Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Nov 6, 2018

Ingin Rumah Tangga Harmonis? Jangan Lupa Apresiasi Istri!

Bagikan


Siapa yang tidak ingin punya rumah tangga yang harmonis? Moms semua tentu ingin dong.

Namun, sayangnya, menjaga keharmonisan rumah tangga tidak semudah yang diucapkan ya Moms. Ada saja hal yang menimbulkan konflik dan berakhir dengan pertengkaran.

Tahukah Moms, salah satu hal yang kerap kali memicu konflik dalam rumah tangga adalah minimnya apresiasi terhadap istri? Moms dan para istri lainnya juga mungkin menyadari hal tersebut.

Namun, hal ini kerap kali dianggap masalah sepele sampai akhirnya bertumpuk dan memicu konflik yang lebih besar. Tidak jarang konflik tersebut berujung dengan perceraian. Tidak percaya?

Baca Juga : Rahasia Pasangan Suami Istri yang Selalu Bahagia

Minim Apresiasi Suami Terhadap Istri Bisa Memicu Perceraian

Sebuah studi yang dilakukan oleh Nation Research 2018 mengindikasikan bahwa kurangnya apresiasi terhadap pasangan dalam pernikahan memiliki dampak yang signifikan, bahkan dapat berujung pada perceraian.

Menurut Managing Director Nations Insight Ardianto Reksodiputro, di Indonesia, ekspektasi terhadap perempuan hanya berkisar pada sosok “ibu rumah tangga”.

Mereka bertanggung jawab untuk mengurus semua masalah domestik seperti, mendidik anak hingga memasak.

“Sekarang ini, sebanyak 60 persen perempuan Indonesia sudah mulai bekerja. Pemenuhan terhadap peran sebagai ibu rumah tangga jadi susah,” ungkap Ardi pada sesi talkshow Kecap ABC Dukung Kesetaraan Gender Dimulai Dari Dapur, di Hotel Fairmont, Senin (15/10).

Perempuan memilih untuk bekerja bukan semata karena dia ingin bekerja, tetapi juga karena tuntutan kebutuhan rumah tangga yang tidak bisa terpenuhi oleh suami.

Para ibu rumah tangga ini sama-sama punya peran mencari uang. Di rumah, mereka juga harus melakukan perannya sebagai ibu rumah tangga.

“Mereka punya peran ganda. Beban mereka juga jadi ganda. Di rumah anak nakal, ibu yang disalahkan. Makanan tidak enak, ibu juga yang disalahkan,” terang Ardi.

Dengan kondisi ini, perempuan jadi sangat rentan untuk mengalami stres hingga membuat mereka kehilangan harga diri dan kehilangan semangat.

Mereka jadi merasa tidak berharga karena kerja keras yang mereka lakukan untuk mencari uang dan mengurus rumah tidak dihargai.

“Dampak terburuk yang pernah saya tangani adalah ketika mereka sudah kehilangan semangat hidup. Mereka tidak mau lagi merawat diri. Tidak mandi berhari-hari dan hanya menutup diri. Pemicunya ya karena mereka merasa tidak dihargai dan tidak diapresiasi,” terang Ardi.

Baca Juga : Suami Merasa Tersisih dan Cemburu pada Teman, Lakukan 6 Hal ini

Apresiasi Istri dengan Mengucapkan Terima Kasih dan Membantu di Dapur

Hal senada dilontarkan Konsultan Pernikahan Indra Noveldy. Menurutnya, kurangnya apresiasi terhadap istri bisa menjadi tanda pertama yang memicu munculnya keinginan untuk bercerai.

Indra menuturkan, kebanyakan suami tidak mengetahui perjuangan istri mereka untuk bekerja mencari uang dan mengurus rumah.

Ketika istri sibuk memasak sambil mengurus dan menemani anak, hingga menidurkan mereka, suami tidak melihat secara langsung prosesnya.

“Ini invisible struggle. Ketika suami pulang, anak sudah tidur dan masakan sudah siap di meja makan,” tutur Indra.

Karena dinilai sebagai kewajiban para istri, suami juga tidak merasa butuh untuk memberikan penghargaan khusus.

Padahal, ucapan terima kasih atau pujian kecil akan membuat keadaan jadi jauh lebih baik.

“Tapi memang hal itu tidak mudah. Dalam budaya kita tidak diajarkan seperti itu. Padahal, mengekspresikan terima kasih dan rasa cinta pada perempuan itu penting. Membantu-bantu sedikit di dapur juga bisa jadi bentuk apresiasi,” terang Indra.

Tetapi perlu diingat juga oleh para istri bahwa penting juga untuk mengapresiasi suami yang mau melakukan pekerjaan istri.

Nah Moms, ternyata sepenting itu apresiasi terhadap istri ya Moms. jadi, tidak ada salahnya jika kita sebagai perempuan sesekali meminta apresiasi dari para suami. Setuju tidak?

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.