PARENTING ISLAMI
09 Juli 2022

5 Waktu Penyembelihan Hewan Kurban Menurut Ulama, Yuk Pahami!

Ada beberapa perbedaan pendapat setiap ulama
5 Waktu Penyembelihan Hewan Kurban Menurut Ulama, Yuk Pahami!

Tahukah Moms tentang waktu penyembelihan hewan kurban yang tepat?

Apakah hal itu bisa dilakukan sebelum pelaksanaan salat Iduladha atau justru harus setelahnya?

Ada beragam pendapat dari para ulama yang menjelaskan terkait waktu penyembelihan hewan kurban yang sesuai syariat Islam.

Agar tidak salah kaprah, yuk cari tahu faktanya lebih lanjut!

Baca Juga: 10 Adab Membaca Alquran yang Baik Menurut Islam

Waktu Penyembelihan Hewan Kurban

waktu penyembelihan hewan kurban.jpg

Foto: waktu penyembelihan hewan kurban.jpg (instagram.com/teukuwisnu)

Foto: Penyembelihan Hewan Kurban (Orami Photo Stocks)

Ada penjelasan terkait waktu penyembelihan kurban yang dimuat di laman amalqurban.com.

Berikut ini beberapa penjelasan yang berbeda, terkait waktu penyembelihan menurut Islam:

1. Dilakukan pada Iduladha atau Hari Tasyrik

Diterangkan bahwa waktu penyembelihan hewan kurban bagi umat Muslim adalah pada hari raya Iduladha (10 Zulhijah).

Alternatif lain adalah pada hari Tasyrik, yaitu 11, 12, dan 13 Zulhijah di tahun yang sama.

Penjelasan waktu penyembelihan hewan kurban menurut syariat terdapat dalam firman Allah SWT, yang berbunyi:

لِيَشْهدُوْا مَنَافِعَ َلهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللهِ فِي أيَّامٍ مَعْلوْمَاتٍ عَلى مَارَزَقهُمْ مِنْ بَهِيْمَةِ الأنْعَامِ َفكُلوْا مِنْهَا وَأطْعِمُواْ البَائِسَ ْالَفقِيْرَ (الحج : ٢٨)

Artinya:

“Supaya mereka mempersaksikan berbagai manfaat bagi mereka, dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan.

Atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak, maka makanlah sebagian daripadanya (dan sebagian lagi) berikan untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir." (QS. Al-Hajj. 28)

Arti dari hari-hari yang ditentukan adalah ayyam maklumat atau pada ayat di atas adalah Iduladha dan hari Tasyrik.

Hal tersebut dijelaskan lagi oleh hadis Nabi SAW, berbunyi:

عَنْ جَبِيْرِ بْنِ مَطعَمْ قَال النبي صلى الله عليه وسلم  كلّ أيَّامِ التَّشْرِيْقِ ذَبْحٌ (رواه احمد)

Artinya:

“Dari Jubair bin Muth’im berkata. Bersabda Nabi SAW, seluruh hari Tasyrik merupakan waktu penyembelihan”. (HR. Ahmad)

Baca Juga: 3 Trik Mengajarkan Anak Salat Idul Adha

2. Dilaksanakan Setelah Salat Iduladha

salat-iduladha

Foto: salat-iduladha (Orami Photo Stock)

Foto: Salat Idul Adha (Orami Photo Stocks)

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memotong hewan kurban saat hari raya Iduladha?

Para ulama menjelaskan, hewan kurban tidak boleh disembelih kecuali setelah terbitnya matahari pada hari raya Iduladha.

Dengan kata lain, hewan kurban baru boleh disembelih setelah melaksanakan salat Iduladha atau 3 hari setelahnya.

Terdapat hadis yang mengatakan:

عَنْ َأنَسِ ابْنِ مَالِكِ قال: قال النبي صلى الله عليه وسلم: مَنْ َذبَحَ َقبْل الصَّلَاة فإِنَّمَاَ ذبح لِنَفْسِهِ وَمَنْ َذبَحَ بَعْدَ الصَّلَاةِ َفَقدْ تَمَّ نُسكهُ وَأصَابَ سُنَّةْ المُسْلِمِيْنَ (متفق عليه)

Artinya:

Dari Annas bin Malik: Nabi SAW bersabda,

“Barang siapa yang menyembelih (hewan kurban) sebelum salat Iduladha, maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri.

Dan barang siapa yang menyembelih sesudah salat Iduladha, maka sesungguhnya sempurnalah ibadahnya dan mengikuti sunah kaum muslim”. (Mutafaq ‘allaih)

3. Tidak Sah Dilakukan Sebelum Salat Id

Haram hukumnya untuk menyembelih hewan kurban sebelum salat Id.

Hal tersebut terkait dengan hadis yang berbunyi:

عَنْ جُنْدَ بْنِ سُفْيَانِ ْالبَجَلِي قال: شَهدْتُ النَّبي صلى الله عليه وسلم يَوْمَ النَّحْرِ فقال: مَنْ َذبَحَ َقبْل َأن يُصَلِّىَ فلْيُعِدْ مَكَان أخَرَ وَمَنْ َلمْ يَذبَحْ فلْيَذْبَح (رواه البخاري)

Artinya: ”Dari Jundab bin Sufyan al-Bajali, dia berkata “Aku menyaksikan Nabi SAW pada hari kurban.

Beliau bersabda, “Barang siapa yang menyembelih kurban sebelum dia melakukan sembahyang Iduladha, maka ia hendaknya mengulang.

Dan barang siapa yang belum menyembelih, hendaklah dia lakukan“. (HR. Bukhori)

Hadis tersebut menjelaskan bahwa mereka yang menyembelih hewan sebelum salat Id, maka ibadah kurbannya tidak sah atau tidak diterima.

Dengan kata lain, perlu mengulang lagi kurbannya tersebut dan dilakukan setelah salat Id agar ibadahnya diterima Allah SWT.

Baca Juga: Imbangi Makanan Bersantan, Konsumsi 4 Nutrisi Pendamping Saat Idul Adha Ini

4. Disembelih Saat Siang Hari

Harga Hewan Qurban 2022

Foto: Harga Hewan Qurban 2022

Foto: Sapi Kurban (Orami Photo Stocks)

Mengutip rumaysho.com, penyembelihan hewan kurban dianjurkan saat siang hari atau masih dalam keaadaan cerah.

Dalam sebuah hadis disebutkan:

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ كُلُّهَا ذَبْحٌ

Artinya:

“Hari-hari Tasyrik, semuanya adalah waktu penyembelihan.”

Dalam hadis di atas digunakan kata “yaum” yang berarti siang.

Jadi, waktu penyembelihan hewan kurban mesti dilakukan saat siang hari.

Sejumlah ulama pun tak menganjurkan penyembelihan hewan kurban di malam hari.

Larangan penyembelihan kurban di malam didukung oleh hadis berikut:

عن ابن عباس أن النبي صلى الله عليه وسلم نهى أن يضحى ليلاً

Artinya:

"Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menyembelih kurban di malam hari."

Dalam sanad hadis ini terdapat Sulaiman bin Salamah Al Khobai-ri dan ia termasuk perawi matruk. Berarti. hadis tersebut adalah dho’if.

5. Sah Disembelih Sebelum Salat Bila Bukan Bermaksud Kurban

Menyembelih hewan kurban paling awal alias sebelum salat Id memang tidak sesuai dengan syariat.

Namun, Masjiduna.com menerangkan, sah hukumnya menyembelih hewan sebelum salat Id apabila tidak ada niat untuk berkurban saat Iduladha.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjumpai sebuah kejadian. Ada seekor kambing yang sudah disembelih sebelum salat Id.

Kemudian, Beliau SAW bersabda:

شَاتُكَ شَاةُ لَحْمٍ

Artinya: “Kambingmu hanyalah kambing biasa (namun bukan kambing kurban)." (HR. Bukhari no. 955)

Dalam hadis lain juga disebutkan,

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ – رضى الله عنه – قَالَ قَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَإِنَّمَا ذَبَحَ لِنَفْسِهِ ، وَمَنْ ذَبَحَ بَعْدَ الصَّلاَةِ فَقَدْ تَمَّ نُسُكُهُ ، وَأَصَابَ سُنَّةَ الْمُسْلِمِينَ

Artinya:

"Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

'Barang siapa yang menyembelih kurban sebelum salat (Iduladha), maka ia berarti menyembelih untuk dirinya sendiri.

Barang siapa yang menyembelih setelah salat (Iduladha), maka ia telah menyempurnakan manasiknya dan ia telah melakukan sunah kaum muslimin.” (HR. Bukhari no. 5546)

Baca Juga: Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah, Berpahala Menyambut Idul Adha

Kesimpulannya, bagi Moms dan Dads yang mengincar pahala berkurban, waktu penyembelihan hewan kurban yang sesuai syariat adalah setelah salat Iduladha.

Namun, jika Moms dan Dads ingin menyembelih tanpa tujuan berkurban, maka tindakan ini boleh-boleh saja untuk dilakukan sebelum salat Id.

Jadi, apakah Moms dan Dads akan berkurban pada Iduladha tahun ini?

  • https://amalqurban.com/tinjauan-umum-tentang-kurban-dalam-islam/
  • https://rumaysho.com/2803-waktu-penyembelihan-qurban.html
  • https://www.rumahzakat.org/id/waktu-penyembelihan-hewan-qurban-2
  • https://masjiduna.com/islam-memperhatikan-waktu-penyembelihan-hewan-kurban/
  • https://diskominfo.kaltimprov.go.id/berita/ini-aturan-penyembelihan-kurban-saat-idul-adha