21 Juni 2022

Serba-serbi Herpetophobia, Takut dengan Reptil Secara Berlebihan

Termasuk satu dari banyaknya jenis fobia spesifik

Herpetophobia adalah ketakutan terhadap reptil.

Orang dengan fobia ini paling sering takut pada reptil, seperti ular dan kadal.

Namun, mereka mungkin juga takut dengan reptil lain, seperti kura-kura, aligator, dan buaya. Jadi, apakah Moms bagian dari pemilik fobia ini?

Herpetophobia adalah salah satu fobia spesifik yang merupakan sejenis gangguan kecemasan.

Jika Moms memiliki fobia tertentu, biasanya tentu akan merasakan ketakutan atau kecemasan yang luar biasa tentang hal tersebut.

Dikutip dari Verywell Mind, ada teori yang mengatakan fobia reptil dan arachnophobia (phobia laba-laba) adalah bagian dari fobia evolusioner.

Para ahli teori berpendapat bahwa nenek moyang kita juga cenderung takut pada hewan, baik vertebrata maupun invertebrata, yang dapat membahayakan.

Jadi, banyaknya reptil berbisa di lingkungan dapat menyebabkan herpetophobia yang berkembang dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Ophidiophobia, Fobia pada Ular yang Berlebihan

Penyebab Herpetophobia

Penyebab Herpetophobia
Foto: Penyebab Herpetophobia (https://www.verywellmind.com/herpetophobia-2671862)

Foto: Penyebab Herpetophobia atau Takut Kadal (verywellmind.com)

Dari semua reptil, ketakutan atau fobia dengan ular adalah yang paling umum.

Penelitian memperkirakan 2 - 3 % memenuhi kriteria klinis untuk fobia ular (ophidiophobia). 

Faktor-faktor yang menyebabkan fobia spesifik seperti Herpetophobia saat ini tidak jelas.

Namun, ada beberapa hal yang dapat berkontribusi sebagai penyebab herpetophobia.

1. Pengalaman Buruk

Pengalaman buruk dengan reptil dapat menyebabkan Moms menganggapnya dengan perasaan takut atau sakit.

Misalnya, seseorang yang digigit ular dapat memiliki rasa takut terhadap ular.

2. Belajar dari Orang Lain

Mungkin saja rasa takut atau herpetophobia ini adalah hasil belajar dari hal-hal tertentu, terutama di usia muda.

Ambil contoh, jika Moms memiliki kawan yang sangat takut pada kadal, Moms juga dapat tanpa sadar belajar untuk takut pada kadal.

Penting juga untuk menunjukkan bahwa faktor budaya mungkin juga berperan dalam persepsi seseorang tentang reptil.

Reptil, terutama ular, sering hadir dalam mitologi, cerita rakyat, dan teks agama di seluruh dunia.

3. Genetika

Genetika juga dapat berkontribusi pada pengembangan fobia spesifik seperti herpetophobia.

Misalnya, jika salah satu orang tua Moms takut kepada kadal, ketakutan atau risiko yang serupa berpotensi menurunkan pada Si Kecil.

Sehubungan dengan ketakutan akan ular, manusia mungkin telah mengembangkan kemampuan yang lebih tinggi untuk mendeteksi hewan-hewan ini.

Diperkirakan bahwa adaptasi ini membantu manusia purba menghindari serangan ular.

Sebuah oenelitian dalam jurnal PLOS ONE menyelidiki kemampuan orang untuk menemukan ular dalam tugas pencarian.

Peserta diminta untuk menemukan ular dalam kelompok gambar latar belakang yang mengganggu.

Ditemukan bahwa peserta mampu memilih gambar ular lebih cepat dan lebih akurat daripada laba-laba atau jamur.

4. Pemrosesan Ketakutan

Setiap orang memproses perasaan seperti kecemasan dan ketakutan secara berbeda.

Mungkin saja beberapa orang secara alami lebih cemas. Ini bisa membuat mereka lebih mungkin memiliki phobophobia.

Baca Juga: Segala Hal yang Perlu Moms Ketahui tentang Cynophobia, Fobia Terhadap Anjing

Gejala Herpetophobia

Gejala herpetophobia
Foto: Gejala herpetophobia (https://www.woodcockpsychology.com.au/fear-bugs-spiders-phobia/)

Foto: Melihat Reptil adalah Gejala Herpetophobia (woodcockpsychology.com.au)

Herpetophobia adalah fobia yang sangat personal.

Artinya, gejalanya dapat sangat bervariasi dari orang ke orang.

Meskipun Moms mungkin hanya takut ketika menyentuh ular besar, penderita lain mungkin memiliki kasus yang lebih parah.

Bahkan, orang dengan fobia ini bisa saja tidak dapat melihat foto tokek kecil yang tidak berbahaya.

Ada dua jenis gejala fobia spesifik, yaitu psikologis dan fisik.

Gejala psikologis utama herpetophobia adalah perasaan takut atau cemas yang berlebihan saat melihat dan bersentuhan dengan reptil.

Selain merasa takut dan cemas ketika reptil hadir secara fisik, seseorang dengan fobia ini mungkin juga memiliki gejala ketika:

  • Memikirkan reptil
  • Membicarakan atau mendengar orang lain berbicara tentang reptil
  • Melihat gambar atau video reptil

Seseorang yang memiliki herpetophobia sering menghindari kontak dengan reptil.

Hal ini berpotensi menyebabkan gangguan signifikan terhadap kehidupan dan aktivitas sehari-hari.

Gejala fisik juga dapat muncul pada seseorang dengan fobia spesifik seperti herpetophobia, yaitu:

  • Peningkatan detak jantung
  • Berkeringat
  • Gemetar 
  • Sesak napas
  • Merasa pusing, pusing, atau pingsan
  • Dada sesak
  • Perut tidak tenang atau mual

Herpetophobia dan Anak-anak

Anak-anak juga dapat memiliki herpetofobia.

Seorang anak dengan herpetophobia dapat melakukan beberapa hal berikut ini ketika mereka terkena reptil:

  • Terdiam dan tidak berani bergerak
  • Menangis
  • Berlari ketakutan
  • Mengamuk.

Penanganan Herpetophobia

Penanganan herpetophobia
Foto: Penanganan herpetophobia (vivapartnership)

Foto: Psikolog dan Psikiater Bisa Membantu Menangani Herpetophobia (Orami Photo Stock)

Indikator yang baik tentang kapan harus mencari bantuan untuk ketakutan akan reptil adalah ketika hal itu mulai mengganggu aktivitas Moms sehari-hari. 

Buatlah janji dengan profesional kesehatan mental, seperti psikolog.

Ada banyak jenis profesional kesehatan mental, termasuk psikolog dan psikiater.

Selama kunjungan pertama Moms, mereka akan berbicara tentang riwayat dan gejala yang dialami.

Dari informasi yang mereka kumpulkan, mereka akan merekomendasikan rencana perawatan seperti terapi terapan dan penggunaan obat.

Baca Juga: Mysophobia, Fobia Terhadap Kuman dan Bakteri yang Kotor

Itulah penjelasan mengenai herpetophobia atau ketakutan terhadap reptil.

Ini dapat mencakup semua jenis reptil, tetapi paling sering berlaku untuk ular dan kadal.

Orang dengan herpetophobia mengalami kecemasan yang intens di sekitar objek ketakutan mereka.

Mereka mungkin juga memiliki gejala fisik seperti jantung berdebar kencang, berkeringat, dan gemetar ketika melihat atau hanya mendengar kata ular dan kadal.

  • https://www.healthline.com/health/herpetophobia#summary
  • https://www.verywellmind.com/herpetophobia-2671862
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3292471/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4262429/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.