Balita dan Anak

4 Juni 2020

Ini Cara Mengatasi Tantrum Pada Balita

Anak Moms sudah mulai suka tantrum? Coba cara berikut ini untuk mengatasinya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Banyak sekali tantangan untuk para orang tua dalam mengasuh Si Kecil, salah satunya saat mengatasi tantrum pada balita.

Tantrum adalah luapan emosi berlebihan yang diekspresikan seperti menangis, berteriak kencang atau melemparkan barang. Tidak jarang emosi tersebut terkadang membuat kita kewalahan mengatasinya.

Tantrum merupakan hal yang wajar terjadi pada balita usia 1 – 3 tahun, dimana secara psikologis anak belum dapat mengekspresikan dengan tepat emosi yang ingin disampaikannya. Situasi dan lingkungan sekitar pun kadang dapat memicu perilaku tantrum yang lebih buruk.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Anak Tantrum di Depan Umum

Tips Mengatasi Anak Tantrum untuk Moms

Dengan cara yang tepat, tantrum pada balita tentu dapat kita atasi dengan baik, jadi tak perlu panik ya, Moms! Simak beberapa tips berikut ini.

1. Ketahui Penyebab Anak Tantrum

Ini Cara Mengatasi Tantrum Pada Balita 1.jpg

Foto: familyeducation.com

Banyak alasan yang mendasari setiap anak mengalami tantrum. Dilansir dari familydoctor.org, beberapa alasan Si Kecil mengalami tantrum adalah karena perasaan lelah, lapar, atau tidak nyaman dengan suatu kondisi tertentu dan tidak memperoleh apa yang mereka inginkan.

Contohnya, mereka menginginkan mainan baru atau perhatian dari orang tua.

Keterampilan berbahasa yang terbatas bagi balita juga menjadi salah satu alasan balita menjadi tantrum. Jadi, penting bagi kita untuk aware dan memperhatikan tumbuh kembang anak sehingga kita dapat mengetahui apa sebenarnya yang menjadi penyebab terjadinya tantrum.

Baca Juga: Tips Menghadapi Anak Tantrum Tanpa Bantuan Gadget

2. Bersikaplah Tenang dan Tetap Jangan Panik

Ini Cara Mengatasi Tantrum Pada Balita 2.jpg

Foto: lakesidepsychology.com.au

Cara mengatasi tantrum pada balita selanjutnya adalah Moms harus tetap bersikap tenang dan menjaga emosi. Meski seringkali hal ini sulit dilakukan, tetapi dengan menjaga emosi kita tetap tenang dan stabil, akan membuat Si Kecil juga merasa lebih tenang di dekat kita.

Beri perhatian lewat nada suara yang lembut, usapan pada kepala, atau pelukan kepada Si Kecil untuk memberi rasa nyaman. Salurkan energi positif juga melalui eye-to-eye contact kepada balita yang sedang tantrum.

Dengan memberi respon tersebut, secara tidak langsung Si Kecil akan menyadari bahwa Moms adalah sosok yang dapat dipercaya dan dapat memberi kenyamanan.

Baca Juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Orang Tua Saat Menenangkan Balita Tantrum

3. Beri Ruang, Waktu, dan Pengertian untuk Anak

Ini Cara Mengatasi Tantrum Pada Balita 3.png

Foto : childmind.org

Seringkali saat Si Kecil sedang tantrum, Moms akan ikut tersulut emosi dan ikut menjadi marah.

Padahal, apapun respon yang Moms berikan sebenarnya sedang direkam oleh Si Kecil, untuk nantinya mereka tiru, lho! Umur 1-5 tahun, umur di mana otak mereka sedang dalam kemampuan maksimal dalam hal menyerap dan belajar dari banyak hal.

Nah, jika Si Kecil mengalami tantrum, ada baiknya Moms berikan time out untuk Si Kecil meluapkan emosinya. Memberi ruang, waktu, dan pengertian adalah bagian dari proses belajar, tidak hanya bagi anak, tapi juga bagi orang tua.

Moms juga bisa belajar untuk memahami apa yang dirasakan anak dan memberi pengertian dan jawaban atas segala emosi yang sedang dirasakannya.

Seperti yang dikutip dalam kidshealth.org, Lauren M. O’Donnell, seorang Psikolog Klinis di Kennedy Krieger Insititute, Baltimore, menerangkan “Dengan belajar mengontrol dirinya sendiri, anak-anak dapat membuat keputusan tepat atas emosi yang mereka rasakan. Mereka akan melakukannya dengan cara memberi respon yang positif.”

Baca Juga: Anak Tantrum Sampai Menyakiti Diri Sendiri, Bagaimana Mengatasinya?

Ingat ya, Moms, tidak selalu orang tua harus menuruti keinginan anak lho. Jika kita merasa ada hal yang tidak sesuai dengan ajaran atau dianggap berbahaya bagi anak, kita harus memberi pengertian dengan cara yang tepat untuk meminimalisir hal tersebut terulang kembali.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait