09 Juni 2018

Ini Dia 10 Manfaat Puasa untuk Kesehatan

Selain menurunkan berat badan, ternyata puasa juga bisa hilangkan stres dan bikin awet muda!

Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mengubah gaya hidup tidak sehat dan pola makan yang buruk. Dengan berpuasa sebulan penuh, kita membentuk kebiasaan makan dan hidup yang lebih sehat. Sudah banyak penelitian yang menyebutkan manfaat puasa bagi tubuh manusia. Menurut The National Academy of Sciences, ini 10 manfaat puasa untuk kesehatan:

1. Menurunkan Berat Badan

Puasa jelas dapat menurunkan berat badan karena makanan yang kita konsumsi 'lebih sedikit' dibanding hari biasa. Namun, ada penjelasan ilmiah mengapa hal ini bisa terjadi. Pertama, puasa membantu membakar lemak lebih banyak karena terjadi perubahan drastis dalam pola asupan kalori sehingga terjadi penurunan berat badan. Kedua, puasa menormalkan kadar ghrelin (hormon lapar) sehingga lebih akurat dalam memberikan informasi kepada otak, apakah Moms sedang lapar atau tidak. Nafsu makan jadi lebih terkendali, Mamapun bisa lebih bijak mengatur porsi makan bahkan setelah selesai berpuasa.

Baca juga: Lapar Saat Puasa? Ini Solusinya!

2. Meningkatkan Penyerapan Gizi dari Makanan

Selama puasa, metabolisme akan menjadi lebih efisien. Berarti, jumlah nutrisi yang diserap dari makanan semakin besar. Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon adiponectin yang diproduksi oleh kombinasi antara puasa dan sahur, sehingga memungkinkan otot menyerap lebih banyak nutrisi. Sistem pencernaanpun jadi lebih efisien dalam mencerna, menyerap zat gizi, dan mengeluarkan zat sisa.

3. Membuang Racun dari dalam Tubuh (Detoks)

Puasa merupakan proses detoksifikasi atau proses pengurangan kadar racun dari dalam tubuh karena zat racun yang tersimpan dalam lemak akan larut dan dikeluarkan dari tubuh.

4. Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Puasa mencegah berbagai penyakit kardiovaskular yang berhubungan dengan kolesterol. Manfaat ini diperoleh karena saat berpuasa terjadi perbaikan lipid darah, termasuk penurunan level LDL (kolesterol buruk) dan peningkatan kolesterol baik (HDL). Puasa juga menurunkan kadar trigliserida, sehingga Moms bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan sindrom metabolik yang juga berhubungan dengan stroke.

5. Menurunkan Risiko Kanker

Puasa mencegah kerusakan oksidatif pada sel-sel dan asam nukleat sehingga membantu mencegah risiko kanker.

6. Meningkatkan Fungsi Otak

Para ilmuwan di Amerika menemukan bahwa puasa dapat meningkatkan faktor neurotropik yang mendorong tubuh memproduksi lebih banyak sel-sel otak dan meningkatkan fungsi otak.

7. Mengurangi Stres

Penurunan jumlah hormon kortisol yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal, sehingga dapat menurunkan tingkat stres selama dan setelah berpuasa.

8. Tubuh Lebih Cepat Pulih

Saat berpuasa, energi dialihkan dari sistem pencernaan (yang paling sering digunakan) ke sistem imun dan proses metabolik, sehingga tubuh dapat memulihkan diri dan membangun kembali secara otomatis. Berkat puasa, tubuh juga mengubah sintesis protein menjadi sel-sel, jaringan, dan organ tubuh yang lebih sehat.

9. Bikin Awet Muda

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa puasa merangsang produksi hormon pertumbuhan dalam tubuh. Hormon ini membantu untuk tetap fit dan memperlambat proses penuaan. Tingkat energi dalam tubuh Moms juga meningkat.

10. Baik untuk Penderita Diabetes dan Hipertensi

Puasa meningkatkan sensitivitas insulin, membantu mengontrol gula darah, serta mengurangi tekanan darah.

(EMA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.