Home & Living

14 April 2021

6 Cara Merawat Bunga Mawar Agar Subur dan Berbunga Indah

Bunga mawar adalah lambang cinta yang legendaris. Tertarik merawatnya di kebun sendiri?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Intan Aprilia

Bunga mawar mungkin adalah bunga paling populer di dunia dengan aromanya yang khas dan warna-warninya yang cantik. Walaupun berduri tajam, bunga mawar tetap menjadi pilihan nomor satu untuk dijadikan hadiah bagi orang terkasih. Ketahui cara merawat bunga mawar di rumah berikut ini.

Cara Merawat Bunga Mawar

Ditaksir saat ini lebih dari 13.000 jenis bunga mawar tersebar di berbagai belahan dunia. Variasi bunga mawar begitu banyak karena dapat beradaptasi tergantung pada daerah dan musim tempatnya tumbuh.

Selain karena keharuman dan kecantikannya, bunga mawar juga termasuk bunga yang bisa dikonsumsi.

Menurut Journal of the science of food and agriculture, bunga mawar memiliki sifat sitotoksik pada sel kanker tertentu, antiradikal, antimikroba, dan mengandung beberapa antioksidan seperti fenolik, flavonoid, dan lain-lain.

Jadi jangan heran kelopak bunga mawar begitu banyak ditemukan dalam berbagai produk kecantikan dan kesehatan.

Baca Juga: Mudah, Begini 3 Cara Menanam Wortel di Rumah

Agar cara merawat bunga mawar semakin tepat, Moms dan Dads sebaiknya juga mengetahui jenis bunga mawar yang sedang dipelihara.

Berikut ini cara merawat bunga mawar secara umum agar subur dan berbunga indah.

1. Menyiram Bunga Mawar

Siram bunga mawar dua kali sehari

Foto: freepik.com

Setiap tanaman pasti membutuhkan air, yang membedakannya adalah jumlahnya. Untuk cara merawat bunga mawar, Moms dan Dads dapat menyirami setiap pagi dan sore hari dengan intensitas sedang.

Jika turun hujan, penyiraman dapat dilakukan satu kali saja atau disesuaikan dengan intensitas hujan.

Hindari menyiram daun bunga mawar secara langsung. Moms dan Dads juga sebaiknya menyiram bunga mawar dengan semburan air yang halus dengan bantuan selang taman atau gembor agar bisa langsung menargetkan air ke tanah.

Penyiraman bunga mawar juga tidak perlu terlalu banyak air, cukup memastikan bahwa tanah sudah lembap dan tidak kering.

2. Pemupukan

pemupukan bunga mawar

Foto: freepik.com

Seperti tanaman pada umumnya, cara merawat bunga mawar juga jangan lupa diberi pupuk.

Nutrisi utama yang dibutuhkan bunga mawar adalah nitrogen, phosphorus (fosfor), dan kalium alias NPK.

Nitrogen meningkatkan kesehatan dan kesuburan daun. Bunga mawar memerlukan daun yang sehat untuk dapat menghasilkan bunga yang indah. Ciri tanaman yang kekurangan nitrogen adalah daun berwarna kekuningan, sedikit, dan tanaman tidak tumbuh besar.

Phosphorus atau fosfor, menutrisi akar tanaman agar kuat dan mendukung pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.

Kalium dibutuhkan bunga mawar agar dapat pulih dari stres akibat serangan serangga, penyakit, dan cuaca ekstrim.

Dalam zat pengatur tumbuh (ZPT) untuk bunga mawar biasanya mengandung tinggi kalium untuk merangsang pertumbuhan bunga yang lebih banyak.

Selain NPK, bunga mawar juga membutuhkan kalsium, magnesium, sulfur, boron, mangan, tembaga, zat besi, dan seng.

Moms dan Dads dapat memberikan sedikit pupuk kimia NPK, atau pupuk alami seperti kompos dan pupuk kandang untuk memenuhi kebutuhan bunga mawar.

Baca Juga: 12+ Rekomendasi Bunga Valentine Selain Mawar, Unik dan Anti-Mainstream!

3. Penyinaran

Sinar matahari cukup untuk bunga mawar

Foto: freepik.com

Sinar matahari juga krusial untuk pertumbuhan tanaman, termasuk bunga mawar.

Untuk cara merawat bunga mawar agar subur dan berbunga indah sebaiknya juga jangan lupa membawa bunga mawar terkena sinar matahari yang cukup.

Menjemur bunga mawar yang paling efektif adalah di pagi hari, saat sinar matahari belum terlalu terik dan tanaman sedang berfotosintesis.

Moms dan Dads dapat mengatur posisi bunga mawar yang ditanam dalam pot maupun tanah agar terkena sinar matahari pagi secara maksimal.

4. Pengendalian Hama dan Gulma

Kendalikan hama dan gulma dari bunga mawar

Foto: freepik.com

Cara merawat bunga mawar selanjutnya adalah dengan menyingkirkan hama dan gulma yang dapat mengganggu kesehatan tanaman.

