10 Maret 2020

4 Cara Mengatasi Sakit Kepala pada Anak, Yuk Coba!

Ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk mengobati sakit kepala balita

Sakit kepala anak bisa terjadi karena dipicu oleh penyakit tertentu atau karena faktor lain. Mengetahui penyebab sakit kepala pada anak dapat membantu Moms memilih cara terbaik mengatasi sakit kepala pada anak.

Hasil studi para peneliti di Children's National Medical Center dan George Washington University pada 2009 menemukan, sebanyak 17 persen anak usia 4 tahun ke atas pernah menderita sakit kepala kambuhan atau yang parah.

Dikutip dari situs Parents, jenis sakit kepala yang paling banyak dialami oleh anak balita adalah sakit kepala tegang dan migrain. Bahkan, migrain merupakan salah satu dari lima masalah kesehatan yang paling sering diderita anak, selain asma, alergi, obesitas, dan depresi.

Ann Pakalnis, M.D., direktur Headache Clinic at Nationwide Children's Hospital in Columbus, Ohio, menyarankan Moms agar mencatat detail sakit kepala anak bila Si Kecil termasuk sering mengalami keluhan tersebut.

Tulis tanggal anak merasakan sakit kepala, berapa lama ia merasa kesakitan, seperti apa rasa sakitnya, dan apa yang Moms lakukan untuk mengatasi anak sakit kepala Catatan tersebut dapat membantu dokter mendiagnosis penyebab sakit kepala anak saat Moms membawa Si Kecil untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga: Faktor Penyebab Sakit Kepala pada Balita

Cara Mengatasi Sakit Kepala pada Anak

Untuk membantu mengatasi sakit kepala anak, Moms dapat mencoba langkah-langkah berikut.

1. Pastikan Anak Beristirahat Cukup

child-sleep-alone-620x384.jpg
Foto: child-sleep-alone-620x384.jpg

Foto: Rescue

Menurut Mark W. Green, M.D., direktur Headache and Pain Medicine di Mount Sinai School of Medicine di New York, tidur cukup efektif dalam mengobati sakit kepala balita. Tidur dapat membantu meredakan stres dan membuat tubuh Si Kecil kembali segar.

2. Hindari Pemicu Migrain

child-headache.jpg
Foto: child-headache.jpg

Foto: Expressive Mom

Sakit kepala karena migrain bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti cahaya terang atau berkelap-kelip; kebisingan; kelelahan, serta makanan dan minuman yang mengandung kafein, MSG, atau pengawet.

Saat migrain Si Kecil kambuh, ingatkan bahwa ia perlu menghindari faktor-faktor pemicu itu supaya sakit kepalanya tidak muncul lagi.

Baca Juga: Kenali Gejala Sakit Tenggorokan pada Balita untuk Penanganan yang Tepat

3. Ajari Anak Teknik Relaksasi

The West Australian.jpg
Foto: The West Australian.jpg

Foto: The West Australian

Sakit kepala tegang bisa dipicu oleh stres atau cemas berlebih. Oleh karena itu, ada baiknya Moms mengajari anak teknik relaksasi sederhana untuk mengatasi stres atau kecemasan yang berpotensi memicu sakit kepala.

Misalnya, katakan pada Si Kecil agar menarik napas panjang atau berdoa dalam hati bila tiba-tiba didera perasaan cemas.

4. Beri Obat Pereda Nyeri

head-injury-oct318.jpg
Foto: head-injury-oct318.jpg

Foto: Smart Parenting

Obat pereda nyeri yang aman untuk mengatasi anak sakit kepala adalah ibuprofen. Tetapi, meski efektif meredakan sakit kepala, obat ini tidak boleh diberikan terlalu sering.

Batasi memberikan obat ini kepada anak maksimal tiga kali dalam seminggu. Bila gejala sakit kepala masih terjadi, segera bawa Si Kecil ke dokter.

Baca Juga: 5 Mitos Sakit Pilek pada Balita, Simak di Sini!

Nah, itulah beberapa cara untuk mengatasi sakit kepala Si Kecil yang bisa Moms lakukan. Jika kondisinya sudah parah, sebaiknya segera bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat ya Moms.

(AN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.