29 April 2019

Hindari Gaya Hidup yang Dapat Sebabkan Hipertensi Saat Hamil

Hipertensi membawa pengaruh buruk pada kehamilan

Pola makan ibu hamil perlu diperhatikan sebab dapat menyebabkan masalah, salah satunya hipertensi.

Kondisi ini tak hanya membahayakn Moms tetapi juga janin dalam kandungan.

Maka, Moms wajib mengetahui penyebab ibu hamil hipertensi.

Tipe Tekanan Darah Tinggi Selama Kehamilan

hipertensi 01
Foto: hipertensi 01

Foto: verywellfamily.com

Moms perlu tahu bahwa tekanan darah tinggi muncul sebelum kehamilan.

Dalam kasus lain, tekanan darah tinggi terjadi selama kehamilan.

Menurut dr. Siobhan Dolan, seorang dokter obgin, ada beberapa tipe yang wajib diperhatikan. Pertama adalah hipertensi gestasional.

Wanita dengan hipertensi gestasional memiliki tekanan darah tinggi yang mulai dialami setelah 20 minggu kehamilan.

Dalam kondisi ini, tidak ada kelebihan protein dalam urin atau tanda-tanda kerusakan organ lainnya.

Beberapa wanita dengan hipertensi gestasional akhirnya mengalami preeklampsia.

Tipe berikutnya adalah hipertensi kronis.

Jenis ini merupakan tekanan darah tinggi yang terjadi sebelum kehamilan atau yang terjadi sebelum 20 minggu kehamilan.

Tetapi karena tekanan darah tinggi biasanya tidak memiliki gejala sehingga Moms tidak menyadarinya.

Berikutnya adalah hipertensi kronis dengan preeklampsia superimposed.

Baca Juga: Siapa Saja yang Berisiko Terkena Darah Tinggi?

Kondisi ini terjadi pada wanita dengan hipertensi kronis sebelum kehamilan yang mengalami tekanan darah tinggi dan protein yang memburuk di urin atau komplikasi terkait tekanan darah lainnya selama kehamilan.

Fase berikutnya adalah keadaan preeklamsia.

Kondisi ini terjadi ketika hipertensi berkembang setelah 20 minggu kehamilan dan dikaitkan dengan tanda-tanda kerusakan pada sistem organ lain, termasuk ginjal, hati, darah atau otak.

Preeklamsia yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi serius untuk ibu hamil dan janin.

Mengapa Tekanan Darah Tinggi Menjadi Masalah Selama Kehamilan?

hipertensi 02
Foto: hipertensi 02

Foto: drmorrris.com

Tekanan darah tinggi selama kehamilan menimbulkan berbagai risiko seperti penurunan aliran darah ke plasenta.

Jika plasenta tidak mendapat cukup darah, bayi Moms mungkin menerima lebih sedikit oksigen dan lebih sedikit nutrisi.

Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan yang lambat, berat lahir rendah atau kelahiran prematur.

Kelahiran prematur dapat menyebabkan masalah pernapasan, peningkatan risiko infeksi dan komplikasi lainnya untuk bayi.

Preeklampsia juga meningkatkan risiko di mana plasenta terpisah dari dinding bagian dalam rahim sebelum melahirkan.

Kondisi yang parah dapat menyebabkan pendarahan hebat, yang dapat mengancam jiwa Moms dan janin dalam kandungan.

Kondisi ini bahkan dapat meningkatkan risiko kerusakan pada organ tubuh Moms yang lain.

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan cedera pada otak, jantung, paru-paru, ginjal, hati, dan organ utama lainnya.

Dalam kasus yang parah, itu bisa mengancam jiwa.

Tak hanya bermasalah pada saat ini, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular di masa depan.

Memiliki preeklampsia dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) di masa depan.

Risiko Moms terkena penyakit kardiovaskular di masa depan lebih tinggi jika Moms mengalami preeklampsia lebih dari satu kali atau ketika mengalami kelahiran prematur karena memiliki tekanan darah tinggi selama kehamilan.

Baca Juga: Hati-hati, Darah Tinggi Bisa Sebabkan Komplikasi Kehamilan!

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mencegahnya?

hipertensi 03
Foto: hipertensi 03

Foto: parentsneed.com

Moms perlu memeriksakan diri ke dokter sebelum hamil.

Pemeriksaan kesehatan yang Moms dapatkan sebelum kehamilan untuk menjaga kondisi kesehatan yang dapat mempengaruhi kehamilan Anda.

Jika tekanan darah berbahaya, gunakan alat kontrasepsi sampai tekanan darah terkendali.

Ingat bahwa tekanan darah tinggi sebelum hamil bisa berbahaya.

Dapatkan berat badan yang ideal sebelum hamil.

Moms bisa berkonsultasi pada dokter mengenai hal ini.

Hipertensi tak hanya dialami oleh orang gemuk saja tetapi pola makan yang salah juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Hindari kebiasaan makan banyak sejak trimester pertama dan perbanyak makan makanan sehat.

Lakukan sesuatu yang aktif setiap hari dan jangan merokok.

Baca Juga: 7 Makanan Ini Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Dengan Cepat

Merokok berbahaya bagi orang dengan tekanan darah tinggi karena merusak dinding pembuluh darah.

Apakah Moms pernah mengalami hipertensi saat hamil?

(GSA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.