Tren

TREN
26 Maret 2021

Tips dan Cara Merawat Kucing Persia, Beda Lho dengan Kucing Biasa!

Beda jenis, beda juga cara merawatnya Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Siapa pun yang pernah melihat atau merawat kucing Persia, pasti tahu bahwa kucing ini adalah lambang keanggunan. Ras kucing Persia terkenal memiliki bulu yang panjang dan lembut serta kepribadian yang santai yang membuat mereka senang berada di sekitar manusia.

Kucing adalah hewan yang friendly sehingga banyak disukai. Tidak heran jika banyak orang tua yang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan keluarga di rumah, termasuk kucing persia.

Namun, sebelum mengadopsi kucing Persia, calon pemilik harus sadar bahwa cara merawat kucing Persia cukup berbeda daripada kucing lainnya. Merawat kucing Persia membutuhkan lebih banyak energi ekstra mengingat kepribadian dan fisiknya.

Jadi, jika Moms berencana memelihara kucing Persia di rumah, penting untuk mempelajari tips dan cara merawat kucing Persia sebelum Moms dan keluarga membuat komitmen.

Baca Juga: Memberikan Peliharaan Untuk Balita, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

Mengenal Ras Kucing Persia sebelum Merawat Kucing Persia

cara merawat kucing persia

Foto: cats.lovetoknow.com

Menurut Cat Fanciers’ Association, kucing Persia adalah salah satu ras kucing yang paling populer. Mereka sudah ada sejak lama atau sejak 1684 SM.

Dr. Carlo Siracusa, DVM, PhD, MS, adalah asisten profesor perilaku klinis hewan dan direktur layanan perilaku hewan kecil di Department of Clinical Sciences and Advanced Medicine at the University of Pennsylvania School of Veterinary Medicine in Philadelphia, mengatakan bahwa sebelum memelihara kucing Persia, seseorang harus tahu bagaimana kepribadian seekor kucing Persia.

Kucing Persia dikenal sebagai hewan yang manis dan lembut, sehingga cara merawat kucing Persia tidak sama dengan kucing lainnya. Cara merawat kucing Persia ini banyak tidak diketahui oleh para pemiliknya.

“Kucing dengan ras Persia ini sangat lembut dan sangat pendiam. Mereka belum tentu akan aktif, terutama setelah mereka dewasa. Mereka juga cenderung mudah lelah," ujarnya seperti dikutip dari Petmd.com.

Yody Blass, MA, ahli perilaku hewan bersertifikat di Companion Animal Behavior, yang menawarkan solusi perilaku untuk anjing dan kucing di daerah Washington, D.C., telah memiliki beberapa kucing Persia selama bertahun-tahun. Dia setuju dengan Dr. Siracusa dan menambahkan bahwa merawat kucing Persia membutuhkan cara yang khusus berdasarkan ksrakteristiknya.

"Kucing ini bisa aktif kapan pun mereka mau, tetapi mereka tidak pernah bermain meloncat dari dinding. Mereka cocok jika Anda memiliki gaya hidup yang lebih tenang."

Baca Juga: Pelihara Kucing Bikin Susah Hamil? Ini Kata Ahli

Cara Merawat Kucing Persia yang Memiliki Bulu Khas

cara merawat kucing persia

Foto: petcareandwellness.com

Mungkin ciri khas kucing Persia yang paling terlihat adalah bulunya yang panjang dan lembut. Untuk menjaga kesehatan bulunya yang berkilau, pemilik harus merawat kucing Persia secara aktif.

"Kucing Persia membutuhkan perawatan harian. Dan sekali lagi, cara merawat kucing Persia dengan bulu lembut ini yaitu harus rajin menghilangkan simpul dan kotoran lainnya dari bulunya karena mereka tidak bisa melakukannya sendiri," ujar Blass.

Apakah Moms tahu bahwa merawat kucing Persia bukanlah hal yang mudah? Rupanya hal itu juga disampaikan oleh Dr. Siracusa yang mengatakan bahwa dia menghabiskan lebih dari satu jam setiap hari untuk merawat kucing Persia miliknya terutama dalam hal menyisir bulu.

Ada banyak sikat atau sisir yang tersedia untuk kucing. Akan tetapi, pemilik kucing Persia harus mencari sikat yang dapat menembus bulu panjang kucingnya. Misalnya adalah sikat dua sisi yang menawarkan dua opsi jika Moms tidak yakin mana yang paling cocok untuk merawat kucing Persia Moms dari segi bulu.

Blass menambahkan bahwa menjaga bulu kucing Persia tetap halus dan bersinar juga bukan hanya masalah menyisirnya setiap hari. Karena bulu kucing Persia sangat panjang, terkadang kotoran mereka tersangkut saat mereka menggunakan kotak kotoran atau litter box.

"Akibatnya, mereka bisa menjadi sangat rewel tentang kotak kotoran mereka dan mungkin mulai buang air di tempat lain," kata Blass.

Blass mengatakan bahwa beberapa pemilik kucing merawat kucing Persia mereka dengan mencukur perut dan kaki belakang untuk mengurangi beberapa masalah yang mungkin terjadi karena penggunaan kotak kotoran kucing atau litter box. "Memangkas area tersebut dapat membantu kucing merasa lebih nyaman."

Cara merawat kucing Persia dengan bulu panjang seperti itu, disarankan untuk menggunakan perawatan profesional di salon atau groomer hewan. Langkah ini lebih baik dan aman, dibandingkan mencukur bulu kucing Persia Moms sendiri di rumah atau tanpa keahlian.

Tentu saja, merawat kucing Persia dengan perawatan standar juga berlaku untuk kucing ras ini. Namun, pemilik harus siap melakukan beberap hal atau salah satunya memotong kukunya.

Baca Juga: 5 Fakta Kucing Karl Lagerfeld, Popularitasnya Bagaikan Selebriti

Cara Merawat Kucing Persia yang Memiliki Tubuh dan Wajah Tak Biasa

cara merawat kucing persia

Foto: vetstreet.com

Kucing Persia dikenal memiliki tubuh pendek, bulat, dan wajah smooshed yang menggemaskan dengan hidung pendek, mata besar, dan telinga kecil. Itu artinya, cara merawat kucing Persia sudah jelas tidak sama dengan cara merawat kucing lain.

“Untuk peternak, tujuan intinya adalah untuk mendapatkan wajah yang mirip dengan anak kucing atau bayi. Ini menarik bagi banyak orang, tetapi sebenarnya memiliki masalah tersendiri," kata Dr. Siracusa.

Pertama, fitur wajah datar dapat menyebabkan masalah pernapasan. Ini mungkin mengapa kucing Persia tidak terlalu aktif karena mereka tidak bisa bernapas semudah kucing lain dan mereka lebih cepat lelah.

Penonjolan dan penempatan mata kucing Persia yang luas juga dapat menyebabkan beberapa tantangan. Mata kucing Persia tidak terlindungi dengan baik oleh bentuk wajah mereka.

Okeh karena itu, mata kucing Persia dapat terluka atau timbul bisul dengan cukup mudah. Mereka juga rentan terhadap drainase air mata yang tidak tepat.

“Kucing Persia cenderung memiliki apa yang disebut air mata lakrimal, yaitu keluarnya cairan di antara hidung dan matanya karena ada lipatan di wajah mereka di sana. Air mata mengalir di lipatan dan kemudian teroksidasi, yang membuat wajah kucing terlihat kotor," Kata Dr. Siracusa.

Cara merawat kucing Persia yang memiliki masalah pada mata, gunakan tisu mata kucing untuk membantu menjaga kebersihan wajah kucing yang berkaca-kaca. Akan tetapi, jika Moms melihat matanya berair secara berlebihan, terutama jika disertai mata merah dan nyeri maka itu artinta Moms harus segera hubungi dokter hewan.

Wajah datar kucing Persia juga dapat mempersulit saat mereka makan. Untuk itu, Moms harus memperhatikan bahwa ada mangkuk kucing dangkal yang khusus dibuat untuk hewan peliharaan yang kesulitan mengambil makanan dari dalam piring bersisi tinggi.

Baca Juga: 8 Fakta Ilmiah Seputar Kebaikan Memelihara Kucing Bagi Anak

Steril atau Memandulkan Sebagai Bagian Cara Merawat Kucing Persia

cara merawat kucing persia

Foto: animals.howstuffworks.com

Sebagian besar pemilik hewan peliharaan akhir-akhir ini banyak memandulkan atau mensterilkan hewan mereka. Langkah ini dilakukan dalam upaya untuk mengendalikan populasi hewan peliharaan dan ini dianjurkan serta dinilai langkah yang tepat. Namun, dalam kasus ras kucing Persia, pemilik mungkin ingin mempertimbangkan hal ini dengan serius.

Dikutip dari Cat Owner Club, jika kucing Persia jantan tidak dikebiri, mereka akan buang air kecil dengan cara spraying diberbagai tempat untuk menandai wilayah mereka. Ini adalah bau urine yang sangat luar biasa dan tidak menyenangkan bagi pemilik kucing.

Satu-satunya cara untuk menghentikan kucing jantan menandai wilayahnya adalah dengan mensterilkannya. Sayangnya, banyak yang tidak paham pentingnya steril sebagai bagian merawat kucing Persia.

Dalam kasus Persia betina, betina yang tidak sprayinge akan mengalami panas beberapa kali sepanjang tahun. Hal ini biasanya disertai dengan suara mengerikan sepanjang hari, siang dan malam, yang bisa sangat mengganggu.

Tentu saja, jika ada pejantan yang tidak disteril di dalam rumah, maka pertemuan kedua kucing ini dapat menghasilkan anak kucing yang mungkin tidak diinginkan. Mengingat cara merawat kucing Persia yang rumit, tentu membayangkan merawat kucing Persia lebih banyak akan lebih menakutkan bukan?

Memandulkan dan mensterilkan kucing sudah menjadi hal yang biasa sebagai bagian dari proses merawat kucing Persia dan harganya cukup terjangkau. Tentu saja, biayanya akan lebih mahal untuk memandulkan kucing betina daripada biayanya untuk mensterilkan jantan.

Pemilik yang ingin mensteril atau memandulkan kucingnya harus membuat janji dengan dokter hewan pada saat kucing berusia antara tiga dan enam bulan. Pemilik akan diinstruksikan untuk tidak mengizinkan kucing makan atau minum apa pun setelah tengah malam pada malam sebelumnya dan membawa kucing ke dokter pada pagi hari.

Dokter hewan akan melakukan prosedur ini dan pemilik biasanya bisa membawa pulang kucing pada malam hari atau setelah kucing sadar sejak pasca operasi. Sokter hewan akan memberikan petunjuk tentang cara merawat area pemotongan atau bedah kucing.

Jika ada jahitan yang perlu dilepas, pemilik akan kembali ke kantor dokter hewan dalam waktu sekitar sepuluh hari sehingga hal ini dapat dilakukan. Namun, kini banyak steril atau proses memandulkan yang tidak lagi mengharuskan proses lepas jahitan.

Jadi itulah beberapa hal tentang cara merawat kucing Persia. Meskipun cukup sulit, memelihara kucing tentu hal yang menyenangkan.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait