30 Agustus 2019

Global Development Delay pada Anak, Apa Ciri-cirinya?

Tanda klinis ini tidak akan mempengaruhi pertumbuhan fisik anak.

Setiap anak memiliki tahap pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda.

Pencapaian yang didapatkan pun tidak bisa disamakan. Makanya ibu pun jangan saling membandingkan tahap anak yang satu dengan yang lainnya.

Moms jangan panik dulu, yang penting untuk Moms perhatikan adalah bahwa tahap tumbuh kembang anak sesuai dengan Kartu Menuju Sehat (KMS) yang biasanya diberi oleh Rumah Sakit tempat kita melahirkan, saat proses persalinan kita. Di dalamnya memuat grafik tumbuh kembang anak. Jika sudah sesuai, Moms tidak perlu khawatir lagi.

Baca Juga: Kenali Tanda Keterlambatan Perkembangan Fisik Bayi 0-12 Bulan

Jika tidak sesuai, baru Moms boleh merasa panik. Orang tua harus bisa sadar jika anak mulai menunjukan keterlambatan perkembangan global, atau yang disebut dengan global development delay (GDD). Apa itu GDD? Simak di bawah ini ya Moms!

Apa Itu Global Development Delay?

global development delay, keterlambatan perkambangan umum
Foto: global development delay, keterlambatan perkambangan umum

Global development delay (GDD) atau dalam bahasa Indonesia disebut keterlambatan perkembangan umum adalah keterlambatan perkembangan bermakna pada dua atau lebih ranah perkembangan.

“Bermakna, artinya ketika seorang anak diperiksa dengan tes perkembangan tertentu, ia menunjukkan kemampuan yang belum sesuai dengan sebayanya, berdasarkan standar tes perkembangan yang digunakan untuk menilai,” jelas dr. Catharine Mayung Sambo, dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang anak dan pediatri sosial RS Pondok Indah – Pondok Indah dan RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Menurutnya, secara umum, perkembangan dapat dinilai di ranah gerak kasar (tengkurap bolak-balik, duduk, berdiri, berjalan, lari, berdiri satu kaki, dan lain-lain), gerak halus (gerak yang menggunakan otot-otot kecil dan banyak koordinasi.

Baca Juga: Benarkah Gadget Menyebabkan Keterlambatan Bicara pada Anak?

Koordinasi ini misalnya gerak bola mata, koordinasi tangan dan mata, menjimpit, memasukkan kubus ke cangkir, menulis, menggambar, dan lain-lain), bahasa dan bicara, sosial kemandirian, maupun kemampuan mengerjakan aktivitas hidup sehari-hari. Banyak banget kan Moms?

Mendeteksi Global Development Delay pada Anak

global development delay, keterlambatan perkambangan umum
Foto: global development delay, keterlambatan perkambangan umum

Penyebab keterlambatan perkembangan umum pada anak bisa disebabkan karena bermacam-macam hal.

Namun umumnya dapat dikelompokkan di antaranya menjadi kelainan bawaan, asfiksia, kelainan pembentukan, dan perkembangan otak, stres psikososial yang berat atau terus-menerus, kekurangan zat atau hormon tertentu, beberapa penyakit berat tertentu, dan pajanan terhadap bahan beracun.

Tapi jangan khawatir Moms, tanda klinis ini bisa kita deteksi. Cara mudah mendeteksi keterlambatan perkembangan umum pada anak adalah dengan melakukan skrining perkembangan secara berkala.

“Kita bisa menanyakan kepada petugas kesehatan, idealnya dilakukan saat anak sedang sehat, misalnya pada kunjungan untuk imunisasi,” kata dr. Catharine Mayung Sambo.

Dan ada baiknya skrining tumbuh kembang ini dijalani secara berkala sebelum anak menunjukkan tanda bahaya perkembangan anak.

Baca Juga: 3 Perkembangan Anak yang Butuh Perhatian Serius

Bagaimana Menangani Global Development Delay?

global development delay, keterlambatan perkambangan umum
Foto: global development delay, keterlambatan perkambangan umum

Penanganan keterlambatan perkembangan umum pada anak tergantung kondisi atau penyebabnya.

Biasanya penanganannya akan tergantung pada ranah perkembangan mana yang mengalami keterlambatan, serta pada usia berapa keterlambatan ini terdeteksi.

Menurut dr. Catharine Mayung Sambo, Moms jangan khawatir terhadap pertumbuhan fisik anak. Pada anak yang mengalami keterlambatan perkembangan umum, proses pertumbuhan masih terus berlangsung.

Bila Si Kecil mengalami global development delay, pasti Moms seringkali membutuhkan dukungan dan tukar cerita dengan para ibu lainnya. Oleh sebab itu, Moms bisa bergabung di WhatsApp Group Orami Moms Community, lho.

Di WhatsApp Group Orami Moms Community, Moms bisa berkonsultasi dengan para ahli, seperti psikolog, dokter anak, dokter kandungan, dan lain sebagainya.

orami wag
Foto: orami wag

Moms juga akan bertemu dan bisa berbagi pengalaman dengan sesama ibu dengan anak berkebutuhan khusus lainnya, lho. Moms pun tidak akan merasa sendirian dalam menghadapi berbagai masalah seputar anak.

Moms bisa langsung add WhatsApp di nomor 0811-8852-250 atau klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Yuk gabung WhatsApp Group Orami Moms Community untuk mendapatkan berbagai keuntungan!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.