Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING ISLAMI
25 Oktober 2022

Bacaan Doa dan Zikir Setelah Salat Tahajud yang Dapat Dilafazkan, Yuk Amalkan!

Mengerjakan amalan setelah salat tahajud harus dilakukan dengan khusyuk
Bacaan Doa dan Zikir Setelah Salat Tahajud yang Dapat Dilafazkan, Yuk Amalkan!

Terdapat amalan setelah salat tahajud yang bisa dilakukan, termasuk zikir setelah salat tahajud.

Amalan-amalan tersebut dapat dilakukan bagi siapa saja yang memiliki keinginan khusus saat mengerjakannya.

Keutamaan yang bisa didapatkan dari mengerjakan salat tahajud pun sangat banyak.

Misalnya dalam sebuah penelitian di Diglib UIN Sunan Ampel Surabaya mengungkapkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembiasaan salat tahajud dengan kecerdasan spiritual santri.

Ini menunjukkan bahwa selain menjadi waktu yang tepat untuk memanjatkan doa, salat tahajud juga dapat memengaruhi kecerdasan seseorang sebagai hikmah dari pengerjaannya.

Berikut ini informasi yang telah dirangkum mengenai keutamaan, doa, dan zikir setelah salat tahajud yang baik untuk diamalkan.

Baca Juga: Sholat Tasbih: Tata Cara, Bacaan, dan Manfaatnya Jika Diamalkan

Keutamaan Salat Tahajud

Pria Berzikir

Foto: Pria Berzikir (Freepik.com/freepik)

Sebelum mengetahui bacaan doa dan zikir setelah salat tahajud, pertama-tama kita kenali keutamaan salat tahajud.

Salat tahajud adalah salat sunah yang lebih utama setelah salat fardhu. Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan salat sunah ini hingga akhir hayatnya.

Maka, bentuk mencintai umat Islam adalah menjalankan sunahnya, salah satunya dengan selalu meghidupkan malam dengan salat.

Selain menjadi salat sunah yang paling utama, salat tahajud juga termasuk dalam waktu mustajab dalam berdoa pada seperempat malam.

Salat tahajud merupakan ibadah sunah yang memiliki keutamaan sangat besar. Melaksanakan salat tahajud juga sangat dianjurkan di bulan suci Ramadan.

Salat tahajud bisa dikerjakan kapan pun dari setelah salat Isya sampai masuknya waktu subuh. Namun, waktu yang paling dianjurkan adalah sepertiga malam terakhir.

Sepertiga malam terakhir berarti lepas tengah malam hingga masuknya waktu Subuh.

1. Diangkat ke Tempat Terpuji

Rasulullah SAW bersabda, salat tahajud bisa mengangkat manusia ke dalam tempat yang terpuji.

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

"Wa minal-laili fa taḥajjad bihī nāfilatal laka 'asā ay yab'aṡaka rabbuka maqāmam maḥmụdā."

Artinya: “Dan pada sebagian malam hari, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji,” (QS Al Isra’: 79).

2. Sebagai Pembuka Pintu Surga

Ilustrasi Berdoa

Foto: Ilustrasi Berdoa (Orami Photo Stock)

Terdapat banyak jalan yang bisa dilalui dalam menggapai surga Allah SWT. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan salat tahajud.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sebarkanlah salam, berilah makan (orang-orang yang membutuhkan), sambungkanlah silaturrahim, dan salatlah pada malam hari ketika orang lain sedang tidur; niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat,” (HR. Tirmidzi).

Baca Juga: Bacaan Doa Khatam Quran dan Keutamaannya, Yuk Amalkan!

3. Menghapus Dosa yang Telah Lalu

Setiap hari, ada banyak hal yang membuat kita sebagai umat Muslim melakukan dosa, baik itu dosa kecil ataupun dosa besar.

Dalam menggugurkan dosa-dosa tersebut, terdapat berbagai amalan saleh yang bisa dilakukan, salah satunya adalah salat tahajud.

“Lakukanlah salat malam oleh kalian, karena hal itu merupakan kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian.

Ia pun dapat mendekatkan kalian kepada Rabb kalian, menghapus segala kesalahan dan mencegah dari perbuatan dosa,” (HR. Tirmidzi).

Selain itu, melakukan zikir setelah salat tahajud juga dapat memperbesar kesempatan kita dihapuskan dosanya oleh Allah SWT.

Zikir setelah salat tahajud ini tidak bisa juga dilakukan di waktu-waktu lain untuk mendapatkan pahala dan diampunkan dosanya.

Ini bisa dilakukan pada pagi dan petang hari.

4. Mengatasi Kegundahan

Wanita Berdoa

Foto: Wanita Berdoa (Freepik.com/odua)

Segala sesuatu yang berada dalam isi hati setiap manusia diketahui oleh Allah SWT, sehingga tidak ada yang bisa kita sembunyikan dari-Nya.

Untuk itulah, sebagai umat Muslim, kita bergantung pada Allah, karena hanya pada Dia lah yang dapat mengganti segala keresahan dan kegundahan hati yang dialami setiap manusia.

Menghadap Allah SWT melalui salat tahajud insyaallah bisa menjadi ibadah yang dapat menentramkan hati.

Bahkan, dengan melakukan zikir setelah salat tahajud juga bisa menenangkan hati.

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,

“Cobalah renungkan bagaimana Allah membalas salat malam yang mereka lakukan secara sembunyi dengan balasan yang Ia sembunyikan bagi mereka, yakni yang tidak diketahui oleh semua jiwa.

Juga bagaimana Allah membalas rasa gelisah, takut dan gundah gulana mereka di atas tempat tidur saat bangun untuk melakukan salat malam dengan kesenangan jiwa di dalam Surga,” (Ibnul Qayyim dalam Haadil Arwaah ilaa Bilaadil Afraah: 278).

Baca Juga: Tata Cara Sholat Jumat Hingga Doa yang Dianjurkan, Yuk Simak!

Doa dan Zikir Setelah Salat Tahajud

Ilustrasi Pria Zikir Setelah Salat Tahajud

Foto: Ilustrasi Pria Zikir Setelah Salat Tahajud (Freepik.com/rawpixel-com)

Ada beberapa amalan, doa, dan zikir setelah salat tahajud yang bisa dilakukan, di antaranya:

1. Doa Setelah Salat Tahajud

Karena termasuk dalam waktu mustajab berdoa, ada banyak doa yang bisa dipanjatkan dan menjadi amalan setelah tahajud yang bisa dilakukan.

Meski tidak memiliki doa khusus, ada beberapa doa sebagai amalan setelah salat tahajud yang dianjurkan untuk dibaca setelah tahajud, misalnya yang berasal dari kitab Al Adzkar berikut ini:

اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ

اَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

"Allaahumma lakal hamdu anta qayyumus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna.

wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal antal haqqu.

Wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqu, wa qaulukal haqqun, wal jannatu haqquw wannaaru haqquw wan-nabiyyuuna haqquw wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqquw wassaa’atu haqq

Allaahumma laka aslamtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ilaika anabtu.

Wa bika khaashamtu wa ilaika haakamtu faghfirlii maa qoddamtu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqoddimu wa antal mu’akhkhiru laa ilaaha anta.

wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah."

Artinya: “Ya Allah bagi-Mu-lah segala puji, Engkaulah yang mengurus langit dan bumi serta semua makhluk yang ada pada keduanya.

Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Raja langit dan bumi beserta semua makhluk yang ada pada keduanya.

Dan bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi beserta semua makluk yang ada pada keduanya.

Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Maha benar, janji-Mu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, ucapan-Mu adalah benar, surga adalah benar, neraka adalah benar, para nabi adalah benar dan Nabi Muhammad Saw adalah benar serta hari kiamat adalah benar.

Ya Allah hanya kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, hanya kepada-Mu aku kembali (bertaubat), kepada-Mu aku mengadu.

Dan kepada-Mu aku meminta keputusan, maka ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu dan yang kemudian serta apa yang kusembunyikan dan yang kulakukan dengan terang-terangan dan apa yang lebih Engkau ketahui dariku,

Engkau yang mendahulukan dan yang mengakhirkan, tiada Tuhan selain Engkau, dan tiada daya (untuk menghindar dari kemaksiatan) dan tiada kekuatan (untuk melakukan ibadah) kecuali dengan pertolongan Allah.”

Baca Juga: Tata Cara Sholat Hajat dan Keutamaannya yang Luar Biasa, Masya Allah!

Selain itu, ada juga doa setelah tahajud lainnya yang bisa dibaca:

سُبْحَانَ الـمَلِكِ القُدُّوْسِ

"Subhanaanakal Malikil Quduus."

Artinya: “Mahasuci Dzat yang Merajai lagi Mahasuci.”

Bacaan ini dapat dibaca sebanyak tiga kali. Kemudian dapat dilanjutkan dengan membaca:

رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

"Rabbil Malaaikati War’Ruh."

Artinya: “Tuhan para malaikat dan ar-Ruh.”

Lalu dilanjut dengan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ ، وَبِـمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَـتِكَ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ ، لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ ، كَمَا أَثْــــنَــــيْتَ عَلَى نَــــفْسِكَ

"Allahumma innii a-‘uudzu bi ridhaa-ka min sakhatik, wa bi mu’aafatika min ‘uquubatik, wa a-‘uudzu bika min-ka, laa uh-shii tsa-naa-an ‘alaika anta, kamaa ats-naita ‘alaa nafsik."

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari kemurkaan-Mu, aku berlindung dengan maaf-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu.

Aku tidak bisa menyebut semua pujian untuk-Mu, sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.”

Setelah membaca doa tersebut, dapat dilanjutkan dengan doa yang diinginkan terkait dunia maupun akhirat.

2. Membaca Zikir Setelah Salat Tahajud

Bacaan zikir setelah salat tahajud yag bisa dipanjatkan yakni:

  • Baca Istigfar
  • Baca tasbih (Subhanallah)
  • Baca Alhamdulillah
  • Baca Allahu Akbar
  • Baca Laa illaaha illallah
  • Baca selawat nabi
  • Baca Surat Al Ikhlas
  • Baca Surat Al Falaq
  • Baca Surat An Nas
  • Baca Al Fatihah

Zikir setelah salat tahajud tersebut juga bisa dilakukan bahkan ketika selepas melakukan salat fardu.

Baca Juga: Perbedaan Subhanallah dan Masyaallah, Jangan Tertukar Lagi ya!

3. Membaca Sayyidul Istigfar

Berdoa

Foto: Berdoa (Freepik.com/faizaminudin)

Setelah membaca doa dan zikir setelah salat tahajud, maka dilanjutkan dengan membaca sayyidul istigfar.

Dalam Alquran Allah SWT berfirman:

وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ

"Wa bil-as-ḥāri hum yastagfirụn."

Artinya: “Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah),” (QS Az-Zariyat: 18).

Selepas membaca zikir setelah salat tahajud, diriwayatkan dari Imam Bukhari, Rasulullah SAW selalu membaca sayyidul istighfar berikut ini sebagai amalan penting setelah salat Tahajud.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

"Allahumma Anta Rabbi, la ilaha illa Anta khalaqtani, wa ana 'abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatha'tu, audzubka min syarrima shana'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudzunuba illa Anta,"

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau.

Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku.

Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu."

Jika melakukan amalan, dengan membaca doa dan zikir setelah salat tahajud ini dilakukan secara benar, maka umat Muslim akan mendapatkan keberkahan dan manfaat dari salat malam tersebut.

Yuk, rutinkan melakukan salat tahajud, diikuti doa dan zikir setelah salat tahajud!

  • http://digilib.uinsby.ac.id/27220/1/Muhammad%20Sirojuddin%20Kiram_D01214009.pdf
  • https://penaungu.com/dzikir-dan-doa-sesudah-sholat-tahajud-pdf/
  • https://worldquran.com/
  • https://islam.nu.or.id/doa/ini-doa-shalat-tahajud-rasulullah-saw-RbGfq
  • https://zakat.or.id/doa-setelah-sholat-tahajud/
  • https://zakat.or.id/keutamaan-shalat-tahajud/#1_Pembuka_pintu_surga