26 November 2019

Penyebab Cegukan yang Belum Banyak Diketahui

Siapa sangka, merokok dan stres bisa jadi penyebab cegukan

Semua orang pasti pernah mengalami cegukan. Bahkan, janin dalam kandungan sudah mengalami cegukan lho sebelum dilahirkan.

Cegukan sebenarnya adalah kontraksi spontan dan tidak terduga dari otot diafragma yang terjadi bersamaan dengan kontraksi laring dan penutupan glotis (celah penghubung faring dan trakea). Akibatnya, aliran udara tersumbat dan akhirnya menciptakan suara cegukan.

Kadang suara cegukan memang terdengar lucu dan membuat orang tertawa. Namun, tidak bisa dipungkiri kalau cegukan yang kerap berulang dan sulit berhenti, menjadi hal yang menganggu. Dalam banyak kasus, cegukan biasanya akan berhenti sendiri dalam waktu beberapa detik. Sehingga tidak menimbulkan masalah serius.

Penelitian bertajuk Hiccup: Mystery, Nature and Treatment yang diterbitkan National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine menyatakan bahwa cegukan biasanya merupakan gangguan yang akan berhendi dengan sendirinya.

Tapi, jika cegukan berlangsung lama dan kerap berulang, maka akan menjadi masalah bagi kita. Selain menganggu aktivitas sehari-hari, kita juga akan susah tidur. Bahkan, ada beberapa kasus cegukan langka, yang sampai membutuhkan penanganan medis lho Moms.

"Cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam sudah termasuk persistent. Sementara cegukan yang sampai lebih dari dua bulan sudah masuk dalam kategori cegukan yang susah diatur. Sayangnya belum ada cara khusus untuk mengantisipasi terjadinya cegukan ini," kata dr Alana Biggers dari University of Illinois, Chicago, Amerika Serikat (AS) seperti dikutip dari healthline.com.

Kira-kira, apa saja ya Moms penyebab cegukan? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Baca Juga: Sandiaga Uno Tak Berhenti Cegukan, Ini 5 Cara Efektif untuk Menghentikan Cegukan!

1. Penyebab Cegukan Jangka Pendek

hiccups.jpg
Foto: hiccups.jpg

Foto: Besthealthmag.ca

Terkait penyebab cegukan, ternyata hingga saat ini belum ada daftar alasan medis yang benar-benar paten karena cegukan sering datang dan pergi tanpa sebab yang pasti.

Meski begitu, ada beberapa kemungkinan penyebab cegukan jangka pendek yang sering terjadi. Berikut daftarnya.

  • Terlalu banyak makan
  • Mengonsumsi makanan terlalu pedas
  • Mengonsumsi alkohol
  • Mengonsumsi minuman berkarbonasi seperti soda
  • Makan makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin
  • Perubahan suhu secara mendadak
  • Menelan udara ketika mengunyah permen karet
  • Merasa sangat gembira atau justru merasa sangat tertekan (stres)
  • Mengalami aeropagia atau menelan terlalu banyak udara

Baca Juga: Apa Penyebab Bayi Cegukan?

2. Penyebab Cegukan Jangka Menengah

GettyImages-woman-drinking-water-Eva-Katalin.jpg
Foto: GettyImages-woman-drinking-water-Eva-Katalin.jpg

Foto: Wellandgood.com

Sedangkan untuk cegukan yang berlangsung hingga 48 jam, penyebabnya dikategorikan berdasarkan jenis iritasi yang dialami.

Pada banyak kasus cegukan yang menetap (persistent hiccup) disebabkan oleh luka atau iritasi antara saraf vagus (saraf untuk berbicara dan menelan ) atau saraf frenikus (saraf pengirim sinyal antara otat ke diafragma).

Kedua saraf ini mengontrol pergerakan dari diafragma kita. Karena itu, gangguan dari kedua saraf ini bisa saja disebabkan beberapa hal. Berikut daftarnya.

  • Iritasi gendang telinga
  • Iritasi tenggorokan
  • Pembesaran kelenjar tiroid
  • Gastroesophageal Reflux atau disebut GERD
  • Tumor esofagus

3. Penyebab Cegukan Jangka Panjang

hiccups (1).jpg
Foto: hiccups (1).jpg

Foto: Medicalnewstoday.com

Setelah ada cegukan jangka pendek dan menengah, ada juga cegukan jangka panjang lho Moms. Jika cegukan berlangsung lebih dari 48 jam, maka cegukan tersebut masuk dalam kategori ini.

Konon, ada cegukan yang berlangsung hingga lebih dari dua bulan. Lama sekali ya Moms. Kira-kira, apa penyebabnya? Berikut daftarnya.

  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Konsumsi tembakau
  • Reaksi anestesi setelah operasi
  • Efek dari beberapa obat seperti steroid, obat penenang atau obat anti cemas
  • Diabetes
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Gagal ginjal
  • Kemoterapi
  • Penyakit parkinson
  • Malformasi arteriovenosa (kondisi abnormal pembuluh darah yang menghubungkan arteri dan vena)

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi dengan Cepat

Itulah beberapa penyebab cegukan yang belum banyak diketahui. Selain itu, cegukan ternyata juga bisa disebabkan oleh prosedur medis. Di antaranya, penggunaan kateter untuk mengakses otot jantung, penempatan stent esofagus untuk membuka esofagus, prosedur bronkoskopi untuk mengetahui visualisasi trakea dan bronkus sampai prosedur trakeostomi atau operasi pembuatan lubang pada batang tenggorokan.

(SERA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.