07 Juni 2024

13 Keuntungan Nikah Muda, Salah Satunya Lebih Bahagia!

Kabarnya, kemungkinan untuk bahagia lebih besar!

Banyak yang ikut merasa khawatir saat melihat pasangan memutuskan untuk nikah muda.

Kebanyakan orang tua beranggapan mereka belum cukup umur untuk nantinya menghadapi berbagai masalah dalam rumah tangga.

Menikah bukan soal cinta dan kebahagiaan semata, begitu kira-kira nasihat mereka.

Apakah sebegitu mengerikannya pernikahan sehingga mereka yang belum memasuki usia seperempat abad dianggap belum layak untuk mengarunginya?

Tentu saja tidak! Ini karena kedewasaan adalah soal pilihan.

Bisa saja mereka yang berusia muda justru lebih bisa mengatasi masalah ketimbang yang lebih tua.

Baca Juga: 5 Pasangan Weton yang Tidak Boleh Menikah, Intip Yuk!

Keuntungan Nikah Muda

Setidaknya, ada beberapa keuntungan menikah muda yang bisa dinikmati.

Yuk, simak keuntungan nikah muda di bawah ini!

1. Lebih Sedikit Kenangan Patah Hati Masa Lalu

Ilustrasi Pre-wedding (Pixabay.com)
Foto: Ilustrasi Pre-wedding (Pixabay.com)

Saat memutuskan untuk nikah muda, sedikit kemungkinan bahwa pasangan itu sudah banyak kali menjalin hubungan yang gagal.

Dengan begitu, sedikit pula kemungkinan untuk punya masa lalu yang kelam dan patah hati yang bisa menjadi trauma dalam menjalin hubungan dengan pasangan yang baru.

Sedikitnya hubungan yang pernah dijalin sebelumnya, juga bisa membatasi kemungkinan untuk membanding-bandingkan pasangan yang sekarang, dengan mereka dari masa lalu.

Kebanyakan konflik dalam sebuah hubungan dipicu dari kisah masa lalu yang lebih indah, yang lantas dibandingkan dengan yang sedang ada sekarang.

Pasangan yang memutuskan nikah muda akan membawa lebih sedikit kenangan cinta atau sakit hati di masa lalu, sehingga bisa memulai hidup mereka bersama dengan lebih fresh.

Keuntungan menikah muda lainnya, yakni tak ada rasa bersalah yang berlebihan terkait masa lalu, dan tentunya ini bisa menekan terjadinya konflik dalam perjalanan awal rumah tangga mereka.

Dengan menikah muda, pasangan ini jauh lebih sehat secara psikologis.

Baca Juga: Adakah Perbedaan Mahar dan Mas Kawin dalam Pernikahan Islam?

2. Lebih Mudah Menemukan "Yin" untuk "Yang" Masing-Masing

Seseorang cenderung merasa lebih nyaman berpasangan dengan orang yang benar-benar mereka sukai dan dianggap cocok untuk menjadi pendamping hidupnya.

Namun, bukan berarti harus melewati pencarian panjang, sampai benar-benar menemukan pasangan yang disukai untuk akhirnya dinikahi.

Banyak orang menunda pernikahan agar bisa lebih banyak memilih, berpikir bahwa semakin mereka mencari, semakin besar kesempatan untuk mendapatkan sosok yang cocok.

Padahal, dari sebuah penelitian, ditunjukkan bahwa seseorang lebih memungkinkan untuk menikah dengan sosok yang punya banyak kesamaan.

Pasangan yang nikah muda, di kisaran usia 20-an awal, seringnya bertemu di jenjang perguruan tinggi, atau bahkan sudah menjalin hubungan sejak sekolah menengah.

Rentang waktu tersebut merupakan momen di mana seseorang dikelilingi banyak teman yang punya usia serta minat yang serupa dengannya.

Inilah keuntungan menikah muda lainnya.

Lebih mudah untuk menemukan seseorang yang membawa yin untuk satu sama lain, dari kelas, klub di sekolah, atau ekstrakulikuler yang diminati.

Selain itu, akan lebih merepotkan kalau harus memilih dan memilah pasangan dari lingkup yang jauh dengan keseharian atau seseorang yang secara random dipertemukan.

"Meskipun pencarian bisa membantumu menemukan pasangan yang lebih baik, tapi jumlah sosok single yang available akan semakin menipis dari waktu ke waktu," kata Dr. Meg Jay, penulis The Defining Decade.

3. Lebih Intens Berhubungan Seksual

Pasangan berhubungan intim (rawpixel.com)
Foto: Pasangan berhubungan intim (rawpixel.com)

Sebuah penelitian membuahkan hasil yang cukup mengejutkan menunjukkan bahwa pria yang nikah muda memiliki hubungan seksual yang lebih sering dan lebih baik ketimbang teman sebaya mereka.

Membawa teman perempuan ke dalam kamar membutuhkan lebih banyak waktu dan effort jika pasangan itu belum menikah.

Ketimbang pergi di klub malam atau berharap lawan jenis yang sedang diincar di dating apps juga akan swipe kanan, bukankah lebih baik kalau pulang ke rumah saja bersama pasangan yang sudah dinikahi?

Melewatkan malam di atas ranjang terdengar lebih seru daripada hang out di luar, bukan?

Keuntungan nikah muda, pasangan di usia 20-an ini akan lebih intens melakukan hubungan seksual, dibanding dengan mereka yang memilih untuk menikah setelah perjalanan panjang menemukan sosok yang tepat.

Tak ada alasan pasti. Namun, kemungkinan karena usia 20-an adalah usia yang masih penuh gairah, dalam kehidupan di luaran, maupun di atas ranjang.

Baca Juga: 16 Arti Mimpi Menikah, Tak Selalu Berhubungan dengan Pasangan

4. Tumbuh Bersama Satu Sama Lain

Bagi kebanyakan orang yang nikah muda, mereka mengenal orang itu sebagian besar (atau semua) dalam hidup mereka.

Mereka tahu sejarah mereka, karakter mereka, dan cara mereka menanggapi tantangan.

Mereka berkembang bersama dan tumbuh dari masa kanak-kanak hingga dewasa bersama dan secara unik cocok untuk menghadapi rintangan hidup bersama-sama.

5. Lebih Mudah untuk Mengintegrasikan Diri Satu Sama Lain

Pasangan traveling (pexels.com)
Foto: Pasangan traveling (pexels.com)

Ketika nikah muda, Moms mungkin masih memutuskan untuk menjadi orang yang diinginkan dan memilj cara menjalani hidup.

Oleh sebab itu, Moms tidak memiliki banyak kebiasaan, sikap, dan pola yang mengakar kuat yang harus diubah dan sesuaikan untuk memberi ruang bagi satu sama lain.

Sebaliknya, pola dan kebiasaan akan tumbuh seiring waktu Moms dan Dads berbagi satu sama lain, alih-alih harus diubah untuk orang lain.

Dengan begini, ikatan yang dibentuk akan tumbuh lebih kuat.

Baca Juga: 55 Kata-Kata untuk Suami yang Bikin Langgeng Hubungan

6. Mengetahui Hal-hal Sulit Sejak Awal

Ketika nikah muda, Moms belum menghabiskan satu atau dua dekade menantikan bagaimana pernikahan yang "sempurna" akan terjadi ketika sampai di sana.

Meski Moms mungkin masih memiliki ekspektasi, hubungan pernikahan ini tidak memiliki beban harapan bertahun-tahun di belakangnya.

Dengan begitu, lebih mudah untuk Moms dalam menerima kesulitan dan kenyataan di usia muda.

Itu membuat Moms lebih mudah dalam belajar tentang kehidupan, hubungan, dan pernikahan jauh lebih awal daripada orang lain kebanyakan.

Melewati tantangan atau hal-hal sulit bersama sebagai pasangan muda juga dapat memperkuat hubungan Moms dan Dads sebagai pasangan.

Baik Moms dan Dads bisa belajar bagaimana menjadi kuat untuk satu lain, untuk menghibur, menasihati, dan berbagi kegembiraan.

7. Meningkatkan Keuangan

Keuangan keluarga (Orami Photo Stock)
Foto: Keuangan keluarga (Orami Photo Stock)

Menikah muda mungkin bisa membawa dampak positif dalam sisi keuangan atau justru sebaliknya.

Namun, tantangan keuangan pasangan muda tetap bisa diatasi dengan kedewasaan.

Menurut Alex Roberts dalam Proyek Pernikahan Nasional UVA, mereka yang menikah melihat “Adanya pendapatan yang meningkat sekitar 50 hingga 100%, dan kekayaan bersih bisa meningkat sekitar 400 hingga 600%."

"Rumah tangga yang langgeng memiliki pendapatan sekitar 2-4 kali lipat kekayaan bersih dari rata-rata. Dibandingkan dengan orang yang terus menerus bercerai dan tidak pernah menikah,” lanjutnya.

Mengapa hal ini bisa terjadi? karena pria yang sudah menikah biasanya akan bekerja lebih keras dan lebih cerdas.

Pernikahan juga memungkinkan pasangan suami istri untuk mengumpulkan sumber daya mereka bersama-sama.

Pada akhirnya, pernikahan mendorong akuntabilitas dan tanggung jawab finansial serta mengubah prioritas seseorang lebih dari sekadar menjaga diri sendiri.

Dengan akata lain, pernikahan bisa menjadi institusi pembangunan kekayaan yang luar biasa.

Baca Juga: Yuk Coba 5 Posisi Yoga Pasangan Ini Bersama Suami!

8. Bisa Berbagi Lebih Banyak Prestasi

Siapa sangka, menikah di usia muda bisa membuat Moms mencapai tujuan akademis dan karir yang lebih baik.

Hal ini karena pasangan dapat menjadi sosok support system yang baik selama Moms menjalani kesulitan dalam hidup.

Pernikahan juga membantu Moms dalam mencapai tujuan karir dan akademis dengan memberikan stabilitas dan menumbuhkan fokus.

Dengan menikah muda, Moms dapat memiliki teman untuk melakukan hal-hal menarik.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.