Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN MENTAL
02 Desember 2022

5 Manfaat Memiliki Support System dalam Kehidupan, Bantu Melewati Perasaan Kalut dan Stres

Kita membutuhkan support system sebagai penyemangat untuk menghadapi berbagai kesulitan
5 Manfaat Memiliki Support System dalam Kehidupan, Bantu Melewati Perasaan Kalut dan Stres

Memiliki satu, dua orang, atau bahkan lebih yang dapat memahami diri kita secara utuh, dan dapat dijadikan sebagai support system, adalah hal yang sangat baik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kehadiran support system dalam hidup seseorang memiliki begitu banyak manfaat, utamanya dalam menjaga kesehatan mental.

Melansir dari Highland Springs Clinic, 1 dari 6 orang dewasa di Amerika Serikat menghadapi masalah kesehatan mental.

Kondisi yang dialami tersebut terjadi dalam tingkat yang ringan hingga yang cukup berat.

Dalam mengatasi hal tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memiliki support system yang dapat mencakup keluarga, teman, dan orang lainnya.

Baca Juga: Cara Menggunakan Instafest App untuk Membuat Poster Festival Musik dari Spotify, Simak Yuk Moms!

Apa Itu Support System?

Pasangan Berpegangan Tangan

Foto: Pasangan Berpegangan Tangan (Freepik.com/prostooleh)

Support system dalam bahasa Indonesia memiliki arti seseorang atau sekumpulan orang yang memberi dukungan pada suatu individu.

Melansir dari Mayo Clinic, support system merupakan individu yang memberikan dukungan, rasa hormat dan perhatian kepada sesama individu lainnya.

Para support system ini biasanya orang-orang yang dekat dengan Moms atau sering berkomunikasi dan selalu jadi orang pertama yang Moms ajak untuk berkeluh kesah. Bisa jadi anak, suami, sahabat, maupun saudara.

Kehadirannya tidak menghakimi atau pun membuat Moms merasa terpojokkan.

Mereka memberikan komentar dan tanggapan jujur dengan tujuan untuk kepentingan terbaik Moms.

Dukungan yang disampaikan juga tidak terkesan egois atau mementingkan diri sendiri.

Baca Juga: 5 Keutamaan Menuntut Ilmu Menurut Islam, Bisa Jadi Jalan Menuju Surga, Masya Allah!

Orang-orang yang Menjadi Bagian dari Support System

Minum Kopi Bersama Teman

Foto: Minum Kopi Bersama Teman (Freepik.com/tirachardz)

Setiap orang dapat memiliki support system yang berbeda-beda. Sehingga menemukan orang yang tepat dan selalu mendukung Moms sangatlah penting.

Beberapa orang dapat memiliki support system yang luas, seperti teman, keluarga, rekan kerja, hingga guru.

Dan sebagian orang lainnya mungkin hanya memiliki support system dalam lingkup yang lebih kecil, seperti hanya keluarga saja atau teman.

Adanya orang-orang yang menjadi support system akan sangat membantu Moms tidak hanya pada masa-masa sulit, tetapi juga di masa-masa yang menyenangkan.

1. Keluarga dan Teman

Dikelilingi oleh orang-orang yang peduli dan suportif dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan dan pemulihan Moms secara keseluruhan.

Keluarga dan teman dekat biasanya memberikan dukungan emosional dalam bentuk empati, cinta, kepercayaan, dan perhatian.

Mereka akan sangat ingin membantu Moms ketika mendapati kesulitan, jadi jangan menolak bantuan mereka ya.

Dukungan mereka akan memberi Moms kesempatan untuk beristirahat dan memulihkan diri, serta menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Baca Juga: Pentingnya Asupan Nutrisi yang Baik untuk Jaga Daya Tahan Tubuh Anak di Tengah Maraknya Penyakit

2. Rekan Kerja

Memiliki setidaknya satu rekan kerja yang dijadikan sebagai support system akan sangat berharga.

Apalagi di saat Moms mengalami masalah atau jatuh sakit, sehingga tidak bisa hadir di tempat kerja.

Kehadiran rekan kerja yang menjadi support system pastinya akan membantu Moms dalam menangani tugas-tugas yang tidak bisa Moms kerjakan untuk sementara waktu.

3. Ahli Kesehatan

Beberapa ahli kesehatan, seperti psikolog atau perawat juga bisa Moms jadikan sebagai support system.

Moms akan merasa diberdayakan jika dikelilingi oleh profesional dalam perawatan kesehatan yang suportif.

Orang-orang tersebut dapat membantu Moms mengatasi masalah selama dan setelah perawatan serta mengatasi masalah terkait kesehatan lainnya.

Baca Juga: 7 Cara Melaporkan Penipuan Online, Bisa Lapor ke Polisi, Kemenkominfo, hingga ke OJK!

4. Grup Support System

Ada banyak grup atau komunitas virtual yang dapat memberi Moms kesempatan untuk menemukan grup yang paling cocok dalam menemukan support system.

Kehadiran grup-grup tersebut dapat melawan perasaan terasing dan tidak dimengerti yang Moms rasakan.

Moms dapat berbagi cerita, serta belajar tentang perjuangan orang lain dalam menangani permasalahan hidupnya.

Baca Juga: 4 Tips Memilih Body Lotion untuk Kulit Sensitif, Pastikan Kandungannya Tidak Memicu Alergi

Manfaat Memiliki Support System

Pasangan Tersenyum

Foto: Pasangan Tersenyum (Freepik.com/mkitina4)

Setelah mengetahui apa itu support system, kini saatnya mempelajari manfaat support system untuk kehidupan Moms sehari-hari.

1. Memiliki Kesehatan yang Lebih Baik

Dalam Journal of Clinical Psychology, penelitian menunjukkan bahwa ada manfaat luar biasa jika seseorang memiliki support system.

Yakni kesehatan yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak memiliki support system.

Selain itu, penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa kehadiran support system membuat seseorang dapat hidup lebih lama dan lebih sejahtera.

Teman dan orang yang Moms sayangi dapat membuat Moms lebih tangguh ketika menghadapi stres, kehilangan, atau ketidakbahagiaan dalam menjalani lika-liku hidup.

2. Membantu Melewati Perasaan Kalut, Mengidentifikasi dan Meredakan Stres

Support system memainkan peran penting ketika Moms merasa terpuruk, stres, menjalani hari yang berat, sedih, marah, dan kecewa.

Support system akan membuat Moms melalui perasaan-perasaan kalut itu dengan lebih tegar, sabar, dan legowo karena mereka akan selalu ada untuk menemani dan mendengarkan keluh kesah yang Moms rasakan.

Ini memberikan kenyamanan mengetahui bahwa teman-teman Moms ada untuk Moms tiap kali Moms membutuhkannya.

Sementara itu, dalam jurnal Psychological Bulletin, selain meredakan stres, beberapa teman yang hadir sebagai support system dapat dengan mudah mengidentifikasi saat Moms stres atau tertekan.

Dalam beberapa kasus, mereka mungkin akan menyadari bahwa Moms sedang tidak baik-baik saja tanpa Moms sadari.

Tentunya menyenangkan memiliki seseorang yang dapat mengerti kondisi dan keadaan Moms tanpa harus bersusah payah mengatakan bahwa Moms sedang ada masalah.

Baca Juga: 16 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan, Bagus untuk Mata dan Kulit Wajah!

3. Membantu Mengembangkan dan Membina Hubungan Baik dengan Orang Lain

Pada buku berjudul Personal Relationships and Social Support (1990) karya Steve Duck, Roxane Cohen Silver , Moms tidak perlu memformalkan hubungan dengan support system ini.

Cukup dengan mengobrol santai di warung kopi dengan teman, bicara singkat dengan rekan kerja, menelepon saudara atau suami dan anak, berkunjung ke tempat ibadah atau jadi volunteer di posko-posko bencana alam merupakan beberapa bentuk dari support system.

Sehingga cara ini juga bisa digunakan untuk mengembangkan serta membina hubungan baik dengan orang lain.

4. Berperan Sebagai Penghibur

Ada banyak manfaat praktis yang bisa Moms dapatkan ketika memiliki support system.

Seperti mengenal orang-orang yang dapat memberi informasi, nasihat, bimbingan, dan juga dukungan nyata atau bantuan di saat-saat yang tidak pasti.

Bentuk dukungan sosial ini dapat menghibur dan meningkatkan perasaan aman sehingga Moms jadi lebih tenang.

5. Berperan Sebagai Penyemangat

Support system dapat meningkat secara emosional ketika Moms merasa sedih atau kewalahan.

Teman dan orang yang cintai akan mendengarkan ketakutan, harapan, dan impian Moms serta membuat Moms merasa dimengerti dan dipahami.

Mereka dapat membantu memikirkan alternatif dan memecahkan masalah, dan mereka dapat mengalihkan perhatian dari kekhawatiran ketika itu benar-benar dibutuhkan.

Dalam melakukan semua ini mereka memberikan dorongan dan menurunkan stres sekaligus perasaan kesepian.

Baca Juga: Pentingnya Dukungan Suami, Keluarga, dan Lingkungan Sekitar untuk Sukses Menyusui

Bagaimana Membangun Support System yang Positif?

Pasangan Saling Tersenyum

Foto: Pasangan Saling Tersenyum (Freepik.com/cookie-studio)

Faktor kunci dalam penyembuhan adalah mengelilingi diri dengan orang-orang yang positif dan suportif.

Bagi banyak orang itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Banyak orang menemukan diri mereka dikelilingi oleh orang-orang yang berperilaku dan berpikiran negatif.

Bahkan, hal itu menghambat mereka untuk berhubungan dengan orang-orang positif dari masa lalunya sehingga harus membangun support system dari awal.

Nah, jika itu yang terjadi pada Moms, berikut ini tips membangun support system yang positif mengutip dari buku berjudul Social Support and Physical Health: Understanding the Health Consequences of Relationships (2014) yang ditulis Bert N. Uchino.

1. Cari Tahu Apa yang Dicari dari Pertemanan yang Dijalin

Saat mencari support system, Moms harus mengetahui dulu apa yang Moms cari dalam sebuah pertemanan?

Misalnya, seseorang yang bisa jadi pendengar yang baik dan mau didengarkan.

Dengan mengetahui apa yang Moms cari, maka secara otomatis Moms akan dikelilingi oleh orang-orang yang positif dan memenuhi kebutuhan Moms dalam sebuah pertemanan serta kelompok pendukung.

2. Hubungi Profesional

Jika Moma merasa atau mengalami kesulitan menemukan support system, maka bicarakanlah hal ini ke konselor atau tenaga profesional.

Ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan support system yang baik. Selain itu, biasanya konselor akan memberikan tips dan saran bagaimana cara membangun support system yang baik.

Baca Juga: 40 Inspirasi Ucapan Menyambut Ramadhan untuk Suami dan Sahabat

3. Gabung ke dalam Grup Support System

Logo Aplikasi Ponsel

Foto: Logo Aplikasi Ponsel (Freepik.com/natanaelginting)

Ada beberapa grup yang dikhususkan untuk berbagi pengalaman atau penyakit serupa.

Pergilah ke grup support system tersebut jika ingin bertemu dengan orang-orang yang mengalami hal yang sama serta memiliki tujuan yang sama.

Support grup ini bisa jadi alternatif terbaik jika Moms menginginkan memiliki seseorang yang berpemahaman baik tentang apa yang Moms alami saat ini.

Jika tidak ada di kota tempat Moms tinggal, Moms bisa bergabung grup ini secara online.

4. Terhubung dengan Orang dengan Hobi yang Sama

Ada begitu banyak peluang bagus untuk terhubung dengan orang-orang melalui hobi.

Moms dapat mengambil kelas yang Moms sukai untuk lebih mengembangkan keterampilan sambil bertemu orang-orang dengan minat yang sama.

Baca Juga: 5 Resep Tumis Kangkung, Ada Campuran Telur Puyuh, hingga Daging Cincang, Sedap!

5. Latih Otak untuk Berpikiran Positif

Kebiasaan ini bisa jadi menantang dan mungkin perlu usaha untuk membuat kebiasaan ini dapat dilakukan secara terus menerus, tetapi Moms akan merasakan manfaatnya.

Orang-orang senang berada di sekitar hal positif dan akan tertarik pada pemikiran Moms. Selain itu, pikiran positif juga akan membuat suasana hati jadi lebih baik.

Itulah pengertian support system, manfaat hingga bagaimana cara membangun support system yang baik dan tepat.

Dikelilingi oleh keluarga dan sahabat yang mendukung segala keputusan atau selalu ada ketika dibutuhkan adalah sebuah anugerah.

Oleh karenanya jangan hanya fokus mencari support system namun juga jadilah support system bagi orang sekitar.

  • https://mindyourmind.ca/blog/how-build-positive-support-system
  • http://socialwork.buffalo.edu/resources/self-care-starter-kit/additional-self-care-resources/developing-your-support-system.html
  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/social-support/art-20044445
  • https://roadtogrowthcounseling.com/how-to-build-a-support-system/
  • https://books.google.com/books/about/Personal_Relationships_and_Social_Suppor.html?id=35DZAAAAMAAJ
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/10877469/
  • https://www.researchgate.net/publication/19261005_Stress_Social_Support_and_the_Buffering_Hypothesis
  • https://www.jstor.org/stable/j.ctt1nq4mn
  • https://highlandspringsclinic.org/the-benefits-and-importance-of-a-support-system/
  • https://www.hydroassoc.org/supportsystem/