24 May 2024

6 Hadis dan Ayat Alquran tentang Ikhlas, Amalkan yuk!

Salah satu ayat Alquran tentang ikhlas terdapat pada surat Al-A’raf
6 Hadis dan Ayat Alquran tentang Ikhlas, Amalkan yuk!

Foto: Orami Photo Stocks

Selain memiliki surat khusus, terdapat pula ayat alquran tentang ikhlas lain yang tersebar dalam beberapa surat.

Ayat-ayat tersebut menegaskan bahwa keikhlasan harus menjadi inti dari setiap amalan seorang Muslim.

Memperkuat pemahaman bahwa keikhlasan bukan hanya sebuah aspek tambahan, melainkan suatu keharusan yang mendasar dalam iman dan praktik keagamaan setiap umat Islam.

Keberulangan tema ini dalam Alquran menunjukkan betapa krusialnya ikhlas dalam mendekatkan diri kepada Allah dan memurnikan ibadah dari segala bentuk niat yang tidak tulus.

Menurut studi Eduprof Islamic Educational Journal, terdapat lima aspek penting dalam ikhlas, yaitu:

  • Ikhlas dalam arti pemurnian agama.
  • Ikhlas dalam arti pemurnian agama dari hawa nafsu dan perilaku menyimpang.
  • Ikhlas dalam arti pemurnian amal dari bermacam-macam penyakit dan noda yang tersembunyi.
  • Ikhlas dalam arti pemurnian ucapan dari kata-kata yang tidak berguna, kata-kata buruk, dan kata-kata bualan.
  • Ikhlas dalam arti pemurnian budi pekerti dengan mengikuti apa yang dikehendaki oleh Tuhan.

Mau tahu apa saja ayat alquran tentang ikhlas di bawah ini, Moms. Cek, yuk!

Baca Juga: 9 Hadis dan Ayat Alquran tentang Rezeki yang Dapat Dibaca Setiap Hari, Masya Allah!

Ayat Alquran tentang Ikhlas

Ayat Alquran Tentang Ikhlas (Orami Photo Stock)
Foto: Ayat Alquran Tentang Ikhlas (Orami Photo Stock)

Secara bahasa, ikhlas artinya membersihkan, bersih, jernih, suci, baik berupa materi ataupun immateri.

Secara istilah, ikhlas adalah membersihkan hati supaya menuju kepada Allah SWT saja saat beribadah, dan tidak ada yang lain selain-Nya.

Jadi, ikhlas adalah sikap yang menjadikan niat hanya untuk Allah SWT dalam melakukan amalan dan ibadah. Bukan riya atau sombong karena mengharap pujian manusia.

Ini juga mendapat penjelasan dari ayat Alquran tentang ikhlas, yakni:

1. Ayat Alquran tentang Ikhlas dalam Surat Al-A’raf

قُلْ أَمَرَ رَبِّي بِالْقِسْطِ وَأَقِيمُوا وُجُوهَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ

"Qul amara rabbī bil-qisṭ, wa aqīmụ wujụhakum 'inda kulli masjidiw wad'ụhu mukhliṣīna lahud-dīn, kamā bada`akum ta'ụdụn."

Artinya:

“Katakanlah, ‘Tuhanku menyuruhku untuk berlaku adil. Dan hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap shalat, dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya. Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula.” (QS Al-A’raf: 29)

2. Ayat Alquran tentang Ikhlas dalam Surat Ghafir

فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

"Fad'ullāha mukhliṣīna lahud-dīna walau karihal-kāfirụn."

Artinya: “Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya.” (QS Ghafir: 14)

هُوَ الْحَيُّ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

"Huwal-ḥayyu lā ilāha illā huwa fad'ụhu mukhliṣīna lahud-dīn, al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn."

Artinya:

“Dialah yang Maha Hidup, tidak ada tuhan selain Dia. Maka sembahlah Dia dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.” (QS. Ghafir: 65)

Baca Juga: Bacaan Doa dan Zikir setelah Salat Tahajud, Yuk Simak!

3. Ayat Alquran tentang Ikhlas dalam Surat Al-Insan

وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَى حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا * إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا * إِنَّا نَخَافُ مِنْ رَبِّنَا يَوْمًا عَبُوسًا قَمْطَرِيرًا * فَوَقَاهُمُ اللَّهُ شَرَّ ذَلِكَ الْيَوْمِ وَلَقَّاهُمْ نَضْرَةً وَسُرُورًا * وَجَزَاهُمْ بِمَا صَبَرُوا جَنَّةً وَحَرِيرًا

"Wa yuṭ'imụnaṭ-ṭa'āma 'alā ḥubbihī miskīnaw wa yatīmaw wa asīrā * Innamā nuṭ'imukum liwaj-hillāhi lā nurīdu mingkum jazā`aw wa lā syukụrā * Innā nakhāfu mir rabbinā yauman 'abụsang qamṭarīrā * fa waqāhumullāhu syarra żālikal-yaumi wa laqqāhum naḍrataw wa surụrā * wa jazāhum bimā ṣabarụ jannataw wa ḥarīrā."

Artinya: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan, (8) (seraya berkata),

Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah karena mengharapkan ridha Allah, kami tidak mengharapkan balasan dan terima kasih dari kamu.

(9) Sungguh, kami takut akan (azab) Tuhan pada hari ketika orang-orang berwajah masam lagi penuh kesulitan.

(10) Maka Allah melindungi mereka dari kesusahan pada hari itu dan memberikan keceriaan dan kegembiraan kepada mereka.

(11) Dan Dia memberi balasan berupa surga dan pakaian sutera kepada mereka karena kesabarannya.” (QS. Al-Insan: 8-12)

Baca Juga: Surat Al Baqarah Ayat 1-5 Beserta Arti dan Keutamaannya

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb