi Si Kecil.

Namun, jika Moms terpaksa terbang bersama Si Kecil yang masih berusia di bawah 3 bulan, ingatlah untuk ekstra memperhatikan kondisinya.

Cobalah untuk melindungi Si Kecil dari kontak langsung dengan penumpang lain yang batuk, flu, atau sakit.

Baca Juga: Berapa Batas Usia Kehamilan untuk Naik Pesawat?

Booking Tempat Duduk untuk Si Kecil

Ketika Moms membawa Si Kecil untuk naik pesawat terbang, belikan ia tempat duduk.

Saat ini sudah banyak maskapai penerbangan yang memungkinkan bayi dan anak-anak duduk di pangkuan orang tua tanpa biaya tambahan, tetapi itu bukan tempat yang aman bagi mereka selama berada di dalam pesawat. Terutama saat turbulensi atau harus melakukan pendaratan darurat.

Menurut Federal Aviation Administration (FAA), orang tua harus mengamankan anak-anak di dalam pengendalian yang tepat. Sebagian besar car seat sudah disesuaikan pula dengan tempat duduk yang ada di dalam kabin pesawat.

Akan tetapi, tanyakan lebih lanjut pada masing-masing maskapai yang akan Moms gunakan mengenai peraturan membawa car seat dalam penerbangan. 

Baca Juga : Naik Pesawat di Trimester Awal, Perhatikan 6 Hal Ini

Nah, kalau Moms sendiri berencana untuk mengajak Si Kecil yang baru lahir untuk bepergian menggunakan pesawat terbang dalam waktu dekat ini?

(RGW) 

Sumber: parenting.com, parents.com, getawaytips.azcentral.com, edition.cnn.com

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.