Parenting Islami

PARENTING ISLAMI
4 Januari 2021

5 Cara Menghadapi Suami Cuek Menurut Islam, Salah Satunya dengan Pillow Talk!

Ternyata, menghadapi suami cuek menurut Islam pernah dicontohkan rasulullah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sebelum menikah, banyak perempuan yang membayangkan akan mendapatkan suami yang perhatian sehingga pernikahan akan berjalan manis dan romantis. Hal itu sebenarnya merupakan hal yang wajar, mengingat bayangan tentang pernikahan biasanya tentang sesuatu yang indah

Gottman Institute di Seattle mencatat, rahasia sukses hubungan jangka panjangsalah satunya akan terjadi ketika pasangan mengatakan hal-hal yang lebih positif satu sama lain. Hubungan ini cenderung akan bertahan lebih lama.

Sebab, sejatinya komunikasi yang positif akan membangun keluarga yang harmonis. Karena, baik keinginan atau perasaan pasangan sering tersalurkan dan mendapatkan take and give yang seimbang sehingga antara hak dan kewajiban berjalan beriringan.

Hal di atas tentu merupakan sesuatu yang ideal. Namun, jika ternyata mendapatkan suami yang cuek, apa yang harus dilakukan? Kemudian, bagaimana cara menghadapi suami cuek menurut Islam? Cari tahu solusinya di sini!

Baca Juga: Memahami Penyebab Suami yang Cuek Saat Istri Hamil

Pahami Mengapa Suami Cuek

5 Cara Menghadapi Suami yang Cuek Menurut Islam -1

Foto: Orami Photo Stock

Tentu sebagai seorang istri, ada kalanya ingin mendapatkan perhatian penuh dari suami. Hanya sekedar didengarkan curhatannya, atau ditanya kabarnya di rumah pun biasanya akan merasa bahagia. Jika diberikan hadiah maupun kejutan, itu merupakan bonus yang pastinya diinginkan.

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya istrimu mempunyai hak katas dirimu, untamu juga demikian, dan tubuhmu itu juga mempunyai hak atas dirimu…,” (HR Bukhari Muslim).

Sosok laki-laki identik dengan sifat dasarnya sebagimana yang diungkapkan oleh para psikologi dan ahli sifat manusia, yaitu cuek, mengutamakan logika, berfikir praktis, berharga diri tinggi, berpikir tentang masa depan, mengutamakan hasil dan berpikir global.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, sifat-sifat tersebut memang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemimpin. Allah SWT berfirman: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian dari harta mereka,” (QS An Nisa’: 34).

Salah satu sifat yang disoroti adalah cuek. Mungkin sesama laki-laki tidak terlalu bisa melihat kontrasnya sifat ini karena sama-sama cuek. Bagi yang sudah berumah tangga, maka ada beberapa ‘protes’ sering diutarakan istri.

Misalnya tidur mendengkur tengah malam di saat anak bangun menangis, cuek saat istri curhat panjang lebar, padahal perempuan sangat jauh dari sikap cuek alias memiliki sifat yang lebih sensitif dan perhiasannya adalah perhatian.

Baca Juga: Rahasia Pernikahan Sukses: Saling Menghormati

Cara Menghadapi Suami Cuek Menurut Islam

5 Cara Menghadapi Suami yang Cuek Menurut Islam -2

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa cara menghadapi suami cuek menurut Islam, salah satunya diberikan contoh langsung oleh Rasulullah SAW. Apa saja?

1. Pertahankan Komunikasi Positif

Cara menghadapi suami cuek menurut Islam adalah dengan berkomunikasi. Sebab, salah satu manfaat komunikasi adalah mencari solusi bersama. Misalnya, saat istri mengatakan tidak suka suami menyimpan handuk basah di atas kasur, suami akan memperbaiki diri dan tidak mengulanginya.

Allah SWT berfirman: “Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakal kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepadaNya,” (Ali-Imran: 159).

2. Pillow Talk

Cara menghadapi suami cuek menurut Islam selanjutnya adalah dengan pillow talk. Meskipun kebiasaan ini terdengar seperti sesuatu yang happening belakangan, ternyata pillow talk merupakan kebiasan Nabi SAW dengan istrinya.

Rasulullah SAW biasa bercengkrama bersama istrinya sebelum tidur. Saling berbagi perasan bahagia, saling curhat dan mencari solusi bersama.

Salah satunya saat ‘Aisyah RA bercerita dan Nabi SAW mendengarkan dengan seksama dan memberikan beberapa komentar mengenai kehangatan dan salah satu kisah romantis.

Rasulullah SAW berkata: “Aku bagimu seperti Abu Zar’ seperti Ummu Zar’ hanya saja Abu Zar’ mencerai dan aku tidak mencerai,”.

Kemudian Aisyah RA membalas dengan romantis lagi, “Wahai Rasulullah, bahkan engkau lebih baik kepadaku dari pada Abu Zar,”.

3. Meluangkan Waktu Bersama

Cara menghadapi suami cuek menurut Islam selanjutnya adalah meluangkan waktu bersama. Cobalah untuk meluangkan waktu bersama di tengah aktivitas harian.

Misalnya dengan melakukan waktu menyenangkan bersama seperti menonton film berdua sambil menceritakan kembali masa-masa indah dalam pernikahan atau saat bulan madu.

Selain itu, membuka foto dan video kebersamaan sambil menceritakan kisah di baliknya juga menjadi cara menghadapi suami yang cuek menurut Islam yang ampuh. Sebab, saat itu, suami akan bercerita dan menghangatkan kembali hubungan suami istri.

Baca Juga: Menghadapi Suami yang Kecanduan Main Game

4. Menunjukkan Perhatian dan Kasih Sayang pada Suami

Cara menghadapi suami cuek menurut Islam selanjutnya adalah menunjukkan perhatian dan kasih sayang pada suami. Menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada suami dapat dilakukan dengan berbagai cara, meskipun perhatian-perhatian kecil.

Misalnya dengan memberikan nama panggilan yang disukai, mencium tangan saat suami hendak keluar rumah, atau membuat masakan spesial kesukaannya.

Terkadang, perilaku pasangan adalah cerminan perilaku diri. Karena itu, janganlah enggan untuk memulai terlebih dahulu melakukan hal-hal romantis karena hal ini akan membuat pasangan terpancing untuk melakukan hal yang sama.

5. Beri Tahu Suami Mengenai Sikap Cueknya

Cara menghadapi suami cuek menurut Islam selanjutnya adalah beri tahu suai mengenai sikap cueknya. Jika dirasakan suami terlalu cuek, istri sebaiknya membicarakan keberatan akan sikapnya tersebut dengan baik-baik. Bagi suami, mungkin sikap cueknya adalah hal yang normal.

Maka berdiskusi dengan suami mungkin dapat membuatnya paham dan dapat memperbaiki hubungan menjadi lebih komunikatif dan romantis.

Pekerjaan kantor yang menumpuk mungkin menjadi salah satu penyebab suami menjadi jarang berkomunikasi dengan istri. Sebagai istri, memberikan support terhadap usaha suami dalam mencari nafkah adalah sebuah kewajiban.

Karena itu, hendaknya istri juga mencoba untuk mengerti kondisi suami sebagai cara menghadapi suami yang cuek menurut Islam lainnya.

Sebab, laki-laki memang makhluk yang lugas dan apa adanya, maka janganlah menyimpulkan kesan cuek suami sebagai sikap yang menandakan hilangnya perhatian suami.

Komunikasi adalah kunci cara menghadapi suami cuek menurut Islam yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Kemudian, rasa saling mengerti adalah pelengkapnya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait