Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING ISLAMI
02 Desember 2022

Cara Agar Doa Terkabul dalam Islam, Salah Satunya dengan Memuji Allah SWT, Catat Moms!

Ini cara agar doa Moms segera dikabulkan atau diijabah oleh Allah SWT
Cara Agar Doa Terkabul dalam Islam, Salah Satunya dengan Memuji Allah SWT, Catat Moms!

Berdoa merupakan bentuk tanda syukur kepada Allah SWT serta sebagai cara memanjatkan pengampunan dan harapan. Nah, Moms mungkin ingin tahu cara agar doa terkabul.

Meski sebenarnya belum tentu semua doa yang dipanjatkan dapat terwujud, mengetahui cara agar doa terkabul, akan menjadi motivasi tersendiri.

Pada hakikatnya, doa-doa dengan niat yang baik tentu akan diijabah atau dikabulkan oleh Allah SWT meskipun tidak tahu kapan pastinya.

Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

(Wa qāla rabbukumud'ụnī astajib lakum, innallażīna yastakbirụna 'an 'ibādatī sayadkhulụna jahannama dākhirīn)

Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS Ghafir: 60)

Selain dengan berdoa, umat Muslim juga hendaknya berusaha sendiri dalam mewujudkan apa yang dicita-citakannya.

Karena, Allah SWT melihat bukan hanya hasil akhir, tapi juga proses atau ikhtiar yang dilakukan agar keinginannya terkabul sehingga dapat menjadi kenyataan karena usaha atau ikhtiarnya.

Baca Juga: Cara dan Doa Meminta Rezeki dalam Islam, Yuk Panjatkan Moms!

Cara Agar Doa Terkabul dalam Islam

Lalu, bagaimana ya cara agar doa terkabul?

Apabila Moms penasaran dan ingin mempraktikkannya, berikut cara agar doa terkabul dalam Islam yang bisa dilakukan

1. Bersuci Terlebih Dahulu

Bersuci dengan berwudhu

Foto: Bersuci dengan berwudhu (Shutterstock,com)

Cara agar doa terkabul yang bisa Moms lakukan adalah memperhatikan tata cara berdoa yang baik.

Salah satunya dengan bersuci terlebih dahulu sebelum memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Meskipun berdoa dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, tetapi hendaknya umat Islam mengambil air wudu agar terhindar dari segala kotoran atau najis.

Ketika sudah dalam keadaan bersih dan suci, berdoa pun dapat dilakukan lebih nyaman di hadapan Allah SWT.

2. Dimulai dengan Memuji Allah SWT

Cara agar doa terkabul yang berikutnya, yakni mulai berdoa dengan memuji Allah SWT, lalu membaca zikir dengan ikhlas.

Karena Allah SWT adalah Tuhan tempat kita meminta, Dialah yang Maha Pemberi, serta Pencipta segala sesuatunya.

Jadi, memuji dan memintalah hanya kepada Allah SWT. Lalu, sebelum mengakhiri doa, hendaknya membaca selawat Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW merupakan nabi terakhir yang sangat dicintai oleh Allah SWT dan satu-satunya nabi yang dapat memberi pertolongan (syafaat) bagi umat Islam ketika di akhirat, maka kita harus mencintai Nabi Muhammad SAW.

Salah satu bukti cinta padanya adalah dengan membacakan selawat. Lakukanlah dengan ikhlas dan semata-mata hanya karena Allah SWT.

Baca Juga: Tata Cara Pindah Rumah Menurut Islam, Yuk Lakukan agar Tempat Tinggal Moms Jadi Berkah

3. Menghadap Kiblat

Berdoa mengangkat tangan

Foto: Berdoa mengangkat tangan (Orami Photo Stock)

Cara agar doa terkabul lainnya adalah dengan menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Allah SWT Maha Pemalu lagi Maha Pemurah terhadap seorang hamba yang mengangkat kedua tangannya untuk berdoa, kemudian kedua tangannya kembali dengan kosong dan kehampaan (tidak dikabulkan).”

4. Memelankan Suara dan Tidak Terburu-buru

Jika Moms ingin doa yang dipanjatkan menjadi kenyataan, hendaklah memelankan suara dengan lembut ketika meminta ampunan dan harapan.

Selain itu, sebaiknya jangan berdoa terburu-buru, lakukanlah dengan khusyuk. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ ۖوَوَهَبْنَا لَهٗ يَحْيٰى وَاَصْلَحْنَا لَهٗ زَوْجَهٗۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا يُسٰرِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِ وَيَدْعُوْنَنَا رَغَبًا وَّرَهَبًاۗ وَكَانُوْا لَنَا خٰشِعِيْنَ

(Fastajabnā lahụ wa wahabnā lahụ yaḥyā wa aṣlaḥnā lahụ zaujah, innahum kānụ yusāri'ụna fil-khairāti wa yad'ụnanā ragabaw wa rahabā, wa kānụ lanā khāsyi'īn)

Artinya: “Sesungguhnya, mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) segala kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (QS Al-Anbiya’ : 90).

Selain itu, dalam hadis dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

“Akan diijabahi doa kalian, jika tidak berdoa dengan tergesa-gesa. Sungguh kamu telah berdoa, maka atau kenapa tidak diijabah?” (HR Imam Bukhari)

5. Berdoa Penuh Harapan

Cara agar doa terkabul selanjutnya, yaitu berdoalah dengan sepenuh hati dan pengharapan kepada Allah SWT.

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Berdoalah kepada Allah dengan harapan akan dikabulkan. Karena Allah tidak akan menerima doa dari hati yang lalai dan kosong dari harapan.” (HR At-Tirmidzi)

Abdullah bin Umar RA berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya hati itu bagaikan bejana. Sebagiannya lebih luas dari sebagian yang lain.

Jika kalian meminta kepada Allah, mintalah dengan penuh harap bahwa doa itu akan dikabulkan. Karena Allah tidak akan mengabulkan doa seseorang dari hatinya yang lalai,” (HR Ahmad)

Baca Juga: 7+ Pintu Rezeki yang Tertulis dalam Alquran, Yuk Buka dan Raih Berkahnya!

6. Berdoa Penuh Keyakinan

Ilustrasi Berdoa

Foto: Ilustrasi Berdoa (Orami Photo Stock)

Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda: “Janganlah kalian ketika berdoa mengatakan: Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau mau.

Ya Allah, rahmatilah aku, jika Engkau mau. Hendaknya dia mantapkan keinginannya, karena tidak ada yang memaksa Allah.” (HR Bukhari dan Muslim)

7. Berdoa dengan Sungguh-sungguh

Tidak hanya penuh harapan dan keyakinan, umat Islam yang berdoa juga hendaknya bersungguh-sungguh jika keinginannya diwujudkan oleh Allah SWT.

Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ

(Wa lā tufsidụ fil-arḍi ba'da iṣlāḥihā wad'ụhu khaufaw wa ṭama'ā, inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn)

Artinya: “Dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al-A’raf: 56)

Perlu Moms ketahui bahwa Allah SWT sangat senang mendengar hambanya meminta penuh kesungguhan.

Ketika seorang umat Muslim mendekatkan diri dengan berdoa, Allah SWT pasti akan mengabulkannya.

Bahkan, seorang sahabat menyebutkan bahwa jika seorang hamba berdoa kepada Tuhannya, dan Allah SWT amat menyukainya.

8. Berdoa di Waktu Mustajab

Hal penting yang cukup utama dalam menerapkan cara agar doa terkabul adalah dengan berdoa di waktu mustajab.

Karena, ada beberapa waktu mustajab untuk berdoa bagi umat Islam sehingga doa yang dipanjatkan bisa segera dikabulkan oleh Allah SWT.

Kapan sajakah waktu yang tepat untuk memanjatkan doa agar segera dikabulkan? Berikut di antaranya:

  • Ketika sahur atau pada sepertiga malam.
  • Saat sedang berpuasa.
  • Pada malam lailatul qadar.
  • Ketika mendengar azan.
  • Waktu di antara azan dan ikamah.
  • Saat sedang sujud dalam salat.
  • Sebelum salam pada saat salat wajib (fardu).
  • Pada hari Jumat.
  • Saat turun hujan.
  • Waktu antara Zuhur dan Asar pada hari Rabu.
  • Pada hari Arafah (9 Dzulhijjah).
  • Saat perang tengah berkecamuk.
  • Ketika meminum air zam-zam.

Baca Juga: 10 Aplikasi Islam, Bantu Menjalankan Ibadah Sehari-hari

Doa yang Tidak Tertolak

Berbuka puasa bersama keluarga

Foto: Berbuka puasa bersama keluarga

Selain mengetahui cara agar doa terkabul, penting juga diketahui siapa saja yang doanya tidak tertolak oleh Allah SWT.

Dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi.

Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari kiamat, pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya seraya berfirman:

‘Demi keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski setelah beberapa saat.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Dalam hadis ini dijelaskan mengenai orang atau kelompok orang yang doanya tidak tertolak, yaitu: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan orang yang terzalimi.

Ini menjelaskan ciri-ciri orang yang doanya cepat terkabul, baik saat berdoa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

Ini disebabkan adanya kebaikan yang melekat pada diri mereka, atau karena ketundukannya pada Allah SWT ketika berdoa.

Para ulama hadis menjelaskan bahwa penyebutan bilangan ‘tiga’ dalam hadis itu tidak menunjukkan pembatasan jumlah, tetapi hanya keterangan di antara orang-orang yang doanya cepat terkabul.

Pemimpin yang Adil

Maksudnya adalah penguasa sebuah wilayah yang mengurusi segala urusan manusia dan berlaku adil, mentaati perintah Allah SWT dengan membuat kebijakan sesuai tempatnya.

Penyebutan ‘pemimpin yang adil’ didahulukan, karena akan adanya banyak manfaat serta nilai kehadirannya berkaitan dengan kepentingan publik dan hajat hidup orang banyak.

Menurut Ibn Mandhur dalam kamus Lisan Arab, adil adalah sesuatu yang hawa nafsu tidak mempengaruhi untuk menyimpang dalam suatu keputusan.

Adil merupakan putusan dengan jalan yang benar atau memutuskan dengan benar (Lisanul Arab, XI: 430).

Menurut Sayyid Alwi bin Abbas Al-Maliki, pemimpin yang adil ini adalah ia yang mematahkan ‘duri’ orang-orang zalim dan pelaku kriminal.

Ia menjadi sandaran kaum duafa dan orang-orang miskin. Dengan kehadiran pemerintah yang adil, urusan publik terselesaikan sehingga mereka merasa aman dan terjamin jiwa, harta, dan nama baiknya.

Baca Juga: 10 Adab Membaca Alquran yang Baik Menurut Islam

Orang yang Berpuasa

Kalimat ‘orang yang berpuasa sampai ia berbuka’ maksudnya orang-orang yang berpuasa sunah atau wajib, khususnya puasa saat Ramadan.

Terkabulnya doa orang yang berpuasa ini disebabkan kuatnya kedekatan diri kepada Allah SWT, mengosongkan jiwa dari perkara mubah dan godaan syahwat saat berpuasa.

Oleh karena itu, orang yang berpuasa hendaknya memanfaatkannya untuk memperbanyak doa dengan penuh keikhlasan dan ketundukan kepada Allah SWT, dengan keyakinan terkabulnya doa.

Kalimat ‘sampai ia berbuka’ menunjukkan masa terkabulnya doa tidak terikat dengan waktu-waktu tertentu, tetapi sepanjang berpuasa sejak terbit fajar sampai matahari terbenam merupakan waktu mustajab.

Orang yang Terzalimi

Kalimat ‘orang yang terzalimi’ merupakan peringatan dan ancaman bagi pelaku kezaliman, baik sendiri maupun bersama.

Doa orang teraniaya atau yang terzalimi termasuk salah satu doa yang mudah diijabah oleh Allah SWT. Dalam Al-Qur'an Allah SWT berfirman:

لَا يُحِبُّ اللّٰهُ الْجَهْرَ بِالسُّوْۤءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلَّا مَنْ ظُلِمَ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا

(Lā yuḥibbullāhul-jahra bis-sū`i minal-qauli illā man ẓulim, wa kānallāhu samī'an 'alīmā)

Artinya: "Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (QS. An-Nisa: 148)

Setelah mengetahui cara agar doa terkabul ini, semoga apa yang Moms dan Dads inginkan dapat segera mendapatkan jawaban terbaik dari Allah SWT dan dikabulkan, ya!

Yakinkan bahwa hal terbaik akan terwujud di waktu yang paling tepat menurut-Nya.

Apabila Moms sudah melakukan cara agar doa terkabul, tetapi apa yang dicita-citakan belum juga diwujudkan oleh Allah SWT, janganlah berkecil hati.

Teruslah berusaha dan berdoa. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam hadis. Anas RA berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Jangan lelah untuk berdoa, karena tidak ada orang yang mati karena berdoa.” (HR Al-Hakim)

  • https://ntb.kemenag.go.id/baca/1612951560/rahasia-rahasia-doa-agar-segera-dikabulkan-allah-swt
  • https://worldquran.com
  • https://kemenag.go.id/read/doa-yang-tidak-tertolak-orezy

Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.