17 Juli 2019

Ketika Mantan Istri Pasangan Menghubungi Kembali, Haruskah Khawatir?

Eits, jangan langsung cemburu berlebihan

Bagi beberapa orang, mengurusi permasalahan dengan mantan pasangan bukanlah perkara mudah.

Memang ada tipe orang yang akan dengan sukarela dan penuh rasa peduli menjalin hubungan dengan mantan mereka.

Namun bagi sebagian orang lainnya, menjalin hubungan dengan mantan akan menjadi hal yang rumit dan menyusahkan.

Bahkan ketika kita sudah sepenuhnya percaya dengan suami sekalipun, rasanya sah-sah saja untuk bersikap cemburu ketika mantan istri pasangan menghubungi kembali.

Menurut ahli seks dan hubungan Megan Stubbs, ketika suami kembali berhubungan dengan mantan istri mereka, sebagai istri sah yang dinikahi saat ini, kita akan merasa adanya lonjakan emosi dan menjadi sedikit susah untuk mengontrol perasaan tersebut.

Jadi, apa yang sebaiknya kita lakukan jika mantan istri pasangan menghubungi kembali?

Haruskah kita merasa khawatir akan suami dan mantan istrinya yang sudah jelas-jelas bercerai?

Jangan buru-buru panik dan cemburu berlebihan.

Tarik nafas dalam-dalam, dan ingat bahwa kita sudah seharusnya mempercayai pasangan kita. Kemudian, barulah kita bisa memutuskan situasi yang sedang terjadi dan berbicara dengan pasangan.

1. Cari Tahu Motivasi dan Tujuan Mantan Istri

Ketika Mantan Istri Pasangan Menghubungi Kembali, Haruskah Khawatir 1.jpg
Foto: Ketika Mantan Istri Pasangan Menghubungi Kembali, Haruskah Khawatir 1.jpg

Foto: elitedaily.com

Pertama, bicaralah dengan suami tentang sebab mantan istrinya kembali menghubungi. Tanyakan dengan baik-baik apa tujuan mantan istri kembali menghubungi.

Jika respon suami baik dan tidak marah, ini artinya tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan.

Jelaskan pada suami tentang pikiran Moms mengenai mantan istrinya yang kembali menghubungi.

Jika melibatkan urusan anak dari hubungan suami sebelumnya, Moms tak perlu khawatir. Karena setelah bercerai pun, suami memang masih harus berhubungan dengan mantan istrinya untuk menanyai kabar tentang anak mereka dan menafkahi anak mereka.

Baca Juga : 8 Tips Mengasuh Anak Bersama Mantan Pasangan Setelah Bercerai

2. Lihatlah dari Sisi yang Baik

Ketika Mantan Istri Pasangan Menghubungi Kembali, Haruskah Khawatir 2.jpg
Foto: Ketika Mantan Istri Pasangan Menghubungi Kembali, Haruskah Khawatir 2.jpg

Foto: socialsecuritylawyer.info

Cobalah untuk tidak berprasangka buruk terhadap suami, dan juga mantan istrinya.

Jika kelihatannya mereka akan lebih rutin saling menghubungi satu sama lain, cobalah untuk berpikir positif dan tidak berusaha untuk menerka-nerka agar tidak ada kesalah pahaman.

Jika memungkinkan, cobalah untuk berteman dengan mantan istri suami agar tidak ada kecurigaan dan kebimbangan dalam hati.

Selain menjalin hubungan dan silaturahmi, berteman dengan mantan istri pasangan juga akan membuatnya menjadi manusia biasa, bukan seperti makhluk dari dunia lain yang mencoba untuk masuk ke hubungan Moms dengan suami.

Menurut ahli hubungan asal New York, Effy Blue sebagaimana dikutip dari bustle.com, kadang kita memang sering memandang seseorang dengan cara yang berbeda sampai pada akhirnya kita berusaha untuk mengenalnya lebih dekat.

Namun jika memang tidak ingin menjalin pertemanan, tak apa-apa. Asal tidak usah mencari perkara atau konflik dengan sengaja ya.

Baca Juga : Suami Bertemu Dengan Mantan, Apakah Perlu Cemburu?

3. Tetap Berusaha untuk Realistis

Ketika Mantan Istri Pasangan Menghubungi Kembali, Haruskah Khawatir 3.jpg
Foto: Ketika Mantan Istri Pasangan Menghubungi Kembali, Haruskah Khawatir 3.jpg

Foto: bustle.com

Hal lain yang perlu diingat adalah, semua ini soal pasangan kita, bukan kita.

Jika mantan istri menghubungi suami benar-benar melukai hati dan kita tak menyukainya, mungkin sudah beda cerita.

Namun, jika hal ini hanya sedikit mengganjal di hati, rasanya tak adil jika menghalangi komunikasi mereka berdua.

Mantan istri mau tak mau akan jadi bagian dari hidup suami, dan memberi ultimatum pada suami untuk tak menghubungi mantan istrinya mungkin akan membuat hubungan Moms dengan pasangan sendiri jadi tak stabil.

Sama seperti hubungan pada umumnya, komunikasi yang baik adalah kunci. Jangan pernah bosan untuk selalu belajar untuk membicarakan semua hal dengan cara yang baik.

(SN/CAR)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.