18 Februari 2019

Kapan Anak Boleh Bermain dengan Gadget? Ketahui Dulu Aturan Sesuai Usianya

Jangan biarkan anak asal main gadget


Kemajuan teknologi memang menjadi tren bagi semua kalangan usia termasuk halnya anak-anak.

Pengenalan gadget terlalu dini membuat anak menjadi ketergantung dengan alat komunikasi satu ini.

Adanya gadget memang bertujuan untuk mempermudah komunikasi, namun dalam penggunaannya Moms harus memberikan batasan pada anak.

Oleh karena diperlukan aturan bermain gadget bagi anak untuk kebaikannya sendiri.

Baca Juga : Anak Merengek Saat Lepas dari Gadget, Apa Penyebabnya?

1. Usia Di Bawah 18 Bulan

baby gadget
Foto: baby gadget
mnn.com

Mengenalkan gadget pada rentang usia ini sangat tidak dianjurkan.

Hal ini disebabkan pengaruh gadget dapat mengganggu perkembangan otak anak serta memperegang ikatan antara anak dan orang tuanya.

Suara dan aktivitas yang dilihatkan pada gadget termasuk televisi mampu menarik perhatian anak hingga membuatnya ketergantungan.

Bahkan jika Moms menyusui bayi sambil bermain gadget, bayi tetap akan mendengar segala suara dari gadget tersebut. Hal ini dapat menimbulkan masalah tidur pada anak.

2. Usia 2-5 Tahun

toddler gadget
Foto: toddler gadget
thehealthsite.com

Hal pertama yang harus Moms lakukan adalah batasi anak untuk bermain gadget maksimal dalam 2 jam penggunaannya.

Menurut Annelia Sari Sani, M.Psi, seorang psikolog dari Tigagenerasi, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, menganjurkan agar anak tidak bermain gadget lebih dari 2 jam terutama untuk anak usia di atas 2 tahun.

Adapun anak di bawah 2 tahun tidak dianjurkan untuk diperkenalkan gadget terlebih dulu. Hal ini bertujuan agar anak bisa bersosialisasi dengan anak-anak yang lain.

Bermain bersama teman-teman merupakan dunia nyata yang diperlukan anak untuk bersosialisasi, belajar berempati, mengendalikan emosi, dan belajar banyak hal lainnya.

Hal ini juga membuat anak lebih aktif bergerak dibanding dengan anak bermain gadget seharian.

3. Usia 6 Tahun Atau Lebih

kids gadget
Foto: kids gadget
fatherly.com

Pada usia ini, anak dapat diperkenalkan gadget secara perlahan-lahan. Kontak anak dengan gadget bergantung pada seberapa banyak aktivitas yang anak lakukan selama satu hari itu.

Menurut Dr Jenny Radesky dalam guidelines yang dirilis oleh American Academy of Pediatrics, segala gadget yang ada tidak dapat menggantikan aktivitas anak dalam berinteraksi atau melakukan kegiatan sehari-hari lainnya seperti tidur.

Orang tua memegang peranan penting sebagai mentor yang mengajarkan anak bagaimana menggunakan gadget secara semestinya seusai fungsi dan manfaatnya dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Baca Juga : Miris, Rekaman Bocah Perempuan Tonton Video Porno di Smartphone, Begini Cara Bijak Sikapi Penggunaan Gadget untuk Anak

Pada intinya, Moms harus bisa menciptakan hubungan yang erat dengan anak. Jangan sampai hubungan antara Moms dan anak regang hanya karena penggunaan gadget.

Hal ini sering dianggap sepele oleh banyak orang tua tanpa mengetahui dampak buruk panjangnya bagi anak.

(PIA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.