13 Mei 2019

Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah

Berat lahir rendah tidak hanya memengaruhi kondisi saat dilahirkan, tetapi juga kesehatan dan kelangsungan hidup bayi.

Bayi disebut memiliki berat lahir rendah atau BBLR apabila memiliki berat badan kurang dari 2500 gram (2,5 kg).

BBLR dapat terjadi pada bayi yang lahir secara prematur dengan masa kehamilan kurang dari 37 minggu, atau akibat bayi mengalami gangguan perkembangan di dalam kandungan.

Dilansir dari healthline.com, menurut Karen Gill, MD, dokter anak di San Fransisco, California, bayi dengan berat lahir rendah ini rentan sakit atau mengalami infeksi.

Baca Juga : Tambah Berat Badan Bayi dengan 3 Resep MPASI Ini!

Dan dalam jangka panjang, bayi berisiko mengalami keterlambatan perkembangan motorik atau kemampuan dalam belajar.

Semakin rendah berat badan lahir bayi, maka semakin banyak masalah medis yang akan dihadapi bayi.

Lalu, apa yang menyebabkan berat badan lahir rendah? Ini dia seperti dilansir dari chop.edu.

1. Usia Moms Saat Hamil

Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 1.jpg
Foto: Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 1.jpg (PIXABAY)

Foto: Pixabay

Bayi dengan berat lahir rendah umumnya ditemukan pada ibu yang hamil saat usia remaja, yaitu antara 15-19 tahun.

Karena sebenarnya, tubuh remaja belum siap untuk mengalami kehamilan. Hal ini kemudian memengaruhi kecukupan nutrisi pada bayi.

Risiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah lebih tinggi 50 persen pada ibu yang hamil di usia remaja dibandingkan yang hamil di usia normal atau sekitar 20-29 tahun.

2. Kondisi Kesehatan Moms Saat Hamil

Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 2.jpg
Foto: Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 2.jpg

Foto: womenfitness.net

Moms yang terpapar obat terlarang, alkohol, dan rokok cenderung memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah.

Hal yang sama juga berlaku untuk Moms yang mengalami anemia akibat defisiensi zat besi, serta Moms dengan penyakit infeksi seperti HIV, toxoplasmosis, dan listeria.

Baca Juga : Apakah Berat Badan Bayi Moms Normal? Coba Cek Dulu Panduannya!

3. Komplikasi Kehamilan

Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 3.jpg
Foto: Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 3.jpg (healthline.com)

Foto: healthline.com

Mom yang mengalami komplikasi kehamilan seperti plasenta previa atau gangguan pada uterus, berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah.

Gangguan pada plasenta dapat menghambat pertumbuhan bayi akibat tidak mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup.

Tak hanya itu, Moms dengan riwayat keguguran dan melahirkan BBLR sebelumnya juga berpotensi untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah.

4. Kehamilan Kembar

Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 4.jpg
Foto: Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 4.jpg

Foto: Pixabay

Dengan adanya lebih dari satu bayi di dalam kandungan, tubuh Moms akan berusaha lebih keras untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

Jika tubuh Moms mengalami kekurangan nutrisi saat kehamilan, hal ini dapat menyebabkan berat lahir rendah.

Bayi yang lahir kembar juga cenderung memiliki badan yang lebih kecil karena keterbatasan ruang untuk berkembang saat di dalam kandungan.

5. Cacat Lahir

Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 5.jpg
Foto: Ini 5 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 5.jpg

Foto: verywellfamily.com

Cacat lahir pada bayi dapat disebabkan oleh faktor genetik, gaya hidup Moms saat hamil, paparan obat dan bahan kimia saat di dalam kandungan, infeksi, serta kombinasi faktor lainnya.

Cacat lahir pada bayi tentu saja akan memengaruhi perkembangan bayi di dalam kandungan, salah satunya berat badan yang rendah.

Itulah 5 penyebab paling umum mengapa bayi lahir dengan berat badan rendah. Untuk Moms yang sedang hamil, jangan sampai mengalami kelima hal di atas, ya.

(VAN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.