Pernikahan & Seks

24 Maret 2019

Ini 8 Tips Mudah Agar Percintaan Bahagia Selamanya

Agar senantiasa minim cekcok
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Manusia diciptakan unik, Moms. Tidak ada yang sama persis apa yang dipikirkan satu manusia dengan manusia lainnya.

Perbedaan pemahaman dan keinginan bisa menjadi salah satu penyebab seseorang mengawali ketidaknyamanan saat berhubungan.

Banyak hal harus dipelajari dari kehidupan, bukan hanya berharap pada orang lain untuk membuat diri Moms bahagia, namun bagaimana cara Moms membuat diri bahagia dengan membuat orang lain bahagia.

Gleb Tsipursky, seorang asisten profesor di Ohio State University, menguraikan beberapa tips agar percintaan bahagia. Hal ini dia tuliskan berdasarkan pengalaman kehidupannya bersama sang istri.

1. Evaluasi Hubungan Anda

istock 627196788

Foto: her.ie

Luangkan waktu bersama secara terjadwal untuk membicarakan keadaan hubungan percintaan.

Bagaimana sikap Moms, apakah pasangan sudah merasa nyaman dekat bersama Moms? Rutinitas ini adalah solusi ajaib terutama saat ada masalah.

Gleb mencontohkan dirinya bersama istrinya. Dia membuat jadwal dua minggu sekali untuk membahas berbagai hal tentang apa yang harus ditingkatkan dari hubungan mereka.

Kegiatan itu diakhiri dengan saling mengucap terimakasih satu sama lain dan memakan coklat bersama untuk menghargai diri masing-masing.

Baca Juga: Inilah Cara Untuk Menghadapi Pasangan yang Boros

2. Menerima Perbedaan

Moms tidak bisa menganggap pikiran dan perasaan orang lain harus atau sama persis dengan diri Moms.

Anggapan tersebut bisa menjadi masalah besar. Gleb pernah mengalami, lailu dirinya mencari solusi dengan Tell Culture.

Tell Culture merupakan strategi komunikasi dalam mengungkapkan tentang diri anda, apa yang ingin orang lain ketahui dari anda, apa yang Moms rasakan, pikirkan dan inginkan.

Keterbukaan ini membuat keinginan Moms diketahui oleh orang lain, namun Moms jangan berharap bahwa orang lain akan melakukan hal yang Moms inginkan sama.

Glen mencontohkan, misalnya saat Moms ingin dipeluk, Moms bisa memberitahukan orang lain ingin menikmati pelukan, namun Moms tidak perlu berharap bahwa Moms akan dipeluk oleh orang tersebut.

Anda bertanggung jawab untuk memberi tahu mereka tentang kebutuhan dan keinginan Moms, tapi ingat, mereka bebas bertindak sesuai dengan keinginan dan kemauan mereka sendiri.

3. Hapus Hambatan Komunikasi

b3535f2b 5e30 4de7 9427 fbb4fea4660b

Foto: bustle.com

Supaya komunikasi terbuka dan jujur Moms harus saling mengetahui, dengan mengetahui gaya masing-masing, kemudian berkompromi pada sesuatu yang terbaik untuk Moms berdua.

4. Berlatih Menangkap Emosi

Saat berkomunikasi yang perlu diperhatikan bukan hanya apa yang dikatakan, namun juga memperhatikan emosi orang lain, seperti nada suara, bahasa tubuh, apakah orang lain tampak stres, sedih, frustrasi, bingung, senang, gembira, dan lain lain.

Kemampuan melihat emosi orang lain akan mengarah kepada bagaimana nanti Moms merespon orang tersebut secara benar, sehingga akan tercipta hubungan yang menyenangkan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Jangan Sepelekan, Ini 3 Dampak Patah Hati Pada Otak

5. Percaya pada Pasangan

5c4319e8 cacb 4e6c 8465 2b46d18317be fotolia 181366393 subscription monthly m 2

Foto: bustle.com

Moms bisa membuka diri untuk mengatakan hal dengan terbuka kepada pasangan. Jika pasangan menunjukkan dirinya dapat dipercaya, Moms bisa berkomitmen untuk melanjutkan hubungan baik.

Jika tidak, lebih baik Moms mengkaji ulang, karena hubungan tidak akan berlangsung lama bersama orang yang tidak bisa dipercaya.

6. Menghormati Privasi Masing-Masing

Kemajuan teknologi akan membuat seseorang saling melacak lewat media. Hal ini justru akan menimbulkan kecurigaan antara Moms dan orang lain.

Membebaskan atau menetapkan privasi masing-masing justru dapat membangun rasa saling percaya, dan meningkatkan kebahagiaan dalam berhubungan.

7. Menyelesaikan Konflik dengan Sehat

solving relationship proble 830x473

Foto: allforblog.com

Jika terjadi konflik mulailah dengan terbuka dengan pikiran sendiri, tidak menafsirkan dan menyalahkan orang lain terlebih dahulu.

Jika Moms tahu Moms salah, segeralah meminta maaf. Berorientasilah kepada masa depan, bukan mengungkit masa lalu.

Cari 1001 jalan untuk bisa tetap bersama. Gleb dan istrinya menceritakan saat terjadi konflik pikiran untuk fokus pada kebersamaan menyelesaikan ketegangan mereka berdua.

Baca Juga: Jangan Tanyakan 3 Hal Ini Pada Suami Mengenai Masa Lalunya dengan Mantan

8. Mencari Kompromi yang Saling Menguntungkan

Seimbangkan kebutuhan Moms dan kebutuhan pasangan, keluarlah dari egois.

Menempatkan diri pada posisi orang lain, memahami pikiran dan perasaan mereka, akan lebih mudah mengajak diri untuk berkompromi dengan kebutuhan orang lain.

Itulah 8 tips agar hubungan percintaan bahagia selalu dengan pasangan, Moms. Yuk, selalu terapkan agar hubungan semakin indah dan bahagia.

Produk Rekomendasi

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait