13 Februari 2018

5 Hal Penting yang Harus Diketahui Sebelum Tindik Telinga Bayi

Jangan sembarangan memilih tempat untuk menindik telinga Si Kecil, ya.

Bagaimana dan dimana menindik telinga bayi adalah pertanyaan yang umumnya ada di benak orang tua. Supaya Moms dan Dads tidak salah, ini 5 hal penting yang harus diketahui sebelum menindik telinga bayi.

1. Tunggu hingga bayi berusia 6 bulan

Sebelum usia 6 bulan, sistem imunitas anak belum terbentuk sempurna. Karena prosedur tindik yang melukai kulit berisiko menimbulkan infeksi, maka Moms sebaiknya menunggu hingga bayi setidaknya berusia 6 bulan.

Sebetulnya, semakin tua usia anak saat ditindik, semakin kecil risikonya terkena infeksi karena anak semakin pandai menjaga telinga dan antingnya agar selalu bersih. Namun, banyak rumah sakit yang mensyaratkan bayi yang akan ditindik berusia tidak lebih dari satu bulan, karena di usia itu bayi belum banyak bergerak dan tidak akan memberontak.

Baca juga: Yuk Stimulasi Pendengaran Bayi dengan 6 Cara Mudah Ini!

2. Imunisasi terlebih dahulu

Pastikan bayi sudah mendapat imunisasi Difteria-Tetanus-Pertusis (DTaP) yang melindunginya dari tetanus, yang dapat terjadi bila jarum tindik tidak steril.

3. Pastikan tempat menindik terjamin aman

Tanyakan pada dokter anak apakah ia bisa melakukan tindik telinga. Bila jawabannya tidak, tanyakan di mana ia merekomendasikannya. Setelah menentukan lokasi, tanyakan alat apa yang digunakan untuk prosedur tindik telinga.

Beberapa dokter atau rumah sakit ada yang masih melakukan layanan tindik telinga secara manual dengan menggunakan jarum. Padahal, saat ini sudah ada alat professional ear piercing gun yang khusus digunakan untuk menindik telinga. Dengan alat yang menyerupai alat tembak ini, anting bisa langsung masuk dan terpakai.

Sebelumnya anting sudah dibersihkan dengan alkohol agar steril. Kemudian telinga bayi ditandai untuk dilubangi. Saat alat ini bekerja, akan ada bunyi hentakan kecil yang akan membuat bayi kaget, namun rasanya tidak lebih sakit dari disuntik, kok.

Sebelum melakukan prosedur tindik, pastikan teknisi mencuci tangan hingga bersih. Moms juga bisa meminta saran dokter untuk penggunaan obat peredam nyeri, misalnya infant acetaminophen.

Baca juga: 4 Stimulasi Agar Bayi Bisa Merangkak dengan Lincah

4. Pilih anting dengan seksama

Anting yang terbuat dari bahan stainless steel adalah pilihan terbaik, sebab tidak mengandung nikel yang dapat menyebabkan alergi. Selain stainless steel, platinum, titanium dan emas 14 karat bisa Moms pilih sebagai bahan pembuat anting. Jangan lupa pilihkan model dan desain anting yang sederhana dan tidak mudah ditarik tangan anak.

5. Awasi selama beberapa minggu pertama

Tak berhenti sampai di situ, setelah berhasil menindik telinga bayi, Moms perlu melakukan pemantauan setidaknya selama 6 minggu pertama untuk mengamati adanya kemungkinan alergi atau ruam.

Bila ada reaksi alergi seperti gatal, merah, hingga bernanah, segera ganti anting anak dengan anting lain. Bersihkan kulit sekitar cuping telinga dengan air dan sabun lembut, atau seka dengan alkohol. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh telinga Si Kecil.

(ADI)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.