Scroll untuk melanjutkan membaca

FASHION & BEAUTY
17 November 2022

Penyebab Jerawat Muncul Terus beserta Cara Mengatasinya, Catat!

Jerawat muncul terus bisa terjadi akibat kebiasaan sehari-hari
Penyebab Jerawat Muncul Terus beserta Cara Mengatasinya, Catat!

Kenapa jerawat muncul terus?

Tidak sedikit orang yang melontarkan pertanyaan tersebut. Apakah Moms salah satunya?

Jerawat merupakan permasalahan yang kerap dialami oleh setiap orang.

Masalah kulit ini memang dapat hilang dengan sendirinya, baik dengan mengubah gaya hidup agar lebih sehat hingga menggunakan skincare tertentu.

Namun, tetap saja, jerawat bisa sangat mengganggu kenyamanan, apalagi jika terjadinya terlalu sering.

Bahkan, sebagian orang harus berjuang keras untuk melawan jerawat karena terus bermunculan meski yang satu baru saja hilang.

Lantas, kenapa jerawat muncul terus? Apa penyebabnya? Adakah hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat membandel?

Yuk, cari tahu jawabannya lewat ulasan di bawah ini, Moms!

Baca Juga:7 Rekomendasi Cleansing Balm dan Manfaatnya, Wajib Dicoba!

Jerawat, Masalah Sejuta Umat

Jerawatan (Orami Photo Stocks)

Foto: Jerawatan (Orami Photo Stocks) (Orami Photo Stock)

Jerawat bisa memicu munculnya gejala yang bervariasi, tergantung tingkat keparahannya.

Pada umumnya, jerawat ditandai saat munculnya komedo, beruntusan, benjolan kecil berwarna merah dan lunak, serta berisi nanah atau nyeri.

Mengutip laman National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases, jerawat adalah kondisi yang terjadi ketika saluran kandung rambut (folikel) di bawah kulit tersumbat.

Minyak yang membantu menjaga kulit agar tidak kering (sebum) dan sel-sel kulit mati menyumbat pori-pori.

Pada akhirnya, menyebabkan timbulnya lesi yang biasa disebut jerawat.

Masalah kulit ini paling sering terjadi di wajah, meski tak menutup kemungkinan untuk muncul di punggung, dada, atau bahu.

Jerawat dapat dikatakan sebagai peradangan pada kulit, di mana kelenjar minyak yang terhubung ke folikel rambut tersumbat oleh minyak atau sel kulit mati.

Sumbatan tersebut memungkinkan bakteri untuk berkembang dan mencetuskan peradangan yang memicu kemerahan, panas, dan nyeri.

Jenis bakteri yang umumnya menyebabkan jerawat, yaitu Propionibacterium acnes (P. acne).

Baca Juga:Mengenal staphylococcus, Bakteri yang Menyebabkan Berbagai Masalah Infeksi dalam Tubuh

Penyebab Jerawat Muncul Terus

jerawat badan.jpg

Foto: jerawat badan.jpg (100percentpure)

Terdapat beberapa alasan yang mendasari kenapa jerawat muncul terus.

Beberapa hal tersebut adalah sebagai berikut:

1. Gaya Hidup Tidak Sehat

Gaya hidup tidak sehat, seperti terlalu sering mengonsumsi makanan berlemak, merokok, dan tidak membersihkan wajah bisa memicu munculnya jerawat.

Semakin sering dilakukan, semakin besar pula risiko munculnya jerawat di kulit.

Apalagi, jika gaya hidup tersebut dikombinasikan dengan kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang kotor.

2. Stres

Stres juga dapat menjadi alasan kenapa jerawat muncul terus.

Sebab, pada saat stres, hormon kortisol mulai mengalir melalui sistem di dalam tubuh.

Hormon ini dapat meningkatkan peradangan, juga mendorong sel-sel sebaceous untuk menambah produksi minyak.

Alhasil, pori-pori lebih rentan tersumbat dan bercampur dengan bakteri.

Hal inilah yang kemudian memicu timbulnya jerawat, baik di wajah maupun bagian tubuh lainnya.

Baca Juga:Sudahkah Moms dan Keluarga Terapkan PHBS, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat?

3. Fluktuasi Hormon

Salah satu hal yang juga dapat mendasari kenapa jerawat muncul terus, yakni fluktuasi hormon.

Kondisi tersebut merangsang kelenjar minyak untuk menghasilkan lebih banyak sebum.

Seperti diketahui, produksi sebum yang berlebihan dapat meningkatkan risiko pori-pori tersumbat.

Alhasil, munculnya jerawat tidak bisa dihindari lagi.

Perlu Moms tahu, bagi laki-laki, jerawat biasanya lebih sering muncul pada saat pubertas. Di mana, produksi hormon testosteron sedang meningkat.

Sementara itu, pada perempuan, jerawat bisa muncul pada masa menstruasi, berhenti mengonsumsi pil KB, kehamilan, serta saat peri-menopause dan menopause.

4. Polusi udara

Jurnal ilmiah berjudul Pollution and acne: is there a link? mengungkapkan, polusi udara juga bisa menjadi alasan kenapa jerawat muncul terus.

Polusi udara bisa berasal dari asap kendaraan, asap rokok, hingga debu yang ada di jalanan.

Risiko munculnya jerawat akibat polusi udara bisa meningkat apabila Moms tidak rutin membersihkan wajah menggunakan skincare yang tepat.

Baca Juga: Kandungan Fragrance pada Skincare, Berbahayakah?

Cara Mencegah Jerawat Muncul Terus

acne

Foto: acne (pexels)

Setelah tahu alasan kenapa jerawat muncul terus, kini saatnya Moms belajar bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut.

Nah, untuk dapat mengatasi dan mencegah jerawat, ada banyak cara yang bisa Moms lakukan.

Namun, hal tersebut mesti disesuaikan lagi dengan tingkat keparahan dan peradangan jerawat yang terjadi.

Secara umum, berikut ini beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk membantu mencegah dan mengatasi jerawat:

1. Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Kebiasaan merokok, begadang, dan makan tinggi lemak adalah sebagian hal yang dapat memicu timbulnya jerawat.

Maka dari itu, Moms mesti menerapkan gaya hidup sehat agar masalah kulit tersebut tidak muncul terus-menerus.

Mulailah untuk berhenti merokok, tidur dengan durasi yang cukup, dan berolahraga secara teratur.

Perhatikan juga pola makan sehari-hari. Batasi atau hindari makanan berlemak tinggi, ya, Moms!

2. Kelola Stres dengan Baik

Mengutip WebMd, dermatologis Ivy Lee, MD dari Pasadena Premier Dermatology di California mengungkapkan, hal yang terpenting untuk meminimalkan timbulnya jerawat adalah mengurangi stres.

Beberapa upaya yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi stres, misalnya melakukan yoga, relaksasi, hingga menghirup aromaterapi.

Melakukan hobi positif yang disenangi atau mendengarkan musik kesukaan juga bisa bantu meredakan stres, lho.

3. Gunakan Produk Skincare yang Sesuai

Gunakan produk skincare yang sesuai dengan jenis kulit Moms.

Selain itu, Moms juga dapat mempertimbangkan skincare dengan kandungan Tea Tree oil, yang dapat mengurangi peradangan pada jerawat.

Begitu pula dengan skincare mengandung Asam alfa hidroksi (AHA), yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati .

Kandungan AHA juga dapat menyamarkan bekas jerawat di kulit wajah, lho, Moms.

Selain itu, skincare mengandung benzoil peroksida juga diyakini dapat membantu mengatasi jerawat, karena mampu membunuh bakteri.

3. Konsultasi ke Dokter Spesialis Kulit

Langkah paling baik untuk mengatasi masalah jerawat yang tidak kunjung hilang adalah dengan berobat ke dokter spesialis kulit.

Faktanya, dokter spesialis kulit lebih tahu perawatan yang terbaik untuk membantu mengatasi jerawat Moms.

Mungkin, Moms juga akan mendapatkan beberapa terapi guna mengurangi risiko jerawat di waktu mendatang.

Moms juga sebaiknya segera berobat ke dokter spesialis kulit apabila mengalami kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Jika sudah mencoba produk skincare untuk jerawat, seperti benzoil peroksida, adapalene, salicylic acid dan sebagainya, namun jerawat masih terus bermunculan.
  • Jika Moms merasa sudah tidak nyaman dengan kondisi jerawat, bahkan hingga tertekan dan merasa kurang percaya diri.
  • Apabila kondisi jerawat menyebabkan munculnya acne scars dan hyperpigmentation yang mengganggu penampilan.

Baca Juga:23+ Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dan Rekomendasi Produknya, Catat!

Nah, kini Moms sudah tahu alasan kenapa jerawat muncul terus beserta cara mengatasinya, bukan?

Jika jerawat tidak membaik atau masih bermunculan setelah melakukan berbagai upaya, jangan ragu untuk segera berobat ke dokter, ya, Moms.

Meski kecil, jerawat bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri, lho!

  • https://www.niams.nih.gov/health-topics/acne
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5446966/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27000386/
  • https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/features/acne-lifestyle-changes
  • https://curology.com/blog/why-am-i-still-breaking-out/
  • Muliyawan, D, Suriana, N 2013, A-Z Tentang Kosmetik, PT Elex Media Komputindo, Jakarta.