Fashion & Beauty

19 Mei 2021

Face Cleansing Brush: Cara Pakai hingga Mitos yang Salah Kaprah

Simak beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang face cleansing brush
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Anggia Hapsari
Disunting oleh Adeline Wahyu

Make up dengan kulit wajah yang memikat dan glowing berawal dari cara Moms membersihkan kulit.

Hal ini pun disetujui oleh berbagai sosok nama di dunia kecantikan, termasuk mendiangKakuyasu Uchiide, Make Up Artist sekaligus sosok di balik Shu Uemura.

Menurut laki-laki tersebut, kunci utama make up tampil optimal terletak pada kebersihan kulit. Hal ini selalu dijelaskan ke setiap kliennya termasuk supermodel hingga selebriti yang pernah ditanganinya.

Kepercayaan Uchiide tersebut bahkan membawanya membuat Unmask sebagai cikal bakal facial oil pada tahun 1967.

Ketika Moms membersihkan make up dengan produk jenis apapun, Moms disarankan untuk menggunakan kedua tangan atau kertas tisu yang bersih.

Namun, bagaimana jika Moms memerlukan deep cleansing yang membantu membersihkan kulit wajah lebih dalam? Mari berkenalan dengan face cleansing brush.

Baca juga: 4 Rekomendasi Micellar Water untuk Riasan Waterproof

Apa Sih, Face Cleansing Brush itu?

Kenali Manfaat Double Cleansing untuk Wajah

Foto: Orami Photo Stock

Menurut dr. Dewi Maryani SpKK dari Klinik Glowderma saat ditemui oleh Orami, kulit wajah yang kotor akan menghadirkan berbagai masalah.

Sebut saja mulai dari komedo, jerawat, hingga minyak berlebih. Jika dibiarkan, masalah ini akan memicu terjadianya penuaan dini.

Agar kulit wajah tetap senantiasa bersih, yang perlu dilakukan adalah membersihkan kulit wajah dengan produk pembersih wajah. Sayang, meskipun terdengar mudah, tak jarang wajah yang sudah dicuci atau dibersihkan, tidak sepenuhnya bersih.

Untuk melengkapi perawatan cuci muka, penggunaan alat tambahan seperti face cleansing brush patut Moms pertimbangkan.

Face cleansing brush diklaim bisa membantu membersihkan hingga bagian pori-pori terdalam. Cocok untuk Moms yang memang memiliki pori besar,

Karena termasuk sebagai peralatan deep cleansing, pembersihan yang mendalam ini tentu membantu penyerapan perawatan kulit lainnya seperti serum atau krim malam yang akan diaplikasikan pada kulit wajah.

Meski demikian, dr. Dewi pun menyarankan agar Moms tidak menggunakan alat ini setiap hari.

Penggunaan face cleansing brush terlalu sering dikhawatirkan dapat memicu iritasi kulit. Apalagi jika kulit wajah Moms sedang dalam kondisi sensitif.

Baca juga: 7 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Bikin Kulit Bersih!

Cara Menggunakan Face Cleansing Brush

cleansing brush

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms peduli dengan kesehatan perawatan kulit wajah dan ingin mencoba face cleansing brush, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan face cleansing brush menurutstylecaster.com:

1. Gunakan Bersama dengan Facial Foam

Saat menggunakan face cleansing brush, Moms sebaiknya menggunakannya bersama dengan sabun pencuci wajah atau facial foam yang lembut. Lakukan pada wajah yang basah karena air.

Tak perlu menggunakan produk scrub wajah. Karena peran face cleansing brush dengan scrub wajah kurang lebih sama.

2. Jangan Menggunakan Face Cleansing Brush pada Wajah yang Masih Tertutup Make Up

Jika Moms habis bepergian dan menggunakan make up, sebaiknya angkat seluruh make up dengan susu pembersih, cleansing oil, atau miscellar water terlebih dahulu. Setelah itu, Moms bisa melakukan double cleansing dengan bantuan face cleansing brush dan facial foam.

Akhiri dengan mengaplikasikan toner dan melanjutkannya dengan produk perawatan kulit wajah sesuai kebutuhan.

3. Jadwal Penggunaan Face Cleansing Brush

Seperti yang pernah disinggung sebelumnya, face cleansing brush sebaiknya tidak digunakan terlalu sering. Penggunaan face cleansing brush sebenarnya sama seperti perawatan pengangkatan sel kulit mati. Namun lebih lembut.

Sebaiknya gunakan tiga hari sekali untuk hasil yang lebih baik.

4. Pilih Bulu Sikat yang Benar dan Sesuai

Di pasaran, dijual aneka jenis face cleansing brush. Pilihlah yang benar-benar lembut sehingga kulit wajah tehindar dari iritasi, terutama bagi pemilik kulit sensitif.

Sebenarnya, ada beberapa jenis face cleansing brush dengan tekstur berbeda sehingga perlu penyesuaian dalam pemakaiannya.

Sebut saja face cleansing brush berbahan sintetis. Bulu sikat jenis ini memiliki bentuk seperti sikat. Moms yang memiliki permukaan kulit yang cenderung tebal dan kasar cocok menggunakan sikat jenis ini. Namun, sikat jenis ini tidak disarankan untuk pemilik kulit sensitif.

Pemilik kulit yang cenderung tipis bisa memilih jenis sikat berbahan sintetis lembut dengan ketebalan 0.01 mm. Moms juga busa memilih bulu sikat jenis cashmere yang sangat lembut sehingga cocok digunakan untuk kondisi kulit wajah sensitif.

5. Simpan Face Cleansing Brush yang Benar

Setelah digunakan, cuci bersih bulu sikatnya hingga benar-benar kering. Keringkan dengan cara diangin-anginkan dalam suhu ruangan.

Perhatikan kebersihan dan letak penyimpanannya. Jaga permukaan sikat untuk tetap kering. Jika dibiarkan lembap, maka kuman dan bakteri akan bersarang pada bulu sikat yang dapat berbahaya bagi kulit wajah.

Mitos dan Fakta Seputar Face Cleansing Brush

6 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Kulit iritasi kulit.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Seorang Beauty Blogger, Michelle Villet, pernah menguji penggunaan face cleansing brush pada kulitnya selama sebulan penuh. Walaupun penggunaannya dinilai berlebihan, tapi ia merasakan adanya perubahan pada kondisi kulitnya menjadi lebih baik.

Sayang, meski face cleansing brush sebenarnya disarankan untuk Moms yang ingin melakukan perawatan deep cleansing, masih saja banyak orang yang meragukan kepiawaian alat ini.

Akibatnya, berkembanglah berbagai berita di dunia kecantikan terkait face cleansing brush.Mitos atau Fakta? Simak penjelasannya berikut:

Baca juga: Apa Penyebab Jerawat pada Bayi dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

1. Bisa Memicu Breakout

Mitos. Seperti yang sudah dijelaskan di atas. Sebenarnya, face cleasning brush dapat membantu Moms membersihkan wajah lebih maksimal dibandingkan mencuci muka menggunakan sabun muka dan jemari tangan.

Namun, seringkali cara penggunaannya kurang tepat. Hal ini memicu dampak negatif pada kulit wajah seperti jerawat atau breakout.

Penyebabnya adalah Moms tidak rajin membersihkan kepala sikat, membiarkan sikat dalam keadaan lembap, hingga jarang mengganti kepala sikat. Kebiasaan tersebut membuat bakteri bersarang pada bulu sikat.

Bersihkan sikat secara berkala dengan bantuan air bersih dan sampo bayi. Cuci di bawah air mengalir. Keringkan dalam suhu ruangan. Gantilah bulu sikat setiap tiga bulan sekali.

2. Diperuntukkan Bagi Pemilik Kulit Sensitif

Mitos. Alat pembersih face cleansing brush bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk kulit yang sedang dalam kondisi sensitif sekalipun.

Moms bisa menggunakan bulu sikat yang halus seperti cashmere atau bulu sikat yang lembut.

Selain itu, Moms juga perlu menggunakan sabun muka yang ramah untuk kulit sensitif dan air yang cukup. Gunakan perawatan pembersihan wajah dengan face cleansing brush seminggu dua kali.

3. Bisa Digunakan untuk Kulit Wajah dan Kulit Tubuh

Mitos. Sama seperti scrub, scrub yang digunakan untuk kulit tubuh dan kulit wajah tentu saja berbeda. Hal ini berlaku juga untuk penggunaan face cleansing brush.

Lagipula, kulit area tubuh dan kulit area wajah memiliki tekstur yang tidak sama. Kulit area wajah jauh lebih lembut dibanding area tubuh.

Jangan gunakan face cleansing brush di kulit tubuh. Penggunaan face cleansing brush di area tubuh tidak akanmemberikan hasil maksimal. Malah bisa jadi, bakteri dan kuman yang ada di area tubuh akan berpindah ke kulit wajah.

Face cleansing brush dengan bulu yang lembut hanya diperuntukkan bagi area wajah dan leher saja.

4. Sangat Mahal

Mitos. Meski face cleansing brush dapat membantu membersihkan wajah secara lebih maksimal, masih saja banyak orang merasa ragu dan enggan membeli serta menggunakan cleansing brush.

Alasan utamanya adalah harga alat yang cukup menguras kantong. Tenang Moms, di pasaran kini telah tersedia brand lokal maupun luar negeri yang menghadirkan face cleansing brush dalam berbagai kisaran bujet.

Tak perlu takut jika ingin membeli face cleansing brush dengan bujet yang sedikit lebih mahal. Produk ini bisa digunakan bertahun-tahun, asalkan Moms merawatnya dengan baik. Mulai dari mengganti baterai, mengganti bulu sikat secara berkala, hingga tidak membiarkan produk jatuh.

Baca juga: 7 Jenis Investasi yang Cocok untuk Keluarga Muda

Demikian beberapa hal yang Moms perlu ketahui tentang face cleansing brush. Apakah Moms sudah memilikinya? Jika belum produk ini wajib menjadi investasi kecantikan.

  • https://stylecaster.com/beauty/how-to-use-cleansing-brush/
  • https://www.shuuemura.com.sg/brand-story/
  • https://theskincareedit.com/2015/12/22/cleansing-brush-benefits
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait