11 April 2019

Ini 7 Kiat Mendisiplinkan Anak Keras Kepala

Pendekatan persuasif lebih cocok untuk mendisiplinkan anak keras kepala lho, Moms.

Anak keras kepala memang lebih sulit diatur, tapi bukan berarti mereka nakal atau suka membangkang lho, Moms.

Menurut Dr. James Dobson dalam bukunya The New Strong-Willed Child, anak keras kepala sebenarnya memiliki beberapa kelebihan, seperti memiliki motivasi diri yang kuat, tegas dan berintegritas, serta berkepribadian kuat.

Itulah kenapa mendisiplinkan anak keras kepala tidak bisa dilakukan dengan cara keras. Supaya efektif, Moms bisa coba beberapa kiat berikut:

Baca Juga : Lakukan 5 Hal Ini Jika Anak Bersikap Kurang Ajar Pada Orang Lain

1. Berikan Kebebasan Selama Tidak Berbahaya

Foto : Romper.com

Menurut psikolog klinis Dr. Laura Markham sebagaimana dikutip dari ahaparenting.com, anak keras kepala itu sebenarnya senang belajar melalui eksperimen lho, Moms.

Selama tidak berdampak negatif atau membahayakan, hargai keputusannya dan biarkan dia mencoba melakukan apapun yang diinginkannya.

Lebih baik simpan ketidaksetujuan Moms untuk menghadapi masalah anak yang lebih serius, karena memberikan kebebasan untuk hal kecil akan membuatnya jauh lebih kooperatif.

2. Berikan Pilihan

Foto : Abundantmama.com

Dalam buku You Can’t Make Me (But I Can Be Persuaded), Cynthia Ulrich Tobias sebagaimana dikutip dari focusonthefamily.ca, menuliskan kalau anak keras kepala sebenarnya hanya ingin otonomi dan keputusannya dihargai.

Itulah kenapa memberikan pilihan terbatas jauh lebih efektif untuk mengarahkan dan mendisiplinkan anak keras kepala ketimbang memberikan perintah.

Sebagai contoh, anak keras kepala akan merespon lebih baik pada kalimat “Moms ingin meja makan dibereskan, buku PR yang masih ada disana mau kamu bereskan sekarang atau sebelum makan?” ketimbang “Pindahkan bukumu dari atas meja makan!”

Baca Juga : Pentingnya Komunikasi Nonverbal Saat Berinteraksi dengan Balita

3. Biarkan Melakukan Sesuatu Dengan Caranya Sendiri

Foto : Verywellfamily.com

Anak keras kepala sebenarnya punya prinsip “aku tahu yang aku mau” dan sulit dipaksa untuk melakukan sesuatu persis seperti kemauan Moms.

Moms cukup katakan apa yang harus dilakukan atau dicapai anak lalu biarkan dia menyelesaikan dengan caranya sendiri.

Saat memberikan saran atau bimbingan, sampaikan secara ringan dalam percakapan agar anak tak merasa kalau Moms tidak percaya dengan kemampuannya.

4. Terapkan Rutinitas dan Aturan

Foto : 30seconds.com

Membangun rutinitas, aturan, dan batasan adalah kunci untuk mendisiplinkan anak keras kepala tanpa harus sering berdebat atau adu kuat.

Jadi saat anak mulai terlihat keluar batas, Moms bisa segera mengingatkan tentang rutinitas atau aturan yang ada tanpa terlihat bossy.

5. Jadi Pendengar yang Baik

Foto : Dailyfamily.ng

Sebenarnya selalu ada alasan dibalik setiap bantahan dan sikap anak yang tanpa kompromi lho, Moms.

Ketimbang adu kuat dan mengatakan “Kamu kok membantah!” lebih baik dengarkan alasan anak, lalu sesuaikan pendekatan disiplin Moms dengan kekhawatiran atau pemikiran yang disampaikan.

Baca Juga : Jika Anak Berbicara Jorok dan Kasar, Bagaimana Menghadapinya?

6. Utamakan Diskusi Untuk Mendisiplinkan

Foto : Metro.co.uk

Jangan langsung emosi menghadapi anak keras kepala ya, Moms. Bila Si kecil sedang berulah, sebaiknya Moms menjauh sejenak untuk menenangkan diri.

Setelah itu, baru ajak anak berdiskusi dengan santai. Dengan begitu Moms bisa tahu sudut pandang anak pada suatu masalah, dan anak bisa tahu batasan serta ekspektasi Moms.

Tekankan tentang negosiasi dan nilai teamwork, dimana setiap anggota keluarga saling membantu untuk mencapai tujuan bersama.

Misalnya, Moms bisa katakan “Moms lihat belakangan ini kamu sering lupa membereskan tempat tidur. Apa kamu punya ide supaya tugas itu bisa diselesaikan?”

7. Berikan Contoh Nyata

Foto : Modernmommydoc.com

Anak keras kepala sesungguhnya membutuhkan sosok pemimpin yang bisa menghargainya.

Selain ikut menjalankan rutinitas, aturan, dan batasan yang berlaku di rumah, saat sedang kesal Moms juga sebaiknya bicara dengan tenang dan tetap menghargai anak.

Psst, menggunakan kata ‘tolong,’ ‘maaf,’ dan ‘terima kasih’ saat mendisiplinkan anak keras kepala juga akan membuatnya lebih mudah diajak bekerjasama lho, Moms.

Nah, bagaimana pengalaman Moms dalam mendisiplinkan anak keras kepala?

(WA/CAR)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.