Scroll untuk melanjutkan membaca

HOME & LIVING
01 Juni 2022

9 Batu Alam Terpopuler untuk Dinding Rumah dan Contoh Penempatannya

Pola unik dari batu alam dapat membuat tampilan dinding di rumah jadi semakin estetis
9 Batu Alam Terpopuler untuk Dinding Rumah dan Contoh Penempatannya

Penggunaan batu alam untuk elemen eksterior dan interior rumah tidak pernah lekang oleh zaman.

Struktur batu yang tahan lama dan cara perawatan yang mudah dapat menahan semua jenis kondisi cuaca.

Selain itu, menurut Use Natural Stone, batu alam juga ramah lingkungan karena massa termalnya memberikan insulasi alami.

Inilah yang akan membantu mengurangi tagihan energi di rumah.

Baca Juga: 4 Cara Membuat Dinding Unfinished untuk Ruangan Bergaya Industrial yang Estetis

Aneka Batu Alam untuk Dinding

Meskipun batu alam mungkin lebih mahal daripada bahan bangunan lainnya, ini diklaim awet dan tahan lama.

Hal ini dapat dilihat dari umur panjang dan daya tahannya, serta keindahan yang ditawarkannya.

Mari kita lihat aneka jenis batu alam yang paling banyak dicari dan terpopuler untuk dinding.

1. Kuarsit

Kuartsit

Foto: Kuartsit (https://mineralseducationcoalition.org/)

Foto: mineralseducationcoalition.org

Kuarsit merupakan jenis batu alam untuk dinding yang sangat tahan lama dengan kilauan kristal yang elegan.

Kuarsit adalah salah satu batu alam terkeras di dunia. Tampilan dan daya tahannya mirip dengan marmer serta dapat menahan suhu dan goresan yang ekstrem.

Karena tahan terhadap panas, perawatannya tidak sulit. Selain untuk dinding, kuarsit juga pilihan yang baik untuk meja kamar mandi, meja rias, serta dapur.

2. Sabak

Sabak Batu Alam

Foto: Sabak Batu Alam

Foto: rumahlia.com

Sering digunakan untuk dinding teras rumah, batu alam ini juga cantik untuk dipandang.

Batu alam untuk dinding ini berasal dari sabak atau dikenal dengan batuan kali.

Bentuknya yang bervariasi dengan materiak yang kokoh menjadi keutamaan dari batu untuk dinding ini.

Umumnya, sabak bebatuan ini hadir dalam berbagai warna alami seperti abu-abu dan kecokelatan.

3. Flint

Flint

Foto: Flint (mineralseducationcoalition)

Foto: mineralseducationcoalition.org

Flint populer dalam konstruksi dinding batu dan rumah, lho!

Hal ini karena kecenderungannya yang sangat tahan terhadap cuaca serta kemampuannya untuk dapat dipotong dan diatur dalam berbagai pola unik.

Jenis batu alam dinding ini hadir dalam berbagai warna solid, termasuk hitam, abu-abu dan biru.

Diketahui, bebatuan alami ini merupakan bahan bangunan penting di daerah tenggara Inggris.

Selama berabad-abad, batu ini telah digunakan dalam pembangunan gereja, rumah pertanian dan bangunan lainnya.

Baca Juga: Modern dan Indah, Ini 10 Ide Denah Rumah Minimalis yang Kekinian

4. Batu Kapur

Batu Kapur

Foto: Batu Kapur (mineralseducationcoalition)

Foto: mineralseducationcoalition.org

Dengan teksturnya yang rata dan kemampuannya untuk dipahat dan disesuaikan, batu kapur bisa jadi pilihan.

Ini termasuk batu alam yang serbaguna dan cocok untuk eksterior rumah.

Batu kapur mengalami pelapukan secara alami. Selama bertahun-tahun, ini akan memberi rumah tampilan yang khas.

Namun, sebagai batu berpori, batu kapur dapat tergores dan mudah ternoda.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari menggunakannya di area fungsional seperti meja dapur.

5. Batu Paras

Batu Paras 3

Foto: Batu Paras 3

Foto: jualbatualam.com

Batu alam yang bisa jadi pilihan lainnya adalah batu paras.

Selain itu, batu ini juga stabil secara suhu bumi, karena dapat mengurangi energi panas dan pendinginan.

Ini membantu memberikan kenyamanan yang lebih besar bagi keluarga, serta pengurangan biaya energi.

Batu ini sangat tangguh dan memiliki karakteristik tahan api yang unggul.

Tak heran, jika batu ini dapat mempertahankan integritas strukturalnya selama bertahun-tahun.

6. Granit

Granit

Foto: Granit (mineralseducationcoalition)

Foto: mineralseducationcoalition.org

Dianggap sebagai material bergengsi, granit digunakan dalam arsitektur untuk menghasilkan tampilan yang elegan dan berkualitas.

Granit adalah investasi yang sangat baik untuk setiap konstruksi dan dekorasi rumah.

Ini juga termasuk jenis batu alam untuk dinding yang diincar oleh para Moms.

Cokelat, merah muda dan hitam adalah salah satu warna granit yang paling populer. Perawatannya mudah dan dapat didaur ulang.

Granit sangat cocok untuk eksterior, termasuk di area pagar dan kolam renang.

Baca Juga: Yuk, Gunakan Barang Antik Sebagai Dekorasi Rumah

7. Batu Templek

Batu Templek

Foto: Batu Templek

Foto: komunitasaleut.com

Pernahkah mendengar tentang batu alam templek ini? Berasal dari bebatuan alami, ini pun cantik untuk hiasan dinding.

Di dapur, lempengan batu templek yang dipoles akan menciptakan area meja dapur yang berwarna-warni dan tahan lama.

Hal ini karena tahan terhadap kelembaban, goresan, dan panas, sehingga awet dan berumur panjang.

Ubin templek juga dapat digunakan sebagai jenis batu alam untuk dinding dan lantai di kamar mandi.

Dekorasi lain bisa digunakan doi ruang keluarga untuk menciptakan ruang yang khas dan minimalis.

8. Marmer

Marmer

Foto: Marmer (mineralseducationcoalition)

Foto: mineralseducationcoalition.org

Batu alam yang mewah ini banyak digunakan dalam arsitektur bergengsi dan desain interior.

Umumnya, marmer digunakan di dalam ruangan sebagai lantai dan meja dapur, marmer tersedia dalam beragam warna dan pola.

Pilihan marmer bervariasi dari warna cokelat hingga merah muda, ungu dan abu-abu, serta dalam warna campuran.

Tekstur halus dari batu ini memerlukan perawatan khusus saat digunakan untuk memperindah bagian luar rumah.

Di samping itu, batu alam ini akan memberikan keindahan dan daya tahan yang sempurna.

9. Batu Pasir

Batu Pasir

Foto: Batu Pasir (mineralseducationcoalition)

Foto: mineralseducationcoalition.org

Batu yang luar biasa ini biasanya dikenal karena penggunaannya di dekorasi luar seperti jalan masuk atau taman.

Diakui secara luas karena kekuatan alami, daya tahan dan sifat anti slipnya yang baik.

Batu pasir dapat ditempatkan dengan nyaman di area di mana air digunakan, seperti halaman rumput dan kolam.

Batu pasir tidak hanya mampu bertahan pada iklim yang paling keras, tetapi juga meningkatkan nilai dan daya tarik estetika dari waktu ke waktu.

Batu ini mudah dibersihkan hanya dengan air biasa. Warna aslinya dapat bertahan bahkan setelah terkena sinar matahari dan elemen lainnya.

Warnanya bervariasi dari putih hingga merah muda, oranye, kuning, dan bahkan ungu sehingga cocok dicoba sebagai jenis batu alam untuk dinding.

Baca Juga: Yuk, Dekorasi Ruang Makan Berdasarkan Feng Shui Dengan 5 Cara Ini!

Gambar Penempatan Batu Alam di Dinding

Lalu, berikut ini beberapa contoh aplikasi gambar dinding batu alam menurut Homify:

1. Pakai Bongkahan Besar

Boulders

Foto: Boulders

Foto: homify.in

Bagi Moms atau Dads yang menyukai tampilan medan pegunungan, cobalah intip dekorasi satu ini.

Batu alam ini menggunakan bongkahan batu besar untuk membuat dinding bisa menjadi ide yang bagus.

Dinding ini mudah ditemukan dan tersedia dalam berbagai ukuran

2. Sebagai Hiasan Kamar

Lembaran batu karbon

Foto: Lembaran batu karbon

Foto: homify.in

Untuk membuat dinding tampak unik di kamar tidur bisa menggunakan lempengan batu karbon.

Batu-batu ini tersedia dalam warna hitam dan dapat diletakkan di atas satu sama lain untuk memberikan pola timbul yang unik.

3. Olah Berbagai Ukuran Batu

Batu Pasir

Foto: Batu Pasir

Foto: homify.in

Batu lain yang mudah tersedia dan dapat digunakan untuk membuat dinding adalah batu pasir.

Bagian terbaik dari penggunaan batu pasir adalah dapat disesuaikan menjadi berbagai ukuran bongkahan.

4. Blok Dinding Besar

Batu Kapur

Foto: Batu Kapur

Foto: website/homify

Batu kapur adalah alternatif lain untuk menggunakan batu bata untuk membuat dinding batu berfokus.

Batu-batu ini umumnya dapat ditemukan di blok besar yang bagus untuk dipasang di dinding ruang tamu Moms.

5. Jadikan Ubin Bebatuan

Ubin

Foto: Ubin

Foto: homify.in

Banyak dari kita mungkin berpikir bahwa ubin hanya dapat digunakan dalam kotak atau persegi panjang penuh.

Tetapi menggunakan potongan ubin tipis yang tampak serupa juga dapat membantu Moms dan Dads membangun mahakarya untuk rumah.

Perancang untuk dinding ini juga telah memasukan ubin warna yang lebih terang untuk meningkatkan tampilan.

6. Kombinasikan Material Lain

Flint

Foto: Flint

Foto: homify.in

Flint adalah batu yang dapat dikombinasikan dengan bahan lain untuk membuat dinding tampak alami.

Dengan menempatkan batu di dinding antara semen biasa, tekstur yang unik dan menarik akan terlihat.

7. Pakai Batu Bata Semen Putih

Batu Bata Semen Putih

Foto: Batu Bata Semen Putih

Foto: homify.in

Jika Moms dan Dads mencari elemen modern di kamar tidur maka bisa menggunakan batu bata semen putih.

Bata semen ini juga dapat disesuaikan ukurannya sesuai selera.

Batuan ini ditemukan di alam dalam berbagai warna dan desain, serta memiliki keindahan yang unik.

Baca Juga: 4 Catatan Sebelum Dekorasi Rumah

Cantik, ya melihat dinding yang tersusun dari batu alam.

Namun, kekurangan batu alam adalah lebih berat dibanding batu buatan, sehingga pemasangannya tentu memakan waktu.

Perubahan iklim dan lingkungan juga memengaruhi tekstur batuan dan bisa menyebabkan retakan, jamur, dan ketombe di permukaan.

Jadi, cermat serta bijak dalam memilih serta menentukan pengguanaan batu alam untuk di rumah ya, Moms dan Dads!

  • https://www.msisurfaces.com/faq.aspx
  • https://marble-e-market.com/what-is-natural-stone
  • https://usenaturalstone.org/geology-natural-stone/
  • https://www.cosentino.com/natural-stone/
  • https://concordstoneworks.com/blog/types-of-natural-stone-walls/
  • https://www.naturalstonewallsolutions.com/stone-gallery/
  • https://www.homify.in/ideabooks/2876000/15-types-of-stonewalls-you-can-use-in-your-home
  • https://www.homify.in/photo/1591151/surf-cabin
  • https://pacificartstone.com/blog/types-of-natural-stone-for-your-home/