19 Juli 2021

9 Cara Menanam Bunga Matahari, Ketahui Hal yang Perlu Diperhatikan

Agar bunga matahari bisa merekah dengan indah, ikuti tips berikut ini

Bunga matahari adalah satu dari jenis bunga indah dan menjadi favorit bagi para pecinta kembang. Cara menanam bunga matahari sebenarnya tak mudah, Moms. Karena itu, harus ada perawatan khusus agar bunga berwarna cerah ini tumbuh subur.

Dengan bentuknya yang besar dan berwarna jingga kekuningan, bunga ini tak hanya menarik perhatian manusia, tapi juga burung dan serangga.

Bunga Matahari

Filosofi Bunga Matahari dalam Persahabatan
Foto: Filosofi Bunga Matahari dalam Persahabatan

Foto: Orami Photo Stock

Bunga matahari merupakan jenis tanaman heliotropik, yang berarti pertumbuhan bunganya mengikuti pergerakan matahari.

Sebagian besar bunga matahari sangat tangguh dan mudah tumbuh selama tanah tidak tergenang air. Sebagian besar lagi tahan panas dan cocok tumbuh di wilayah yang kering.

Jika Moms berencana untuk menanam bunga matahari, pahami tips berikut ini agar bunga matahari tumbuh dengan baik, ya!

Baca Juga: Yuk Berkebun! Begini Cara Menanam Cabai Sendiri di Rumah

Cara Menanam Bunga Matahari

Dalam merawat tanaman jenis apapun, hal yang perlu dimiliki yakni media tanam.

Media tanam adalah elemen penting untuk menunjang pertumbuhan akar tanaman.

Ia juga berfungsi dalam menjaga kelembapan serta menyediakan udara cukup.

Umumnya, media tanam yang sering digunakan untuk bercocok tanam adalah tanah. Yuk ikuti langkah-langkah cara menanam bunga matahari di rumah.

1. Pilih Lokasi di Luar Ruangan

Cara Menanam Bunga Matahari dari Warnanya
Foto: Cara Menanam Bunga Matahari dari Warnanya

Foto: Orami Photo Stocks

Kita mulai dari memilih lokasi tempat ia tumbuh sebagai langkah cara menanam bunga matahari, ya Moms.

Bunga ini salah satu jenis tanaman yang membutuhkan sinar matahari.

Maka, tempat terbaik untuk menanamnya adalah di luar ruangan, di tempat tanah yang subur.

Tak jarang sebagian orang mencoba menanamnya di pot. Hal ini sebenarnya tak masalah, ya Moms.

Dilansir dari Gardening Blog, secara umum, jenis bunga matahari jenis kecil bisa ditanam di pot yang berukuran 30-40 sentimeter.

Namun, jika Moms ingin bunga matahari tumbuh subur dan tinggi, yang terbaik adalah menanamnya di tanah.

Berikut beberapa tips yang perlu dilakukan,

  • Bunga matahari tumbuh paling baik di lokasi dengan sinar matahari langsung (6-8 jam per hari). Ini karena mereka membutuhkan panas yang panjang agar bisa berbunga dengan baik.
  • Bunga matahari memiliki akar panjang yang perlu direntangkan, sehingga tanaman ini lebih menyukai tanah yang digali dengan baik, longgar, dan mengalir dengan baik.
  • Gali sedalam 60-90 cm untuk memastikan tanah tidak terlalu padat.
  • Meskipun menanam bunga matahari tidak banyak persyaratan, bunga matahari tumbuh subur di tanah yang agak asam hingga agak basa (pH 6,0-7,5).
  • Bunga matahari adalah pemakan berat, sehingga penting memastikan tanah kaya nutrisi dengan bahan organik atau pupuk kompos.

Jika memungkinkan, letakkan biji di tempat yang terlindung dari angin kencang, mungkin di sepanjang pagar atau di dekat bangunan.

Baca Juga: Begini Cara Menanam Bunga Mawar untuk Mempercantik Pekarangan Rumah

2. Memilih Bibit Bunga Matahari

cara menanam bunga matahari-1.jpg
Foto: cara menanam bunga matahari-1.jpg (almanac.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Langkah selanjutnya dalam cara menanam bunga matahari adalah memilih dengan tepat biji bunganya.

Sekilas memang bibit bunga matahari seperti kuaci, tapi berbeda, lho!

