14 September 2022

Golongan Orang yang Tidak Boleh Berpuasa, Apakah Moms Salah Satunya?

Beberapa golongan orang yang tidak boleh berpuasa

Meski wajib dilakukan, ada beberapa golongan orang yang tidak boleh berpuasa.

Saat bulan suci Ramadan berlangsung, seluruh Muslim di penjuru dunia akan menjalani puasa selama 30 hari.

Puasa biasanya dilakukan dari matahari terbit hingga terbenam, dengan tidak mengonsumsi makan dan minum.

Dengan kata lain, puasa menjadi salah satu upaya mendekatkan diri kepada Allah.

Dilansir dari Evening Standard, puasa menjadi Rukun Islam ketiga yang wajib dijalani seluruh umat Muslim di dunia.

Lantas, siapa saja golongan orang yang tidak boleh berpuasa?

Baca juga: 9 Macam Puasa yang Diharamkan dalam Ajaran Islam, Catat!

Golongan Orang yang Tidak Boleh Berpuasa Ramadhan

Siapa Saja Golongan Orang yang Tidak Boleh Berpuasa?
Foto: Siapa Saja Golongan Orang yang Tidak Boleh Berpuasa? (freepik.com)

Foto Ilustrasi Puasa (Orami Photo Stock)

Dilansir dari National Library of Medicine, puasa Ramadan dapat meningkatkan kesehatan rohani dan jasmani seseorang.

Selain meningkatkan kesehatan, puasa bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta.

Selain menahan rasa dahaga dan lapar, puasa juga dilakukan dengan mengendalikan diri dari emosi negatif, seperti amarah.

Puasa ibarat kesempatan besar untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan pengendalian nafsu makan dan diet seimbang.

Jika dilakukan dengan cara yang benar, bukan hal yang tidak mungkin berat badan berlebihan pun turun secara perlahan.

Puasa juga membuat perokok berhenti merokok sejenak, karena kegiatan tersebut menjadi salah satu hal yang membatalkan puasa.

Namun, ada beberapa golongan orang yang tidak boleh berpuasa. Berikut ini beberapa golongan orang tersebut dilansir dari Zakat:

1. Penderita Gagal Jantung

Penderita gagal jantung menjadi golongan orang yang tidak boleh berpuasa.

Pasalnya, penderita perlu memastikan keadaan tubuhnya stabil, agar penyakit tidak muncul semakin parah.

Jantung membutuhkan asupan cairan yang mencukupi, agar ia dapat berfungsi secara optimal.

Jika penderita memaksakan untuk berpuasa, berarti jantung tidak mendapatkan asupan cairan selama 8 jam lebih.

Hal tersebut tentu berdampak pada metabolisme jantung. Organ tersebut tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik.

Asupan cairan yang cukup memudahkan jantung untuk memompa darah untuk dialirkan ke seluruh tubuh.

2. Penderita Sakit Maag Akut

Sejatinya puasa baik untuk menjaga keseimbangan kadar asam lambung.

Selama berpuasa, terjadi peningkatan hormon yang memicu rasa lapar (ghrelin). Ketika ghrelin meningkat, produksi asam lambung justru menurun.

Meski demikian, para penderita sakit maag akut tidak disarankan untuk berpuasa. Apalagi gejala disertai dengan mual hingga muntah.

Alih-alih sehat, berpuasa justru akan memperparah sakit maag akut pada penderita.

3. Penderita Kanker

Orang yang tidak boleh berpuasa selanjutnya adalah para penderita kanker. Padahal, puasa dinilai dapat menghambat perkembangan sel kanker.

Puasa juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang dapat membunuh sel kanker dalam tubuh.

Selain itu, puasa dinilai dapat mencegah munculnya efek samping pengobatan kanker, seperti kemoterapi dan terapi radiasi.

Meski banyak manfaatnya, penderita kanker yang telah menjalani kemoterapi tidak disarankan untuk berpuasa.

Hal tersebut dikarenakan, kondisi tubuh tidak memungkinkan penderita untuk menahan haus dan lapar selama 12 jam.

Baca juga: 7+ Hadits dan Ayat Alquran tentang Puasa, Wajib Tahu!

4. Penderita Gangguan Hati dan Ginjal

Penderita gangguan hati dan ginjal menjadi golongan orang yang tidak boleh berpuasa.

Pasalnya, kedua organ tersebut membutuhkan asupan cairan yang cukup agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Jika ginjal dan hati sudah mengalami kerusakan, tidak mendapatkan asupan cairan justru memicu peningkatan keparahan penyakit.

Oleh karena itu, penderita gangguan ginjal yang harus menjalani cuci darah tidak diwajibkan berpuasa.

5. Penderita Diabetes

Siapa Saja Golongan Orang yang Tidak Boleh Berpuasa?
Foto: Siapa Saja Golongan Orang yang Tidak Boleh Berpuasa? (Hindustantimes.com)

Foto Cek Diabetes (Orami Photo Stock)

Penderita diabetes termasuk orang dengan kadar gula darah tidak stabil, yang boleh untuk tidak berpuasa.

Pasalnya, penderita masih bergantung pada suntikan hormon insulin dalam dosis tinggi, yang dilakukan beberapa kali dalam sehari.

Jika nekat berpuasa, gula darah dalam tubuh bisa saja turun drastis.

Kondisi tersebut sangat berbahaya, karena organ dalam tubuh tidak dapat menjalani fungsinya dengan baik.

6. Orang Lanjut Usia

Orang yang tidak boleh berpuasa selanjutnya adalah lansia. Pada beberapa lansia, mereka cenderung harus mengonsumsi obat-obatan setiap hari.

Pada beberapa lansia lainnya, mereka cenderung menderita penyakit Alzheimer atau pikun, sehingga tidak diperbolehkan berpuasa.

7. Menderita Gangguan Pernapasan

Penderita gangguan pernapasan seperti penyakit paru, ISPA, hingga asma akut menjadi golongan orang yang tidak boleh berpuasa.

Alasannya karena dehidrasi saat puasa membuat saluran napas semakin mengering. Jika sudah begitu, asma pun dapat kambuh tiba-tiba.

Penderita asma juga harus mengonsumsi obat yang dianjurkan dokter. Saat berpuasa, mereka tidak bisa mengonsumsi obat rutin.

Hal tersebut menjadi salah satu pemicu memburuknya gejala asma. Jadi, sebaiknya bicarakan terlebih dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk berpuasa.

8. Diinfus atau Melakukan Transfusi Darah

Diinfus atau melakukan transfusi darah menjadi pantangan dalam berpuasa.

Pasalnya, seseorang dalam keadaan tersebut membutuhkan asupan nutrisi lengkap.

Tujuannya untuk mengembalikan kondisi kesehatan penderita. Jika asupan dihentikan dalam waktu 12 jam, maka proses penyembuhan bisa saja terhambat.

9. Wanita Hamil dan Menyusui

Siapa Saja Golongan Orang yang Tidak Boleh Berpuasa?
Foto: Siapa Saja Golongan Orang yang Tidak Boleh Berpuasa? (shutterstock.com)

Foto Menyusui (Orami Photo Stock)

Jika Moms tengah mengandung atau menyusui, tidak mampu berpuasa bukan hal yang dipermasalahkan.

Moms dapat menggantinya di kemudian hari, saat Si Kecil sudah tidak membutuhkan asupan ASI, atau berusia di atas 2 tahun.

Selain wanita hamil dan menyusui, wanita haid juga diharamkan untuk berpuasa.

Golongan wanita tersebut juga wajib mengganti hutang puasanya di kemudian hari.

Baca juga: Ini Rukun Puasa dan Syaratnya Agar Ibadah Sah Dilakukan, Catat!

Itulah beberapa golongan orang yang tidak boleh berpuasa. Kondisi masing-masing orang tidak dapat disamakan.

Oleh karena itu, jika Moms adalah penderita gangguan kesehatan tertentu yang ingin berpuasa, sebaiknya diskusikan terlebih dulu dengan dokter.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5525471/
  • https://www.zakat.org/valid-exemptions-for-not-fasting-ramadan
  • https://www.standard.co.uk/lifestyle/london-life/ramadan-2019-exempt-fasting-during-holy-month-a4141091.html

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.