Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING ISLAMI
26 Juli 2022

Bacaan Surat An Nasr Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Surat An Nasr menjadi salah satu keajaiban Alquran
Bacaan Surat An Nasr Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Tergolong surat yang mudah untuk dihapalkan, Surat An Nasr (النصر) adalah surat ke-110 dalam Alquran. Terdiri dari tiga ayat, ini tergolong surat Madaniyah meski turunnya tidak di kota Madinah.

Sebab, penggolongan surat Makkiyah dan Madaniyah bukan berdasarkan tempat turunnya, tetapi berdasarkan waktu turunnya.

Surat yang turun sebelum hijrah ke Madinah digolongkan sebagai surat Makkiyah. Sedangkan surat yang turun sesudah hijrah disebut Surat Madaniyah.

Berasal dari bahasa Arab, An Nasr artinya adalah pertolongan. Ini karena isi dari surat ini membahas tentang pertolongan dari Allah SWT. Nama An Nasr sendiri diambilkan dari ayat pertama surat ini.

Ada beberapa nama lain dari surat ini, yakni surat Idza jaa’a nashrullaahi wal fath seperti bacaan awal surat ini. disebut juga surat At Taudi’ (perpisahan), karena terdapat isyarat dekatnya ajal Rasulullah SAW.

Baca Juga: 8 Nama-Nama Surga yang Disebutkan dalam Alquran dan Calon Penghuninya, Masya Allah!

Bacaan Surat An Nasr dalam Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Surat An Nasr -1

Foto: Surat An Nasr -1

Foto: ilustrasi Alquran (Sumber: Islam4u.pro)

Berikut ini bacaan surat An Nasr dalam tulisan Arab, latin dan artinya dalam bahasa Indonesia untuk memudahkan dalam membacanya:

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ . وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا . فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا

(Idzaa jaa-a nashrulloohi wal fath. Waro-aitan naasa yadkhuluuna fii diinillaahi afwaajaa. Fasabbih bihamdi robbika wastaghfirhu innahuu kaana tawwaabaa)

Artinya: “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.” (QS An Nasr: 1-3)

Baca Juga: 15 Hadits dan Ayat Alquran tentang Pendidikan yang Bisa Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Tafsir Surat An Nasr

Kisah Nabi Muhammad -1.jpg

Foto: Kisah Nabi Muhammad -1.jpg

Foto Ka'bah di Makkah (Sumber: Orami Photo Stock)

Setelah mengetahui bacaannya, berikut ini adalah tafsir surat An Nasr yang dirangkum dari beberapa sumber:

Surat An Nasr Ayat 1

Kata nashr (نصر) pada ayat pertama artinya kemenangan atau pertolongan dalam mengatasi lawan. Kata nashrullah (نصر الله) menunjukkan bahwa kemenangan itu dinisbatkan kepada Allah SWT sebagai sumber kemenangan.

Kata ini juga menunjukkan bahwa kemenangan ini bukan kemenangan sembarangan. Sedangkan kata al fath (الفتح) berasal dari kata fataha (فتح) yang berarti membuka.

Hingga akhirnya kata berarti kemenangan, karena kemenangan adalah terbukanya sebuah jalan atau wilayah yang tadinya tertutup dan dihalangi.

Ibnu Katsir menjelaskan, seluruh ulama sepakat bahwa al fath yang dimaksud dalam ayat ini adalah pembebasan kota Makkah (fathu Makkah).

Saat itu, suku-suku bangsa Arab menunda masuk Islam karena menunggu pembebasan kota Makkah. Mereka meyakini, jika Muhammad bisa kembali ke Makkah dan mengalahkan kaumnya, ia benar-benar seorang Nabi.

Sayyid Qutb mendukung pendapat bahwa surat ini turun sebelum Fathu Makkah. Karena ayat ini mengisyaratkan kemenangan yang akan terjadi.

Setelah pembebasan kota Makkah, Rasulullah SAW tahu bahwa beliau akan wafat sehingga memanggil Fatimah untuk memberitahukan dekatnya ajal tersebut.

Sejalan dengan pendapat Sayyid Qutb tersebut, ayat ini sekaligus merupakan bukti kebenaran Alquran. Sebab apa yang dikabarkan Alquran benar-benar terjadi. Makkah benar-benar dibebaskan.

Pertologan Allah SWT dan kemenangan ini didatangkan oleh-Nya dan bukan kewenangan manusia. Rasulullah SAW dan para sahabat tidak bisa menentukan hasil perjuangan mereka.

Surat An Nasr Ayat 2

Kata raaita (رأيت) bisa berarti melihat dengan mata kepala dan bisa juga bermakna mengetahui. Dan Rasulullah SAW memang melihat secara langsung penduduk Makkah berduyun-duyun masuk Islam.

Bukan hanya itu, beliau juga mendapatkan berita bahwa penduduk jazirah Arab ikut berbondong-bondong masuk Islam setelah Fathu Makkah atau pembebasan Makkah.

Selama ini mereka menunggu apakah Rasulullah SAW bisa membebaskan Makkah setelah sekian lama ‘diusir’ dari tanah kelahiran yang di dalamnya ada Baitullah.

Surat An Nasr Ayat 3

Kata sabbih (سبّح) berasal dari kata sabaha (سبح) yang artinya berenang, yakni seorang yang menjauh dari posisinya. Maknanya adalah menjauhkan Allah SWT dari segala kekurangan.

Kata tawwaba (توابا) berasal dari kata yang terbentuk dari tiga huruf ta’ (ت), wauw (و) dan ba’ (ب) yang maknanya adalah kembali.

Taubat adalah kembalinya seorang hamba ke posisinya di hadapan Allah SWT. Jika pelaku tawwab adalah Allah SWT, maka artinya Dia menerima taubat hamba-Nya.

Inilah penguat saat datang pertolongan Allah SWT dan kemenangan dari-Nya. Rasulullah diperintahkan untuk bertasbih, bertahmid dan beristighfar.

Karena mengetahui kemenangan tersebut datang dari Allah SWT, umat Islam kala itu harus mendekatkan diri kepada-Nya, mensucikan-Nya, bersyukur kepada-Nya dan memohon ampunan.

Sayyid Qutb menjelaskan, bertasbih dan bertahmid atas karunia Allah SWT yang telah menjadikan mereka sebagai pemegang amanat untuk melaksanakan dakwah-Nya dan menjaga agama-Nya.

Beristighfar dari rasa bangga dan sombong yang kadang-kadang terasa saat kemenangan tiba. Juga beristighfar atas perasaan dan sikap yang bisa jadi menyertai perjuangan panjang dan menantikan kemenangan.

Ibnu Katsir menjelaskan, Rasulullah tak hanya bertasbih dan beristighfar. Bahkan pada Fathu Makkah, beliau mengerjakan salat dhuha delapan rakaat.

Sebagian ulama berpendapat, disunnahkan untuk mencontoh beliau saat mendapatkan kemenangan. Salat itu disebut juga salat al fath. Sa’ad bin Abi Waqash ketika menaklukkan kota-kota di Persia juga melakukannya.

Baca Juga: 59 Nama Lain dari Alquran, Masya Allah!

Kandungan Surat An Nasr

Haji -1.jpg

Foto: Haji -1.jpg

Foto berdoa di dekat ka'bah (Sumber: Orami Photo Stock)

Dilihat dari tafsiran di atas, berikut ini adalah beberapa kandungan surat An Nasr yang bisa disimpulkan:

  • Berisi kabar gembira bahwa Allah SWT akan memberikan pertolongan dan kemenangan kepada Rasulullah SAW, secara khusus dengan pembebasan kota Makkah (Fathu Makkah).
  • Berisi kabar gembira bahwa manusia akan berbondong-bondong masuk agama Islam. Dan ini terbukti setelah Fathu Makkah banyak yang memeluk Islam.
  • Merupakan salah satu mukjizat dan bukti kebenaran Alquran, karena apa yang dinyatakan di dalamnya benar-benar terjadi, yakni dengan peristiwa Fathu Makkah.
  • Memberi arahan untuk menisbatkan kemenangan kepada Allah SWT, dan kernanya harus diikuti dengan memperbanyak tasbih, tahmid dan istighfar.
  • Memberikan arahan untuk tidak sombong dan bangga dengan kemenangan. Justru harus memperbanyak syukur dan memohon ampun jika selama perjuangan ada kesalahan dan jika saat kemenangan muncul perasaan yang tidak tepat.
  • Menunjukkan dekatnya ajal Rasulullah SAW yang telah dikabarkan kepada Fatimah RA.

Demikian penjelasan mengenai surat surat An Nasr ini, semoga dapat meningkatkan keimanan dan ketawkaan pada Allah SWT.

  • https://bersamadakwah.net/surat-an-nasr/
  • https://webmuslimah.com/isi-kandungan-surat-an-nasr/

Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.