Gulma atau tanaman liar dapat tumbuh di sekitar bunga mawar kesayangan. Gulma dapat mengganggu pertumbuhan tanaman karena menyerap nutrisi dan unsur hara, akibatnya bunga mawar tidak menyerap nutrisi dengan maksimal.

Sedangkan hama seperti tungau, kutu daun, siput, dan lain-lain dapat merusak tanaman dengan memakan daun dan menghisap sari tumbuhan, sehingga tanaman lama kelamaan dapat mati.

Untuk menyingkirkan gulma, Moms dan Dads hanya perlu rajin mencabuti gulma yang tumbuh dan nampak, sehingga tidak semakin besar dan mengambil unsur hara tanaman. Pastikan untuk mencabut hingga ke akarnya.

Untuk menyingkirkan hama, Moms dan Dads dapat menggunakan insektisida atau pestisida kimia. Namun, saat ini tersedia juga pilihan pestisida yang alami atau membuatnya sendiri.

Beberapa jenis hama dapat bersarang di gulma, sehingga dengan lebih sering membersihkan gulma, Moms dan Dads juga sekaligus mencegah bunga mawar diserang hama.

Baca Juga: Cara Membuat Teh Mawar dan Manfaatnya untuk Tubuh

5. Pemangkasan

cara merawat bunga mawar - pemangkasan

Foto: freepik.com

Cara merawat bunga mawar juga perlu dipangkas. Selain merapikan bentuknya, pemangkasan juga bertujuan agar jumlah daun tidak terlalu banyak, sehingga nutrisi tanaman dapat lebih fokus untuk berbunga.

Moms dan Dads dapat mulai dengan memotong daun-daun yang dihinggapi hama, sudah rusak, atau daun mati.

Cek kembali apakah ada hama dan jamur yang hinggap di balik permukaan daun, jika ada, dipotong saja.

Setelah mengecek daun, Moms dan Dads juga dapat memotong batang dan ranting yang sudah berwarna coklat.

Batang dan ranting yang hidup akan berwarna hijau, sedangkan batang yang coklat biasanya sudah mati.

Jangan lupa untuk membersihkan sisa-sisa daun dan batang yang sudah dipotong agar tidak mengundang hama.

6. Penyakit pada Bunga Mawar

penyakit pada bunga mawar

Foto: freepik.com

Bunga mawar juga dapat terserang beberapa penyakit yang diakibatkan jamur, bakteri, atau lainnya.

Beberapa contoh penyakit yang menyerang bunga mawar, yaitu:

  • Busuk bunga, menyebabkan bunga yang mekar menjadi kecoklatan, berbintik-bintik hitam, dan membusuk. Disebabkan oleh jamur.
  • Bercak hitam, juga diakibatkan jamur, daun bunga mawar akan timbul bercak hitam dan lama kelamaan menguning.
  • Jamur upas, menyerang batang tanaman, muncul lapisan kerak kemerahan dan lama kelamaan batang membusuk.
  • Bercak daun, penyakit yang disebabkan jamur dan menimbulkan bercak coklat atau hitam di daun-daun tua.
  • Karat daun, ditandai dengan bintik oranye kemerahan seperti karat di sisi bawah daun. Jika infeksi sudah cukup berat, daun akan mudah gugur.
  • Bengkak pangkal batang, diakibatkan oleh infeksi bakteri. Gejalanya pangkal batang dekat tanah akan terlihat bengkak, lalu tanaman menjadi kerdil dan akhirnya mati.
  • Mosaik atau belang-belang, disebabkan oleh virus yang dibawa oleh serangga hama. Daun akan menguning dan belang-belang sehingga merusak tulang daun.

Cara merawat bunga mawar yang terserang penyakit akibat jamur sebagian besar dapat diatasi dengan menyemprotkan fungisida, membuang daun yang terserang penyakit sebelum menyebar, dan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar bunga mawar.

Namun, skenario terburuk adalah ketika bunga mawar terserang virus dan bakteri cukup parah, sehingga Moms dan Dads perlu mencabut dan membakar tanaman tersebut agar tidak menular ke tanaman lainnya.

Baca Juga: 7+ Manfaat Bunga Wijaya Kusuma untuk Kesehatan, Bisa Atasi Batuk!

Inilah cara merawat bunga mawar secara umum, tidak menutup kemungkinan jenis bunga mawar tertentu memiliki perawatan yang lebih khusus dan berbeda.

Mekarnya bunga mawar tidak hanya indah dipandang, tetapi juga membuat hati ikut berbunga. Selamat berkebun!

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23818393/
  • https://www.gardendesign.com/roses/care.html
  • https://bibitbunga.com/cara-merawat-bunga-mawar-agar-cepat-berbunga/
  • https://gdmorganic.com/hama-dan-penyakit-bunga-mawar/

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait