20 Oktober 2019

Dapat Sebabkan Speech Delay, Begini Cara Nycta Gina Batasi Penggunaan Gadget pada Anak

Bagi Nycta Gina, permainan jenis apapun dapat melatih kecerdasan anak

Tantangan terbesar menjadi orang tua di zaman sekarang salah satunya adalah kehadiran gadget yang menjadi bagian dari pola asuh anak.

Pengenalan gadget pada anak sejak usia dini dapat membuat anak dan orang tua menjadi bergantung dalam mendidik. Misalnya, menggunakan gadget agar Si Kecil lebih tenang ketika sedang di tempat umum.

Karenanya, setiap orang tua perlu punya cara sendiri agar membuat anak tidak bergantung pada gadget. Termasuk bagi selebriti Nycta Gina.

Baca Juga: Balita Bermain Gadget, Bagaimana Aturannya?

Tidak Membiasakan Anak Gunakan Gadget

kecanduan gadget (1)
Foto: kecanduan gadget (1)

"Alhamdulillah, anak aku dua-duanya enggak aku biasakan bermain gadget. Misalnya kayak di restoran, biasanya kan orang tua menenangkan anak dengan gadget, tapi aku enggak," jelas Nycta Gina di acara Cussons Indonesia "Cerianya Bermain" pada Selasa (8/19/2019), di The Kasablanka, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, Nycta menjelaskan bahwa ia memilih agar anaknya bermain bebas dengan menggunakan properti di sekitarnya.

"Dari permainan itu, biasanya awasi, apakah ada benda yang berbahaya, selebihnya aku bebasin. Karena menurutku, apapun mainannya bisa melatih kecerdasan anak," terangnya.

Baca Juga: Buat Anak Tumbuh Cerdas dengan 3 Faktor Penting Ini!

Pentingnya Bermain Fisik untuk Hindari Risiko Speech Delay dan Gangguan Konsentrasi

7 cara untuk mendorong kemampuan bicara balita 3
Foto: 7 cara untuk mendorong kemampuan bicara balita 3

Psikolog anak Alfa Restu Mardhika, M.Psi., mengatakan bahwa bermain dapat membantu proses tumbuh kembang anak.

"Dari penelitian AAP, bermain bisa meningkatkan tumbuh kembang anak, serta keterampilan sosial dan tubuh. Termasuk kemampuan menyusun sesuatu yang berhubungan dengan intelegensia," ungkapnya.

Alfa pun melanjutkan, bahwa anak perlu permainan yang membuat mereka bergerak. Karena keterlibatan gadget dapat membuat anak mengalami speech delay dan gangguan konsentrasi.

"Intinya, anak perlu bermain yang bergerak. Banyak anak-anak punya masalah speech delay, gangguan konsentrasi, karena sejak usia bayi sudah menggunakan gadget, menonton YouTube, atau televisi," jelas Alfa.

Baca Juga: Ingin Anak Tumbuh Cerdas? Perhatikan Tahap Perkembangannya Sesuai Umurnya!

Bahkan, sebagai seorang psikolog pun Alfa mengatakannya sekitar 70 persennya kliennya memiliki anak dengan dua masalah tersebut.

"Makanya. anak harus melakukan kegiatan fisik, dan stimulasi sensori. Biarkan anak bereksplorasi. Ketika anak bisa bermain dengan bebas, akan muncul imajinasi, kreativitas, dan anak akan lebih bahagia," tutup Alfa.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.