Moms bisa mendapatkan bibit ini di toko tanaman ataupun secara online sudah banyak yang jual.

Beberapa tips untuk memilih biji bunga matahari adalah sebagai berikut:

  • Membeli bibit matahari di toko yang memiliki ulasan baik
  • Bibit yang bisa ditanam berbeda dengan kuaci untuk camilan (biasanya kuaci tanam memiliki ukuran lebih kecil)
  • Bibit dari setiap jenis bunga matahari memiliki bentuk dan warna yang berbeda

Selain itu, Moms juga bisa melakukan uji tanam sebelum benar-benar memilih bibit bunga yang baik.

Hal ini dilakukan dengan cara merendam bibit tersebut di dalam air selama 5-10 menit.

Setelah itu, untuk bibit yang kurang bagus ia akan mengapung, begitu juga sebaliknya.

4. Menentukan Tanah yang Subur

manfaat-bunga-matahari.jpg
Foto: manfaat-bunga-matahari.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Jika Moms memilih cara menanam bunga matahari di tanah, perhatikan poin penting di bawah ini ya.

Hal ini agar tanah yang dipilih menunjang pertumbuhan bunga.

Pastikan lahan penanaman memiliki pembuangan air yang mumpuni, atau bangunlah kotak tanam sederhana.

Kotak tanam ini bisa dibangun dengan panjang 2,5 m dan berbahan dari pepohonan kayu agar lebih awet apabila terkena air.

Moms juga perlu memerika pH tanah yang sesuai untuknya.

Cara menanam bunga matahari cocok dengan tanah yang sedikit asam hingga sedikit basa, dengan pH 6,0-7,5.

Meskipun begitu, tak jarang di luar ukuran itu, bunga matahari masih bisa tumbuh subur dengan baik.

Baca Juga: Tak Hanya Cantik, Inilah 11 Manfaat Bunga Anggrek untuk Kesehatan dan Kecantikan

5. Cara Menanam di Tanah

Cara Menanam Bunga Matahari-2.jpg
Foto: Cara Menanam Bunga Matahari-2.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Cara menanam bunga matahari idealnya dimulai dari bibit yang ditanam langsung ke tanah.

Idealnya, bibit bunga matahari bisa ditanam pada suhu tanah 13-16 derajat Celcius.

Cara menanamnya seperti berikut ini,

  • Gemburkan tanah dengan sekop dan jika drainase tampak kurang baik, tambahkan kompos sebanyak 6-10 cm
  • Gali lubang tanah sedalam 2,5 cm dengan jarak 45 cm antara setiap benih untuk jenis bunga matahari berukuran besar dan 30 cm untuk bunga yang berukuran sedang
  • Tanam beberapa benih pada setiap lubang dan tutup kembali dengan tanah
  • Atur jarak setiap benih agar tak saling mengganggu tanaman lain ketika masanya ia mulai mekar
  • Berikan sedikit pupuk organik setelah bibit berhasil ditanam dan sebarkan pada area tanam agar batang bunga menjadi kuat
  • Basahi tanah dengan air, namun pastikan agar benih tidak basah kuyup atau dibanjiri dengan air

Letakkan pupuk ringan pada saat penanaman, hal ini akan mendorong pertumbuhan akar yang kuat untuk melindungi bunga matahari dari tiupan angin kencang.

6. Cara Menanam di Pot

Cara Menanam Bunga Matahari, Camilan Sehat Saat Program Hamil.jpg
Foto: Cara Menanam Bunga Matahari, Camilan Sehat Saat Program Hamil.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Agak berbeda dengan cara menanam bunga matahari di dalam pot.

Pertama-tama, pilih ukuran pot yang sesuai dengan ketinggian bunga matahari yang ingin ditanam, serta jumlah bunga yang diinginkan pada setiap pot.

Mengutip Gardeners World, jika ingin menanam bibit ke delam pot, pastikan pot berisi pupuk kompos yang subur.

Untuk bunga matahari jenis besar, memerlukan pot yang bisa menampung media tanam sebanyak minimal 20 liter.

Nah, pastikan wadah atau pot dalam keadaan steril dan bersih. Moms juga harus melubangi pot tersebut sebagai drainase.

Langkah dalam cara menanam bunga matahari di dalam pot, seperti berikut ini:

  • Tingkat keasaman tanah dengan pH antara 5,5 dan 7,5, serta mengandung unsur organik lebih dari 3 persen. Angka-angka ini akan tercantum di setiap kemasan bibit
  • Tidak wajib menambahkan pasir atau kerikil di bawah dalam pot. Bahkan, ini bisa menghambat pergerakan air dan membuat air tidak bisa mengalir keluar dari wadah dengan baik
  • Setelah itu, tanam masing-masing bibit sedalam kira-kira 2,5 cm ke media tanam. Jika ingin menanam lebih dari satu biji di dalam wadah, sebarkan biji dengan jarak sekitar 10-13 cm , lalu tambahkan selapis tipis kompos di atas biji yang baru disebarkan
  • Pastikan masing-masing bibit bunga memiliki ruang sebesar 10-13 cm di sekelilingnya
  • Jangan menempatkannya terlalu dekat dengan bagian tepi wadah

Berapa lama bunga matahari tumbuh? Dari saat Moms meletakkan benih di tanah hingga mekar berkisar antara 80 dan 120 hari, tergantung varietasnya.

7. Merawat Tanaman Bunga Matahari

cara menanam bunga matahari-2.jpg
Foto: cara menanam bunga matahari-2.jpg (jpninfo.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Cara menanam bunga matahari berikutnya adalah tips perawatan.

Saat tanaman masih kecil, siram air di sekitar zona akar, sekitar 7-10 cm dari tanaman. Untuk melindungi tanaman, mungkin dapat menempatkan siput atau umpan siput di sekitar batang.

Setelah tanaman terbentuk, pemberian air dilakukan dengan sangat jarang untuk mendorong akar ke dalam. Kecuali jika cuaca sangat basah atau kering, siram seminggu sekali dengan beberapa gayung air.

Hemat dalam memberi pupuk, karena pemupukan berlebih dapat menyebabkan batang patah. Moms dapat menambahkan pupuk encer, namun hindari memasukkan pupuk dekat ke pangkal tanaman.

Baca Juga: 5 Bunga yang Baik Bagi Kesehatan

8. Mengusir Hama

cara menanam bunga matahari.jpg
Foto: cara menanam bunga matahari.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Hama atau serangga tentu salah satu musuh ktia dalam cara merawat tanaman apapun.

Hewan seperti burung dan tupai akan tertarik pada biji bunga matahari. Jika Moms berencana untuk cara menanam bunga matahari menggunakan benih, cegah hama atau serangga dengan perangkap.

Meski begitu, banyak bunga matahari yang bebas serangga. Seekor ngengat atau tawon, terkadang bisa bertelur di bunga-bunga.

Cacingpun kadang menyerbu tanaman dengan bunga kuning ini.

Jamur berbulu halus, karat, dan embun juga dapat memengaruhi tanaman. Jika penyakit jamur ditemukan lebih awal pada tanaman, semprotkan dengan pestisida yang sesuai untuk bung matahari.

9. Memanen Bunga Matahari

cara menanam bunga matahari-3.jpg
Foto: cara menanam bunga matahari-3.jpg (smithsonianmag.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, cara menanam bunga matahari tak hanya berhenti di situ. Bagaimana dengan cara memanennya?

Saat menanamnya di luar atau di tanah, berikan air sesekali saja.

Sesuaikan pemberian air tergantung apakah cuacanya sedang panas atau musim hujan.

Ketika musim hujan, tambahkan lapisan mulsa pada permukaan tanah.

Hal ini dilakukan untuk mencegah pertumbuhan gulma dan menahan kelembapan.

Untuk penanaman bunga matahari dalam ruangan, potong batang utama tepat sebelum kuncup bunganya lebih mekar lagi.

Potong batang lebih awal di pagi hari. Memanen bunga pada siang hari dapat menyebabkan bunga justru menjadi layu.

Tangani bunga matahari dengan lembut. Bunga-bunga harus bertahan setidaknya seminggu di air pada suhu kamar.

Atur bunga matahari dalam wadah tinggi dengan dukungan untuk menegakkan kepala yang berat, dan ganti air setiap hari agar tetap segar.

Baca Juga: 6 Cara Merawat Bunga Mawar Agar Subur dan Berbunga Indah

Itu dia Moms, cara menanam bunga matahari yang bisa dicoba. Selamat berkebun!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.