Kesehatan

20 Maret 2019

Hati-Hati Bahaya Minum Obat Dengan Teh, Ini Alasannya

Selain teh, minum obat dengan susu juga dilarang.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Moms dan Dads punya kebiasaan minum obat dengan teh? Ternyata bahaya, lho.

Teh mengandung kafein dan antioksidan yang bisa menghambat peresapan obat.

Tentunya hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan, apalagi jika pengobatan yang dilakukan harus reguler.

Adapun Jenis-Jenis Obat yang Khususnya Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Teh:

322374 1100

Foto: medicalnewstoday.com

1. Obat jenis adenosine; yang mengontrol detak jantung tidak akan bekerja dengan efektif Jika diminum dengan teh, terutama teh hijau.

2. Benzodiazepines; untuk mengendalikan kecemasan, jika diminum dengan teh, efek penenang dari obat akan berkurang.

3. Obat darah tinggi; jika diminum dengan teh, tidak mampu bekerja dengan baik karena kandungan kafein dari teh akan meningkatkan tekanan darah.

4. Obat pengencer darah; termasuk aspirin, tidak dianjurkan diminum dengan teh, khususnya teh hijau. Ini karena vitamin K yang terkandung dalam teh bisa mempersulit pembekuan darah dan mengakibatkan perdarahan.

5. Obat kemoterapi; dalam kasus kanker prostat, mengkonsumsi teh hijau atau teh hitam khususnya akan menstimulasi gen yang berperan dalam kanker prostat. Pengobatan pun jadi tidak efektif.

6. Obat kontrasepsi; jika diminum dengan teh akan mengawetkan efek stimulan dalam tubuh daripada seharusnya.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini 6 Obat yang Tidak Boleh Diberikan pada Bayi

Bagaimana dengan Minum Teh Setelah Minum Obat?

1140 daily tea for your brain.imgcache.rev822f2358da8c3626288a45657c35558e

Foto: aarp.org

Adakah anjuran tertentu? Dr. Sylvia Djohan via situs Alodokter menyampaikan, baiknya memberikan jeda 2-4 jam setelah minum obat, baru boleh minum teh.

Jika memaksa minum teh hanya beberapa menit setelah minum obat, proses penyerapan obat tetap akan terhambat.

Baca Juga: Ini Dia Cara Mengatasi Flu Tanpa Minum Obat

Suhu Air yang Tepat untuk Minum Obat

hati hati bahaya minum obat dengan teh

Foto: unsplash.com

Dr. Tom Smith dari The Guardian berkata bahwa cairan yang tepat untuk memaksimalkan metabolisme obat adalah air putih.

Hal ini karena air putih tidak mengandung zat-zat yang bisa mempengaruhi cara kerja obat dalam tubuh kita, dan air putih bersifat netral.

Jadi, sepahit apapun rasanya obat, cairan terbaik untuk mengkonsumsinya adalah air putih.

Adapun saran suhu air putih yang tepat untuk minum obat, namun ini tergantung dengan penyakit dan jenis obat yang dikonsumsi.

Untuk infeksi batuk dan tenggorokan, disarankan untuk minum obat dengan air hangat karena selain menenangkan tenggorokan, air hangat juga mempercepat proses pelarutan obat.

Jenis obat lainnya yang aman dikonsumsi dengan air hangat adalah parasetamol.

Obat berupa kapsul sebaiknya tidak diminum dengan air hangat karena lapisan kapsul akan mencair di mulut.

Kapsul diharuskan diminum dengan air putih suhu ruangan.

Baca Juga: Tak Perlu Obat, Ini 6 Cara Alami Mengatasi Batuk dan Flu Saat Hamil

Susu juga Tidak Dianjurkan untuk Minum Obat

can i drink milk after taking medicine

Foto: healthsolution.xyz

Selain teh, minum obat dengan susu juga dilarang, khususnya obat jenis antibiotik.

Kalsium yang terkandung dalam susu akan berikatan dengan kandungan dalam obat-obatan sehingga membuat obat jadi terhambat proses penyerapannya.

Namun, ada juga jenis obat yang tidak berbahaya atau tidak menimbulkan reaksi ketika diminum dengan susu.

Untuk memahami lebih lanjut, konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk memastikan cara yang tepat dan aman untuk mengkonsumsi obat-obatan.

Nah, sekarang Moms tahu bahaya minum obat dengan teh, air yang tidak sesuai suhunya, atau dengan susu, kan? Yuk, selalu peduli dengan kesehatan diri.

(MDA)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait